Anwar Abbas Dorong Rusia dan China Bersatu Bela Iran Hadapi Agresi AS-Israel

Erick Tanjung | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:02 WIB
Anwar Abbas Dorong Rusia dan China Bersatu Bela Iran Hadapi Agresi AS-Israel
Israel mengebom Teheran Iran, Sabtu (28/2/2026) pagi (kiri) dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. [Suara.com]
  • Anwar Abbas dorong Rusia dan China bersatu bela Iran lawan agresi AS.
  • Unjuk kekuatan China-Rusia di Teluk dinilai krusial guna cegah kesewenang-wenangan Amerika.
  • Anwar Abbas ingatkan sejarah kegagalan militer Amerika Serikat di Vietnam dan Afghanistan.

Suara.com - Pengamat Sosial, Ekonomi, dan Keagamaan, Anwar Abbas, menanggapi serius konflik bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Menyikapi agresi militer tersebut, Anwar menilai sudah saatnya China dan Rusia menunjukkan keberpihakan secara nyata dalam membela negara-negara yang dinilai tertindas oleh kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

“Sudah waktunya China dan Rusia secara terang-terangan membela negara-negara yang ditindas oleh Amerika Serikat,” ujar Anwar dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Menurut Anwar, jika kekuatan besar seperti China dan Rusia tidak segera bertindak, AS akan semakin bertindak sewenang-wenang terhadap negara yang menolak tunduk pada arahannya. Ia menyarankan kedua negara tersebut untuk melakukan unjuk kekuatan dengan mengerahkan armada militer mereka ke kawasan Teluk sebagai bentuk pencegahan.

“China dan Rusia perlu menggerakkan armadanya mendekati kawasan Teluk agar Amerika Serikat berpikir ulang sebelum menyerang Iran. Apalagi, AS menyadari jika terseret terlalu jauh dalam perang langsung, mereka tidak akan sanggup memenangkan pertempuran dalam jangka menengah maupun panjang,” tambahnya.

Anwar mengingatkan sejarah keterlibatan militer AS di Vietnam dan Afghanistan. Menurutnya, pengalaman di masa lalu membuktikan bahwa keunggulan teknologi persenjataan AS tidak mampu mematahkan semangat pejuang Viet Cong di Vietnam maupun kelompok Taliban di Afghanistan, hingga akhirnya memaksa militer AS mundur.

“Belajar dari sejarah, AS tentu akan berhati-hati untuk masuk terlalu dalam ke wilayah Iran. Mereka tidak akan sanggup melawan kegigihan spiritual para pemimpin dan rakyat Iran yang tidak gentar menghadapi kekuatan militer mana pun,” jelas Anwar.

Ia berpendapat, dalam situasi saat ini, Iran perlu memperkuat posisi tawar militernya guna menghentikan arogansi Washington DC dan Tel Aviv. Sinergi antara Iran, China, dan Rusia dipandang penting guna menciptakan keseimbangan kekuatan baru di kancah global.

“Kolaborasi Iran, China, dan Rusia sangat krusial bagi dunia saat ini. Publik merindukan tatanan hidup yang tenang tanpa adanya aksi bombardir sepihak dan ancaman terhadap kedaulatan kepala negara yang tidak disukai oleh kekuatan tertentu,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Minta Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Konflik AS-Israel dan Iran

Menhub Minta Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Konflik AS-Israel dan Iran

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 17:52 WIB

Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington

Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 17:41 WIB

Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran

Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 16:51 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB