Negara Teluk "Hujan" Rudal, Mengapa Presiden Iran Minta Maaf Lalu Serang Lagi?

Bangun Santoso

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:35 WIB
Negara Teluk "Hujan" Rudal, Mengapa Presiden Iran Minta Maaf Lalu Serang Lagi?
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan serangan rudal terhadap Israel didasarkan pada "hak pembelaan diri yang sah" negara tersebut, seraya menekankan bahwa Iran memberikan "tanggapan tegas" terhadap "agresi" Israel. /ANTARA/Anadolu/py
baca 10 detik
  • Sabtu (7/3/2026), serangan besar rudal dan drone Iran meluas menghantam Dubai, Doha, dan Manama, meningkatkan eskalasi konflik Teluk.
  • Presiden Iran meminta maaf namun segera melanjutkan serangan ke fasilitas Teluk pendukung musuh, kontradiksi diplomatik signifikan.
  • UEA menyatakan diri dalam status perang setelah serangan intensif; Kuwait kurangi produksi minyak karena ancaman keamanan vital.

Rekaman video yang telah diverifikasi juga menunjukkan suara drone yang diikuti ledakan di dekat area terminal. Terkait hal ini, pemerintah memberikan penjelasan bahwa telah terjadi "insiden kecil yang diakibatkan oleh jatuhnya puing-puing setelah pencegatan" tanpa merinci lokasi spesifik bandara, serta menyatakan tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut.

Data Statistik Serangan dan Pencegatan

Berdasarkan data dari Kementerian Pertahanan UEA, intensitas serangan Iran kali ini mencapai angka yang sangat tinggi.

Dari total 16 rudal balistik yang ditembakkan ke wilayah UEA pada hari Sabtu, sebanyak 15 berhasil dicegat dan satu jatuh di laut.

Sementara itu, dari 121 drone yang terdeteksi masuk ke ruang udara UEA, sebanyak 119 berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara, sedangkan dua lainnya jatuh di daratan.

Secara akumulatif sejak perang pecah pekan lalu, UEA telah mendeteksi total 221 rudal balistik yang mengarah ke wilayah mereka.

Jumlah penggunaan pesawat tanpa awak atau drone bahkan telah melampaui angka 1.300 unit, menjadikan UEA sebagai negara Teluk yang paling sering menjadi target serangan dalam konflik ini.

Serangan Meluas ke Arab Saudi dan Kuwait

Selain UEA, Arab Saudi juga melaporkan adanya serangan yang menyasar fasilitas militer dan energi. Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan telah menghancurkan tiga rudal balistik yang diarahkan ke Pangkalan Udara Prince Sultan, yang merupakan lokasi penempatan pasukan Amerika Serikat.

baca juga

Di saat yang sama, militer Saudi menembak jatuh 17 drone yang terbang di atas ladang minyak Shaybah di wilayah tenggara.

Di Kuwait, otoritas militer melaporkan telah mencegat tujuh drone sejak fajar pada hari Sabtu. Meskipun serangan tersebut diklaim hanya menyebabkan kerusakan material akibat jatuhnya serpihan, pemerintah tetap mengambil langkah waspada dengan mengurangi produksi minyak mentah.

Kebijakan ini diambil karena adanya ancaman nyata terhadap Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang menjadi titik transit utama ekspor energi dunia.

Sementara itu, Bahrain melaporkan telah mencegat 92 rudal dan 151 drone sejak awal konflik yang mereka sebut sebagai "agresi brutal Iran."

Tuduhan Serangan Langsung ke Yordania

Ketegangan tidak hanya terbatas pada negara-negara di pesisir Teluk. Yordania, yang berada di bagian utara, secara terang-terangan menuduh Iran melakukan serangan langsung ke wilayah kedaulatan mereka.

Militer Yordania mencatat ada sekitar 119 rudal dan drone yang ditembakkan ke arah mereka dalam sepekan terakhir.

Juru bicara militer Yordania, Brigadir Jenderal Mustafa Hayari, menegaskan bahwa proyektil-proyektil tersebut tidak sekadar melintas menuju target lain, melainkan sengaja diarahkan ke instalasi di dalam negeri.

Dalam penjelasannya, Hayari menyatakan, "Rudal dan drone ini menargetkan instalasi vital di dalam Jargon dan tidak melewati wilayah kami." Pernyataan ini menambah daftar panjang negara-negara di kawasan yang kini berada dalam posisi bersitegang langsung dengan kekuatan militer Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Prajurit Siaga 1

Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Prajurit Siaga 1

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 08:48 WIB

Radar THAAD di Yordania Hancur, Kerugian AS Tembus Rp 33,8 Triliun

Radar THAAD di Yordania Hancur, Kerugian AS Tembus Rp 33,8 Triliun

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 08:25 WIB

Defisit APBN Tembus Rp 135 Triliun, Program-program Ini Terancam Kena Dampak

Defisit APBN Tembus Rp 135 Triliun, Program-program Ini Terancam Kena Dampak

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 08:01 WIB

Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang

Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 07:22 WIB

Krisis Ekologi yang Terabaikan di Balik Rudal Perang AS-Israel dan Iran

Krisis Ekologi yang Terabaikan di Balik Rudal Perang AS-Israel dan Iran

Your Say | Minggu, 08 Maret 2026 | 07:50 WIB

Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz

Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 04:38 WIB

Menegangkan! Spanyol Evakuasi Darurat Joselu dan Javi Martnez dari Qatar

Menegangkan! Spanyol Evakuasi Darurat Joselu dan Javi Martnez dari Qatar

Bola | Minggu, 08 Maret 2026 | 08:00 WIB

Terkini

HGU dan HGB Terlantar Harus Disita Negara! Gubernur Diusulkan Jadi Kepala BRAN

HGU dan HGB Terlantar Harus Disita Negara! Gubernur Diusulkan Jadi Kepala BRAN

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:45 WIB

BSI Tangkap Tren Generasi Muda Siapkan Haji Sejak Dini lewat Kebiasaan Menabung

BSI Tangkap Tren Generasi Muda Siapkan Haji Sejak Dini lewat Kebiasaan Menabung

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:44 WIB

Kejagung Sita 38 Aset Tanah dan Bangunan Senilai Rp846 Miliar di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Sita 38 Aset Tanah dan Bangunan Senilai Rp846 Miliar di Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:43 WIB

Takut ke Dokter Gigi? Cara Ini Bantu Pasien Lebih Rileks saat Perawatan

Takut ke Dokter Gigi? Cara Ini Bantu Pasien Lebih Rileks saat Perawatan

Health | Selasa, 15 September 2026 | 17:43 WIB

AC LG 1/2PK Diklaim Cuma Rp912 Sehari, Ini Teknologi yang Bikin Hemat Listrik

AC LG 1/2PK Diklaim Cuma Rp912 Sehari, Ini Teknologi yang Bikin Hemat Listrik

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:40 WIB

Lagi, Viral Oknum Jual Kartu Gratis Transjakarta Rp500 Ribu di Medsos

Lagi, Viral Oknum Jual Kartu Gratis Transjakarta Rp500 Ribu di Medsos

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:40 WIB

UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris

UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 17:37 WIB

Menelisik Penyebab Tragedi KM Virgo, Guru Besar ITS Duga Muatan Bergeser atau Air Masuk

Menelisik Penyebab Tragedi KM Virgo, Guru Besar ITS Duga Muatan Bergeser atau Air Masuk

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:37 WIB

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 17:36 WIB

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:35 WIB

×