Sinyal Perang Memuncak, AS Disebut Evakuasi Massal Diplomat dari Tiga Kota Besar Arab Saudi

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 09 Maret 2026 | 09:19 WIB
Sinyal Perang Memuncak, AS Disebut Evakuasi Massal Diplomat dari Tiga Kota Besar Arab Saudi
Ilustrasi perang Iran dan Israel. [ANTARA]
  • Departemen Luar Negeri AS memerintahkan seluruh diplomat di Arab Saudi untuk segera melakukan "Keberangkatan Wajib" (Mandatory Departure).
  • Keputusan ini merupakan respons terhadap meningkatnya risiko keamanan di Timur Tengah pasca serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari.
  • Evakuasi personel diplomatik dari Riyadh, Jeddah, dan Dhahran mengindikasikan eskalasi konflik terbuka yang mengancam keselamatan staf.

Suara.com - Langkah tak biasa diambil oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Mengutip laporan New York Times, seluruh diplomat AS di Arab Saudi kini diperintahkan untuk segera angkat kaki.

Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa Washington menyadari risiko keamanan di Timur Tengah telah berada pada level yang sangat membahayakan setelah mereka bersama Israel menyerang Iran sejak Sabtu 28 Februari.

Status "Mandatory Departure" resmi diberlakukan bagi personel AS yang bertugas di Riyadh, Jeddah, hingga Dhahran.

Status ini menandakan kondisi darurat di mana keselamatan staf diplomatik tidak lagi bisa dijamin di tengah eskalasi konflik yang melibatkan Iran.

Ketegangan ini bermula dari serangan udara AS-Israel ke Iran pada 28 Februari yang menghantam ibu kota Teheran. Serangan tersebut memicu amarah Teheran yang langsung membalas dengan menggempur fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Menariknya, perintah evakuasi ini keluar setelah munculnya kritik dari kalangan diplomat sendiri.

Mereka sebelumnya menyuarakan kekhawatiran terhadap lambannya persiapan evakuasi di bawah pemerintahan Trump, padahal ancaman perang terbuka sudah di depan mata sejak pengerahan pasukan besar-besaran beberapa pekan sebelumnya.

Kini, pengosongan kantor-kantor diplomatik di tiga kota utama Arab Saudi tersebut menjadi bukti nyata bahwa ancaman konflik terbuka di Timur Tengah bukan lagi sekadar retorika. (Antara / sumber: Sputnik/RIA Novosti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gantikan Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei Resmi Pegang Tampuk Kekuasaan Tertinggi Iran

Gantikan Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei Resmi Pegang Tampuk Kekuasaan Tertinggi Iran

News | Senin, 09 Maret 2026 | 08:46 WIB

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

News | Senin, 09 Maret 2026 | 05:57 WIB

Harga Minyak Mentah Meroket, Tembus Level di Atas US$ 100 per Barel

Harga Minyak Mentah Meroket, Tembus Level di Atas US$ 100 per Barel

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 05:39 WIB

Viral Pemain Timnas Putri Iran Kirim Kode Isyarat Minta Tolong dari Dalam Bus

Viral Pemain Timnas Putri Iran Kirim Kode Isyarat Minta Tolong dari Dalam Bus

Bola | Senin, 09 Maret 2026 | 03:50 WIB

Nyawa Pemain Timnas Putri Iran Terancam, Pemerintah Australia Diminta Kasih Perlindungan

Nyawa Pemain Timnas Putri Iran Terancam, Pemerintah Australia Diminta Kasih Perlindungan

Bola | Minggu, 08 Maret 2026 | 23:05 WIB

Terkini

Terjun dari Lantai 4: Satu PRT di Benhil Tewas, Dugaan Dikurung Majikan Masih Diselidiki Polisi

Terjun dari Lantai 4: Satu PRT di Benhil Tewas, Dugaan Dikurung Majikan Masih Diselidiki Polisi

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:57 WIB

Listrik PLN Anjlok, Lampu Merah di Jakarta Banyak yang Mati, Polisi Waspada Macet Parah Sore Ini

Listrik PLN Anjlok, Lampu Merah di Jakarta Banyak yang Mati, Polisi Waspada Macet Parah Sore Ini

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:53 WIB

Sekolah Iran di Tengah Perang: Tanpa Telepon, Internet Mati dan Kelas Hancur

Sekolah Iran di Tengah Perang: Tanpa Telepon, Internet Mati dan Kelas Hancur

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:39 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Penolakan Industri Terkait Kebijakan Label Nutri Level AD

Pemerintah Pastikan Tak Ada Penolakan Industri Terkait Kebijakan Label Nutri Level AD

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:35 WIB

Saiful Mujani Santai Meski Dilaporkan Makar: Kalau Harus Ditahan, Ya Tahan Saja

Saiful Mujani Santai Meski Dilaporkan Makar: Kalau Harus Ditahan, Ya Tahan Saja

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:26 WIB

PM Lebanon: Israel Sengaja Incar Bunuh Wartawan Pakai Rudal

PM Lebanon: Israel Sengaja Incar Bunuh Wartawan Pakai Rudal

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:21 WIB

Eks Ketua Komnas Perempuan Soal Demokrasi RI: Kalau Kartini Lahir Sekarang, Bisa Dituduh Makar

Eks Ketua Komnas Perempuan Soal Demokrasi RI: Kalau Kartini Lahir Sekarang, Bisa Dituduh Makar

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:10 WIB

Kemenlu RI Pastikan Sama Sikap dengan Malaysia dan Singapura Soal Tarif Selat Malaka

Kemenlu RI Pastikan Sama Sikap dengan Malaysia dan Singapura Soal Tarif Selat Malaka

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:58 WIB

Kasus DKJA, KPK Panggil Dirjen Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub

Kasus DKJA, KPK Panggil Dirjen Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:56 WIB

Kabar Gembira! Besok Naik Transportasi Umum di Jakarta Cuma Bayar Rp1

Kabar Gembira! Besok Naik Transportasi Umum di Jakarta Cuma Bayar Rp1

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:53 WIB