Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel

Agung Pratnyawan | Suara.com

Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:56 WIB
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel
Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran. [mfa.gov.ir]
  • Sebagai Pemimpin Tertinggi sejak 1989, Khamenei memegang kendali penuh atas kebijakan pertahanan dan program nuklir Iran.
  • Khamenei dilaporkan telah dipindahkan ke instalasi rahasia guna mengantisipasi upaya eliminasi kepemimpinan oleh kekuatan asing.
  • Pemimpin AS dan Israel secara terbuka menyuarakan urgensi perubahan rezim guna menghapus pengaruh dominan Khamenei di Timur Tengah.

Suara.com - Eskalasi militer di Timur Tengah memasuki babak baru yang krusial setelah serangkaian serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel menyasar titik-titik strategis di ibu kota Iran, Tehran.

Fokus utama dari operasi ini diduga kuat bukan sekadar melumpuhkan infrastruktur militer, melainkan upaya "dekapitasi" atau penargetan langsung terhadap struktur kepemimpinan tertinggi Republik Islam Iran, khususnya sang Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei.

Laporan dari kantor berita Tasnim menyebutkan bahwa setidaknya tujuh rudal menghantam area di sekitar istana kepresidenan di Shemiran serta kompleks perkantoran Khamenei.

Meskipun demikian, keberadaan pasti ulama berusia 86 tahun tersebut masih menjadi teka-teki. Laporan intelijen yang dimuat Al Jazeera, Khamenei kemungkinan besar telah dipindahkan ke lokasi rahasia yang lebih aman sebelum serangan terjadi.

Sosok di Balik Kemudi Revolusi

Ayatollah Ali Khamenei bukanlah sekadar kepala negara seremonial. Sejak memegang tampuk kekuasaan pada tahun 1989 menggantikan pendiri revolusi, Ayatollah Ruhollah Khomeini, ia merupakan otoritas tertinggi yang mengendalikan seluruh cabang pemerintahan, militer, dan yudikatif.

Sebagai Pemimpin Tertinggi, ia memegang kata akhir dalam setiap kebijakan strategis negara.

Kekuatan politik Khamenei berakar pada loyalitas penuh dua institusi keamanan utama: Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan pasukan paramiliter Basij.

Dukungan ini memungkinkannya bertahan dari berbagai gelombang sanksi ekonomi internasional dan protes domestik yang kerap mengguncang stabilitas negara dalam beberapa dekade terakhir.

Narasi Nuklir dan Ancaman Eksistensial

Amerika Serikat dan Israel terus menekan Iran terkait program nuklirnya, meski Khamenei secara konsisten menegaskan bahwa pengembangan tersebut murni untuk tujuan sipil.

Namun, retorika dari pihak lawan telah bergeser dari sekadar diplomasi menjadi ancaman fisik secara terbuka terhadap figur utama Iran tersebut.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan Menteri Pertahanan Israel Katz sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan keras yang mengisyaratkan bahwa eksistensi Khamenei dianggap sebagai hambatan utama perdamaian regional.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dalam berbagai kesempatan menyebut Khamenei sebagai "target yang mudah" dan secara terbuka mendorong perubahan rezim di Iran melalui tekanan militer langsung.

Upaya "Dekapitasi" Politik

Analis senior Al Jazeera, Ali Hashem, menilai bahwa pola serangan terbaru ini menunjukkan ambisi untuk melumpuhkan elit politik Iran secara total.

Penargetan kantor pusat kepemimpinan di Tehran menandakan bahwa konflik ini telah melampaui perang proksi konvensional dan bergerak menuju konfrontasi langsung terhadap simbol kedaulatan tertinggi Iran.

Bagi para profesional dan pengamat internasional, situasi ini menandai titik nadir dalam diplomasi nuklir yang selama ini diupayakan.

Dengan target yang kini diarahkan langsung kepada Pemimpin Tertinggi, masa depan stabilitas politik di Teluk Persia kini berada di ambang ketidakpastian yang sangat tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?

Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:32 WIB

Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran

Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran

Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:01 WIB

Terkini

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

News | Senin, 27 April 2026 | 14:04 WIB

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

News | Senin, 27 April 2026 | 14:03 WIB

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

News | Senin, 27 April 2026 | 13:56 WIB

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

News | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:48 WIB

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:44 WIB

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

News | Senin, 27 April 2026 | 13:41 WIB

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 13:40 WIB

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

News | Senin, 27 April 2026 | 13:37 WIB

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

News | Senin, 27 April 2026 | 13:29 WIB