- Program mudik gratis Kemenhub diminati tinggi; moda bus mencapai 15.550 pendaftar hingga awal Maret 2026.
- Program MOTIS telah mendaftarkan 18.382 penumpang dan 9.529 motor, masih tersedia kuota untuk kapal laut.
- Stimulus diskon tiket pesawat efektif, mencapai 1.767.574 kursi terjual pada periode pertengahan Maret 2026.
Suara.com - Program mudik gratis yang digulirkan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Hingga awal Maret 2026, jumlah pendaftar pada berbagai moda transportasi menunjukkan tren peningkatan pesat, bahkan beberapa kategori nyaris menyentuh batas kuota maksimal.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat untuk pulang ke kampung halaman tahun ini sangat tinggi. Hal ini terlihat dari data pendaftaran pada sejumlah layanan transportasi gratis.
Hingga saat ini, data partisipasi masyarakat untuk program mudik gratis tercatat sebagai berikut:
- Moda Bus: Program ini paling banyak diminati dengan jumlah pendaftar mencapai 15.550 orang, nyaris memenuhi total kuota 15.834 penumpang.
- Angkutan Motor via Truk: Sebanyak 172 unit sepeda motor telah terdaftar dari total kuota 240 unit yang disediakan pemerintah.
- Program MOTIS (Motor Gratis via Kereta Api): Sebanyak 9.529 unit sepeda motor dan 18.382 penumpang telah terdaftar. Program ini masih menyisakan slot dari total kuota 11.900 sepeda motor dan 28.196 penumpang.
- Mudik via Kapal Laut: Baru dibuka pada Jumat (6/3), program ini menyediakan 69.232 kuota penumpang. Pada hari pertama, sebanyak 5.933 orang sudah mendaftarkan diri.
Stimulus Diskon Tiket Pesawat
Bagi pemudik yang memilih menggunakan jalur udara, pemerintah juga telah memberikan stimulus berupa diskon harga tiket. Langkah ini terbukti efektif menarik minat masyarakat.
Tercatat, penjualan tiket penerbangan domestik untuk periode 13–29 Maret 2026 telah mencapai 1.767.574 kursi. Adapun rute dengan permintaan tertinggi adalah Jakarta–Denpasar, Jakarta–Medan, dan Jakarta–Padang.
Menhub Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan program mudik gratis ini.
Selain meringankan beban biaya, tujuan utama pemerintah adalah menekan penggunaan kendaraan pribadi yang memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi selama masa libur Lebaran.
Baca Juga: DPR Minta Pemerintah Batasi Pemudik Motor yang Membawa Anak dan Istri di Lebaran 2026
"Saya mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program Mudik Gratis dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat menekan penggunaan kendaraan pribadi. Begitu pun dengan diskon tiket pesawat, semoga stimulus ini membantu masyarakat mendapatkan harga yang lebih terjangkau," ujar Dudy, Minggu (8/3/2026).
Pemerintah memprediksi pergerakan masyarakat secara nasional selama masa Angkutan Lebaran 2026 akan mencapai 143,91 juta orang.
Jawa Tengah diprediksi menjadi provinsi tujuan pemudik terbanyak dengan total pergerakan mencapai 38,71 juta orang.