Anthropic Tolak Proyek AI Militer AS hingga Bikin Trump Murka, OpenAI Langsung Ambil Alih

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Senin, 02 Maret 2026 | 15:02 WIB
Anthropic Tolak Proyek AI Militer AS hingga Bikin Trump Murka, OpenAI Langsung Ambil Alih
Ilustrasi tentara yang mengoperasikan interceptor rudal di perang Iran vs Israel dan AS. (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Anthropic menolak keras penggunaan teknologi AI mereka untuk aplikasi militer AS, berbeda dengan OpenAI yang justru menjalin kerja sama.
  • Akibat penolakan prinsip tersebut, Anthropic ditetapkan sebagai risiko rantai pasokan dan dilarang dalam lembaga pemerintah AS.
  • OpenAI menjalin kemitraan dengan Departemen Perang AS, di mana klaim Sam Altman tentang larangan pengawasan dibantah pemerintah.

Suara.com - Perlombaan teknologi kecerdasan buatan (AI) global kini bersinggungan langsung dengan sektor militer dan etika kemanusiaan.

Perbedaan sikap yang mencolok baru saja dipertontonkan oleh dua raksasa AI, Anthropic dan OpenAI, terkait kerja sama dengan Departemen Perang (Kementerian Pertahanan) Amerika Serikat.

Dilansir melalui media Window Central, Anthropic secara tegas menolak teknologi mereka digunakan untuk militer, sementara OpenAI justru masuk mengambil alih peran tersebut.

"Tidak ada peserta yang berbudi luhur dalam perlombaan kecerdasan buatan, tetapi jika ada, mungkin itu adalah Anthropic," dikutip melalui Window Central, pada Senin (2/3/2026).

Sikap kukuh Anthropic, pengembang AI Claude, memicu kemarahan pemerintahan AS saat ini.

Imbasnya, Anthropic secara tiba-tiba ditetapkan sebagai "risiko rantai pasokan" dan dilarang secara paksa untuk digunakan di seluruh lembaga pemerintah AS.

Menurut laporan tersebut, pelarangan ini dipicu oleh sikap tegas perusahaan.

"Hal itu berputar di sekitar dua garis merah utama mereka tidak ada AI Claude untuk digunakan dalam senjata otonom, atau pengawasan massal terhadap warga negara Amerika Serikat," tulisnya.

Di era yang semakin kehilangan moralitas administratif, keberanian perusahaan teknologi besar seperti Anthropic untuk mengambil sikap tegas menentang pemerintah adalah sesuatu yang mengejutkan.

Baca Juga: Personel Militer AS Tewas, Publik Amerika Tak Dukung Aksi Donald Trump

OpenAI Masuk, Celah Hukum Terbuka

Di saat Anthropic 'ditendang' karena mempertahankan prinsipnya, CEO OpenAI, Sam Altman, dilaporkan langsung menjalin kerja sama dengan Departemen Perang AS untuk menyediakan ChatGPT dan teknologi OpenAI lainnya.

Dalam unggahannya di platform X @BullTheoryio, Altman mengklaim bahwa model OpenAI tidak akan digunakan untuk pengawasan massal. Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pihak pemerintah AS.

Klaim Altman segera dibantah oleh seorang pejabat pemerintah AS, yang mengatakan bahwa model OpenAI akan digunakan untuk 'semua cara yang sah.'

Pernyataan "sah" ini dinilai berbahaya. Di bawah Undang-Undang Patriot (Patriot Act, the post-9/11 U.S), pengawasan massal terhadap warga negara AS dianggap sah dalam beberapa skenario, termasuk pengumpulan metadata komunikasi secara massal.

Hal tersebut secara tajam membandingkan filosofi kedua perusahaan: Anthropic menginginkan kendali atas cara teknologi mereka digunakan, sebaliknya, Altman dengan senang hati membiarkan pemerintah AS memutuskan bagaimana sistem OpenAI digunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI