- Kementerian Luar Negeri Iran merilis pernyataan keras atas agresi militer AS dan Israel terhadap kedaulatan wilayahnya pada Minggu (01/03/2026).
- Teheran menuduh serangan tersebut melanggar Piagam PBB dan menegaskan kesiapan militer untuk membela diri dan membalas agresi.
- Iran menuntut DK PBB segera mengambil tindakan, mengutuk serangan, serta menyerukan dukungan regional terhadap tindakan balasan mereka.
Menutup pernyataan tersebut, Pemerintah Iran menegaskan bahwa sejarah telah membuktikan rakyatnya tidak pernah menyerah pada hegemoni asing.
Mereka menjanjikan respons yang "tegas dan menentukan" yang akan membuat pihak agresor menyesali tindakan mereka.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Iran, Israel dan negara sekitarnya memanas karena serangan militer.