5 Fakta Mojtaba Khamenei: Jebolan Perang Iran-Irak, Nikahi Anak Politisi Senior Iran

Galih Prasetyo

Senin, 09 Maret 2026 | 23:24 WIB
5 Fakta Mojtaba Khamenei: Jebolan Perang Iran-Irak, Nikahi Anak Politisi Senior Iran
Majelis Ahli Iran resmi menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Ia menggantikan ayahnya, Ali Khamenei yang meninggal dunia akibat serangan AS-Israel. [Istimewa]
  • Majelis Ahli Iran resmi menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi menggantikan ayahnya, Ali Khamenei.
  • Mojtaba Khamenei, lahir 1969, dikenal misterius namun berpengaruh dalam struktur kekuasaan dan militer Iran.
  • Ia diduga terlibat politik penting, termasuk dukungan program militer dan pengelolaan jaringan ekonomi di bawah otoritas tertinggi.

Suara.com - Majelis Ahli Iran resmi menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Ia menggantikan ayahnya, Ali Khamenei yang meninggal dunia akibat serangan AS-Israel.

Dalam pernyataan resminya, Majelis Ahli menegaskan bahwa proses suksesi kepemimpinan tetap berjalan meskipun Iran berada dalam situasi genting.

“Proses penunjukan pemimpin tidak akan terhenti meski negara berada dalam kondisi perang dan menghadapi ancaman langsung dari musuh,” demikian pernyataan lembaga tersebut.

Mojtaba Khamenei dikenal sebagai sosok misterius namun berpengaruh di lingkaran kekuasaan Iran.

Ia lahir pada 8 September 1969 di Mashhad dan merupakan anak kedua dari Ali Khamenei.

Dalam sejumlah laporan media Iran, Mojtaba disebut memiliki pengaruh besar di lingkungan kantor pemimpin tertinggi, Garda Revolusi Iran, serta lembaga keamanan negara.

Era baru dimulai di Teheran. Simak fakta-fakta penting mengenai penetapan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru menurut laporan resmi.
Era baru dimulai di Teheran. Simak fakta-fakta penting mengenai penetapan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru menurut laporan resmi.

Meski jarang tampil di publik, namanya kerap disebut dalam berbagai keputusan politik penting.

Fakta pertama, setelah menyelesaikan pendidikan menengah di Sekolah Alavi, Mojtaba melanjutkan studi agama di Hauzah Qom.

Di sana ia belajar dari sejumlah ulama konservatif ternama seperti Mohammad-Taqi Mesbah-Yazdi dan Lotfollah Safi Golpayegani.

Fakta kedua, pada masa muda, Mojtaba juga dikabarkan ikut terlibat dalam Perang Iran–Irak.

Menurut sejumlah sumber yang dekat dengan Garda Revolusi, ia bergabung dengan batalion Habib ibn Mazahir dari divisi Muhammad Rasulullah.

Beberapa mantan komandan militer bahkan menyebut Mojtaba ikut hadir dalam sejumlah operasi militer. Salah satunya operasi Beit al-Moqaddas dan Mersad pada akhir perang Iran–Irak.

Salah satu komandan militer Iran, Nourali Shoushtari, pernah mengenang keberanian Mojtaba saat berada di garis depan.

“Saat operasi berlangsung, ia bersikeras ikut menuju garis depan meski kami mencoba menahannya,” ujarnya dalam sebuah catatan militer seperti dikutip dari DW.

Fakta ketiga, di luar kehidupan militer, Mojtaba juga memiliki hubungan keluarga yang kuat dengan elite politik Iran.

Mojtaba menikah dengan Zahra Haddad Adel, putri politisi senior Iran Gholam-Ali Haddad Adel.

Pernikahan tersebut berlangsung pada akhir 1990-an dan menghasilkan tiga anak. Haddad Adel pernah mengenang proses pernikahan itu dengan sederhana.

“Setelah keluarga datang dan berbicara, kami menanyakan pendapat putri kami. Ia setuju dan pernikahan pun dilangsungkan,” kata Haddad Adel.

Fakta keempat, dalam dua dekade terakhir, Mojtaba disebut semakin berpengaruh di balik layar politik Iran.

Sejumlah pejabat Iran bahkan menyebut ia kerap meminta laporan dari berbagai lembaga pemerintahan.

Seorang mantan pejabat media Iran pernah mengatakan, “Kami diminta memberikan analisis tentang situasi universitas kepada Agha Mojtaba.”

Fakta kelima, namanya juga sempat mencuat dalam kontroversi politik Iran, terutama terkait pemilihan presiden 2005 yang membawa Mahmoud Ahmadinejad ke tampuk kekuasaan.

Sejumlah tokoh oposisi saat itu menuduh Mojtaba memiliki peran di balik layar dalam proses politik tersebut.

Meski jarang berbicara di publik, pengaruh Mojtaba juga disebut terlihat dalam hubungan dengan sejumlah tokoh militer Iran, termasuk mantan komandan Pasukan Quds, Qasem Soleimani.

Dalam beberapa laporan yang beredar, pejabat militer Iran menyebut Mojtaba mendukung berbagai program militer strategis negara.

Dukungan tersebut termasuk dalam pengembangan program rudal dan drone Iran.

Selain pengaruh politik dan militer, Mojtaba juga disebut memiliki peran dalam pengelolaan jaringan ekonomi besar yang terkait dengan lembaga-lembaga di bawah otoritas pemimpin tertinggi Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Iran Acungkan 'Jari Tengah' ke Trump: Pilih Mojtaba Khamenei Jadi Ayatollah

Cara Iran Acungkan 'Jari Tengah' ke Trump: Pilih Mojtaba Khamenei Jadi Ayatollah

News | Senin, 09 Maret 2026 | 21:35 WIB

Sentuh Rp16.949 per Dolar AS, Rupiah Berpotensi Tertekan jika Konflik Timur Tengah Berlanjut

Sentuh Rp16.949 per Dolar AS, Rupiah Berpotensi Tertekan jika Konflik Timur Tengah Berlanjut

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 21:01 WIB

Tiga Kali Dikhianati? Ini Kronologi Retaknya Diplomasi ASIran

Tiga Kali Dikhianati? Ini Kronologi Retaknya Diplomasi ASIran

News | Senin, 09 Maret 2026 | 20:56 WIB

1.300 Warga Sipil dan Anak-anak Tewas, Ribuan Rumah Hancur Akibat Serangan AS-Israel di Iran

1.300 Warga Sipil dan Anak-anak Tewas, Ribuan Rumah Hancur Akibat Serangan AS-Israel di Iran

News | Senin, 09 Maret 2026 | 20:48 WIB

Terkini

Lift Rusak Akibat Vandalisme, Lansia Terengah-Engah Naiki Tangga JPO Tapal Kuda Lenteng Agung

Lift Rusak Akibat Vandalisme, Lansia Terengah-Engah Naiki Tangga JPO Tapal Kuda Lenteng Agung

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:25 WIB

Background Politisi Disorot! Lulusan IPDN Dinilai Paling Berhak Jadi Bupati dan Wali Kota

Background Politisi Disorot! Lulusan IPDN Dinilai Paling Berhak Jadi Bupati dan Wali Kota

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:16 WIB

Trump Marah! Ancam Hentikan Dukungan Militer ke Israel Gegara Ulah Netanyahu

Trump Marah! Ancam Hentikan Dukungan Militer ke Israel Gegara Ulah Netanyahu

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:14 WIB

Iran Sindir AS-Israel: Pembuat Kekacauan akan Hancur Oleh Krisis Buatannya Sendiri!

Iran Sindir AS-Israel: Pembuat Kekacauan akan Hancur Oleh Krisis Buatannya Sendiri!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:06 WIB

Usia Pensiun Jenderal Bintang Empat Polri Bisa Diperpanjang, Presiden Pegang Kunci

Usia Pensiun Jenderal Bintang Empat Polri Bisa Diperpanjang, Presiden Pegang Kunci

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:02 WIB

Utusan Khusus Raffi Ahmad Disebut di Sidang Bea Cukai, Mensesneg Pilih Bahas Ekonomi

Utusan Khusus Raffi Ahmad Disebut di Sidang Bea Cukai, Mensesneg Pilih Bahas Ekonomi

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:59 WIB

UU Baru Bolehkan Polisi Urus Gizi Nasional hingga Pangan, Eddy Hiariej: Prinsipnya 'To Serve'!

UU Baru Bolehkan Polisi Urus Gizi Nasional hingga Pangan, Eddy Hiariej: Prinsipnya 'To Serve'!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:57 WIB

Tak Hanya Uang Tunai, KPK Amankan Dolar AS hingga Riyal dalam OTT Bupati Muara Enim Edison

Tak Hanya Uang Tunai, KPK Amankan Dolar AS hingga Riyal dalam OTT Bupati Muara Enim Edison

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:55 WIB

Selain Kantor WIKA, Polri Sisir Jakarta-Jatim, Geledah 3 Lokasi Terkait Korupsi PTPN XI

Selain Kantor WIKA, Polri Sisir Jakarta-Jatim, Geledah 3 Lokasi Terkait Korupsi PTPN XI

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:52 WIB

Menteri Keamanan Israel Jadi Tersangka Penyiksaan Aktivis Global Flotilla Sumud

Menteri Keamanan Israel Jadi Tersangka Penyiksaan Aktivis Global Flotilla Sumud

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:48 WIB