Prabowo Ingin Jadi Mediator Konflik Iran-AS, Pengamat UGM: Siapa yang Mau Percaya?

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 02 Maret 2026 | 16:53 WIB
Prabowo Ingin Jadi Mediator Konflik Iran-AS, Pengamat UGM: Siapa yang Mau Percaya?
Pengamat Kebijakan Hubungan Internasional Fisipol UGM Dafri Agussalim. (Suara.com/Hiskia Andika)
baca 10 detik
  • Pengamat UGM meragukan kredibilitas Presiden Prabowo menjadi mediator konflik Iran-AS/Israel karena posisi tawar lemah.
  • Posisi tawar Indonesia dinilai lemah akibat hilangnya netralitas setelah bergabung dengan Board of Peace (BoP).
  • Syarat mediator konflik adalah netralitas absolut dan kredibilitas personal pemimpin yang kuat, menurut teori resolusi konflik.

Suara.com - Di tengah memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, muncul wacana agar Indonesia mengambil peran sebagai mediator atau juru damai.

Namun, Pengamat Kebijakan Hubungan Internasional Fisipol Universitas Gadjah Mada, Dafri Agussalim, meragukan Presiden Prabowo Subianto memiliki kredibilitas yang cukup untuk menjalankan peran tersebut.

Dafri menilai posisi tawar Indonesia saat ini sangat lemah, terlebih menyusul kesan hilangnya netralitas setelah bergabung dengan Board of Peace (BoP), hingga munculnya isu kredibilitas personal pemimpin di mata internasional.

"Setidak-tidaknya kita sudah meninggalkan posisi dasar kita sebagai negara non-blok, non-alignment, bebas aktif dan seterusnya. Jadi itu dampaknya sangat luas ke depan menurut saya ya bagi citra, image ya, bahkan bargaining position kita di dunia internasional," kata Dafri kepada wartawan, Senin (2/3/2026).

Disampaikan Dafri, dalam teori resolusi konflik, mediator harus berdiri pada posisi yang benar-benar netral dan tidak memiliki rekam jejak keberpihakan. Tanpa dua syarat utama tersebut, upaya mediasi berpotensi tidak dipercaya oleh para pihak yang bertikai.

"Mediator itu harus seorang yang tidak terlihat memihak di sana memihak di sini dan punya kredibilitas," ucapnya.

Dafri bahkan secara terbuka mempertanyakan apakah kepemimpinan Prabowo saat ini memiliki legitimasi moral yang cukup kuat, baik untuk sekadar menegur maupun mengingatkan negara lain terkait isu perang dan pelanggaran hak asasi manusia.

Menurutnya, kredibilitas personal pemimpin menjadi faktor penting dalam diplomasi tingkat tinggi. Ia mencontohkan figur dunia yang memiliki reputasi moral kuat sehingga didengar ketika berbicara soal perdamaian.

"Kalau misalnya kita balik ke almarhum Nelson Mandela mengingatkan Amerika atau Iran jangan berperang, orang dengar, karena dia memang kredibilitasnya tinggi," ucapnya.

baca juga

"Lah kalau anda [presiden] yang pernah dianggap melanggar HAM bilang orang lain 'jangan melanggar HAM', siapa yang mau percaya? Apalagi bicara Anda sudah terlihat di sisi salah satu pihak, kemudian Anda mau jadi mediator. Enggak begitu teori resolusi konflik itu enggak begitu," imbuhnya.

Selain faktor personal, Dafri mengkritik kebijakan luar negeri Indonesia yang dinilai telah terjebak dalam skema kepentingan geopolitik Amerika Serikat dan Israel melalui keanggotaan BOP.

Langkah tersebut dianggap sebagai tamparan keras bagi posisi politik luar negeri Indonesia.

"Kita masuk ke BOP, Israel dan Amerika langsung menyerang Iran. Itu tertampar banget kita kelihatan," ujarnya.

Gagasan untuk memainkan peran dari dalam pun disebut tak dapat terealisasi seiring lemahnya daya tawar Indonesia.

Dafri turut menyoroti gaya kepemimpinan Presiden Prabowo yang dinilai terlalu “presiden-sentris” dalam menentukan arah kebijakan luar negeri tanpa kajian yang mendalam.

"Presiden ini seperti single player, semua kebijakan itu ada di tangannya. Kemenlu apa saja, departemen perdagangan itu seperti tidak memainkan peran," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Pantau Dampak Perang AS-Israel Vs Iran ke Perdagangan RI

BPS Pantau Dampak Perang AS-Israel Vs Iran ke Perdagangan RI

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 16:46 WIB

Tentara AS Tewas, Trump Bersumpah Hancurkan Iran dengan Lebih Brutal

Tentara AS Tewas, Trump Bersumpah Hancurkan Iran dengan Lebih Brutal

News | Senin, 02 Maret 2026 | 16:37 WIB

Bukan Malam, Ini 3 Jam Paling Rawan Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran

Bukan Malam, Ini 3 Jam Paling Rawan Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 16:30 WIB

Eks Kiper Iran Hilang Tanpa Jejak Usai Kritik Ali Khamenei, Sang Istri Ungkap Fakta Miris

Eks Kiper Iran Hilang Tanpa Jejak Usai Kritik Ali Khamenei, Sang Istri Ungkap Fakta Miris

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 16:28 WIB

Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran

Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 16:11 WIB

Sejumlah Pesawat Tempur AS Jatuh di Kuwait

Sejumlah Pesawat Tempur AS Jatuh di Kuwait

News | Senin, 02 Maret 2026 | 16:08 WIB

Kena Sentimen Perang AS-Iran, Rupiah Ambruk ke Rp 16.868/USD

Kena Sentimen Perang AS-Iran, Rupiah Ambruk ke Rp 16.868/USD

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 16:08 WIB

24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran

24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 16:01 WIB

Kisah Memilukan Zahra, Cucu Ali Khamenei Berusia 14 Bulan Ikut Tewas dalam Serangan Udara

Kisah Memilukan Zahra, Cucu Ali Khamenei Berusia 14 Bulan Ikut Tewas dalam Serangan Udara

News | Senin, 02 Maret 2026 | 16:00 WIB

Lolos dari Maut, Pesawat Raisa Terbang 1 Jam Sebelum Bandara Dubai Dirudal

Lolos dari Maut, Pesawat Raisa Terbang 1 Jam Sebelum Bandara Dubai Dirudal

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 15:58 WIB

Terkini

Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 08:00 WIB

Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Kerabat Kisahkan Kegigihan Arie Basuki

Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Kerabat Kisahkan Kegigihan Arie Basuki

News | Sabtu, 12 September 2026 | 08:00 WIB

Horor Tol Jomo KM 687: Diduga Sopir Mengantuk, Hiace Hantam Truk, 4 Nyawa Melayang

Horor Tol Jomo KM 687: Diduga Sopir Mengantuk, Hiace Hantam Truk, 4 Nyawa Melayang

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 07:56 WIB

Cara Mengatasi Tombol Cook Magic Com Jeglek Sendiri, padahal Nasi Belum Matang

Cara Mengatasi Tombol Cook Magic Com Jeglek Sendiri, padahal Nasi Belum Matang

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 07:45 WIB

Detective Conan The Movie: Petaka Maut di Jalur Cepat Menuju Kota Kanagawa!

Detective Conan The Movie: Petaka Maut di Jalur Cepat Menuju Kota Kanagawa!

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 07:40 WIB

Posisi Nomor Rumah Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Benarkah Ada Angka Tertentu?

Posisi Nomor Rumah Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Benarkah Ada Angka Tertentu?

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 07:35 WIB

Link Streaming dan Cara Menonton Persija vs Persib Sore Nanti

Link Streaming dan Cara Menonton Persija vs Persib Sore Nanti

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 07:30 WIB

Lengkap! Rumus Median Data Berkelompok dan Contoh Soal Beserta Cara Penyelesaiannya

Lengkap! Rumus Median Data Berkelompok dan Contoh Soal Beserta Cara Penyelesaiannya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 07:15 WIB

6 Weton yang Paling Cocok untuk Usaha Kuliner dan Perdagangan Menurut Primbon Jawa

6 Weton yang Paling Cocok untuk Usaha Kuliner dan Perdagangan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 07:05 WIB

Lilin Dinyalakan, Harapan Belum Padam untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Lilin Dinyalakan, Harapan Belum Padam untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

News | Sabtu, 12 September 2026 | 07:05 WIB

×