Horor Sahur di Bekasi: Perampokan Maut di Jatibening, Suami Tewas dan Istri Kritis

Bangun Santoso

Senin, 02 Maret 2026 | 20:37 WIB
Horor Sahur di Bekasi: Perampokan Maut di Jatibening, Suami Tewas dan Istri Kritis
Tangkapan layar penampakan rumah yang diduga dirampok di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/3/2026). ANTARA/Instagram/@infobekasi/Ilham Kausar
  • Perampokan sadis terjadi Senin (2/3/2026) dini hari di Perumahan Prima Lingkar Asri, Bekasi, menyebabkan satu korban meninggal dunia.
  • Polres Metro Bekasi Kota sedang menyelidiki dan mengejar pelaku yang melukai pasangan lansia saat waktu sahur.
  • Pelaku merampok harta benda korban, termasuk gelang emas dan kunci mobil, setelah korban ditemukan anak mereka.

"Kemudian anak korban akhirnya turun untuk sahur, tapi dia kaget karena rumahnya masih gelap dan tidak ada jawaban saat dirinya memanggil orang tuanya," katanya.

Mendapati keganjilan tersebut, anak korban berusaha untuk memeriksa kamar orang tuanya. Namun, pintu kamar dalam keadaan terkunci rapat dan sulit untuk dibuka.

Diduga kuat, akses masuk ke kamar tersebut telah dirusak atau sengaja dikunci dari dalam oleh pelaku.

Dalam kondisi panik, sang anak kemudian meminta bantuan kepada anggota keluarga lainnya yang tinggal tidak jauh dari lokasi.

Setelah bantuan datang, mereka memutuskan untuk melakukan upaya paksa agar bisa masuk ke dalam kamar.

Pintu kamar tetap tidak bisa ditembus, sehingga keluarga memutuskan untuk memecahkan atau membuka paksa jendela kamar agar bisa melihat kondisi di dalam.

Saat jendela berhasil terbuka, pemandangan tragis langsung terlihat di depan mata mereka. Kedua orang tua ditemukan dalam posisi yang sangat memprihatinkan di dalam kamar tersebut.

"Saat itulah kedua korban ditemukan dalam kondisi tergeletak, ayahnya berinisial EU (65) ditemukan tewas dan istrinya P (60) kondisinya kritis," kata Andi.

Pihak kepolisian segera melakukan identifikasi awal terhadap kondisi fisik kedua korban. Berdasarkan pengamatan di lapangan, terdapat luka-luka yang cukup parah pada bagian vital korban.

Luka tersebut diduga kuat menjadi penyebab meninggalnya sang suami dan kondisi kritis yang dialami sang istri. Polisi menduga para pelaku menggunakan senjata atau alat tertentu untuk melumpuhkan korban secara keji.

Andi juga menyebutkan untuk luka-luka para korban diakibatkan hantaman benda tumpul, semua di kepala belakang, namun pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari rumah sakit.

Selain menimbulkan korban jiwa dan luka berat, pelaku perampokan ini juga membawa lari sejumlah harta benda milik korban.

Tim penyidik masih terus melakukan inventarisir terhadap barang-barang berharga di dalam rumah untuk memastikan total kerugian materiil yang dialami keluarga korban.

Dari pendataan awal, beberapa barang berharga diketahui telah raib dari tempatnya.

"Sementara untuk barang yang hilang itu dari keterangan anak korban, gelang emas di tangan korban dan dua kunci mobil, selebihnya masih kami lakukan pendataan," katanya.

Informasi mengenai tragedi di Perumahan Prima Lingkar Asri ini sebelumnya telah menyebar luas di jagat media sosial.

Akun Instagram @infobekasi menjadi salah satu sumber awal yang mengunggah informasi mengenai adanya penganiayaan berat dalam sebuah rumah di wilayah Pondok Gede tersebut.

Unggahan tersebut langsung memicu reaksi netizen yang merasa khawatir dengan tingkat keamanan di wilayah Bekasi, terutama pada jam-jam rawan dini hari.

"Suami istri terluka akibat penganiayaan di rumahnya, Komplek Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Suaminya, EU, 65 tahun, meninggal, sementara istrinya, P, 60 tahun, mengalami luka serius, Senin, 2 Maret 2026," tulis akun tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah

Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:09 WIB

Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur

Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 15:03 WIB

Nintendo Switch Disita, Viral Bocah 11 Tahun Tembak dan Bunuh Sang Ayah

Nintendo Switch Disita, Viral Bocah 11 Tahun Tembak dan Bunuh Sang Ayah

Tekno | Senin, 23 Februari 2026 | 17:44 WIB

Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah

Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah

News | Senin, 23 Februari 2026 | 11:58 WIB

Kunker ke Tambun Gagal, WN Jepang Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Hotel Gambir

Kunker ke Tambun Gagal, WN Jepang Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Hotel Gambir

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 13:06 WIB

Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu

Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 17:19 WIB

Diduga Ancam Bunuh Kekasih, Begini Catatan Disiplin Pemain PSM Ricky Pratama

Diduga Ancam Bunuh Kekasih, Begini Catatan Disiplin Pemain PSM Ricky Pratama

Bola | Selasa, 17 Februari 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?

Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:14 WIB

BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila

BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:10 WIB

674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan

674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:42 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:14 WIB

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:08 WIB

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:00 WIB

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:57 WIB

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:52 WIB

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:39 WIB