- Israel mengalami eskalasi keamanan akibat serangan rudal dari Iran dan tembakan dari Lebanon, memicu sirene peringatan di berbagai wilayah.
- Militer Israel mengklaim berhasil mencegat lima rudal Iran di malam hari, namun serpihan menyebabkan seorang pria terluka parah di lehernya.
- Insiden ini mengakibatkan kerusakan properti serta cedera ringan hingga berat di pusat Israel; otoritas keamanan meminta warga tetap di tempat aman.
Suara.com - Situasi keamanan di Israel kembali memanas setelah rudal diluncurkan dari Iran.
Serangan itu memicu sirene peringatan di sejumlah wilayah setelah sekitar lima jam kondisi relatif tenang.
Selain dari Iran, peringatan keamanan juga diaktifkan di wilayah utara Israel akibat tembakan dari Lebanon. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.
Petugas medis dari Magen David Adom segera dikerahkan ke berbagai lokasi.
Mereka menangani beberapa warga yang mengalami cedera ringan saat berlari menuju tempat perlindungan.
“Tim medis dan paramedis telah dikerahkan untuk menangani sejumlah orang yang terluka ketika menuju ruang perlindungan,” demikian laporan layanan darurat Israel seperti dilansir dari Channel 14.
![Situasi keamanan di Israel kembali memanas setelah rudal diluncurkan dari Iran. Serangan itu memicu sirene peringatan di sejumlah wilayah setelah sekitar lima jam kondisi relatif tenang. [Tangkap layar Channel 14]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/11/17536-peta-wilayah-israel-yang-dihujani-rudal-isael.jpg)
Otoritas keamanan juga mengingatkan warga untuk tetap berada di tempat aman hingga ada instruksi resmi.
“Keluar dari ruang perlindungan hanya diperbolehkan setelah menerima arahan yang jelas dari komando pertahanan sipil,” kata pihak berwenang.
Sebelumnya, pada malam hari terjadi lima peluncuran rudal dari Iran menuju Israel.
Pihak militer Israel seperti dalam laporan Channel 14 mengklaim, sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat seluruh rudal tersebut tanpa menimbulkan korban.
Tiga rudal pertama ditembakkan dalam selang waktu yang singkat.
Beberapa jam kemudian, dua rudal tambahan kembali diluncurkan dalam dua gelombang serangan terpisah, menambah ketegangan di kawasan tersebut.
Tel Aviv Luluh Lantak
Serangan rudal besar dari Iran menghantam wilayah Israel dan memicu sirene peringatan di sejumlah kota, termasuk Tel Aviv dan kawasan sekitar Jerusalem.
Serangan balasan Iran tersebut menyebabkan setidaknya 16 lokasi jatuhnya serpihan rudal di wilayah pusat Israel.
Melansir dari laporan media Israel, Emess, Selasa (10/3), serangan rudal menurut otoritas setempat melaporkan seorang pria berusia sekitar 40 tahun mengalami luka parah akibat serpihan rudal yang mengenai lehernya.
Korban langsung dilarikan ke rumah sakit Tel Aviv Sourasky Medical Center (Ichilov Hospital) untuk mendapatkan perawatan darurat.
Petugas medis menggambarkan kondisi korban cukup serius saat pertama ditemukan di lokasi kejadian.
![Potret Tel Aviv Luluh Lantak Dihujani Rudal Iran, Eks Tentara Israel: Netanyahu Penjahat! [@A_Ham96]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/10/60289-tel-aviv.jpg)
“Kami tiba di lokasi dan menemukan seorang pria sekitar 40 tahun dengan luka serius akibat serpihan rudal,” kata tim paramedis.
“Kami segera memberikan pertolongan pertama, menghentikan pendarahan, dan membawanya ke ruang trauma di rumah sakit Ichilov,” ujar petugas medis yang menangani korban.
Selain korban luka berat, lima orang lainnya juga mengalami cedera dengan tingkat berbeda. Mereka dibawa ke beberapa rumah sakit, termasuk Sheba Medical Center dan Rabin Medical Center, Beilinson Hospital.
Menurut laporan awal, serangan tersebut diduga menggunakan rudal tipe terfragmentasi yang pecah di udara dan menyebarkan serpihan ke berbagai lokasi. Hal inilah yang menyebabkan banyak titik jatuhnya pecahan rudal di wilayah pusat Israel.
Di beberapa lokasi lain, kerusakan properti juga dilaporkan cukup besar.
Layanan pemadam kebakaran Israel menyebut sebuah bangunan di distrik Dan runtuh, sementara serpihan rudal juga menghantam atap bangunan lain di kawasan pusat kota.
Di Bnei Brak, pemerintah kota melaporkan serpihan rudal merusak sejumlah kendaraan. Namun tidak ada korban jiwa atau kerusakan serius pada infrastruktur bangunan.
Polisi Israel bersama tim penjinak bom dan petugas penyelamat langsung mengamankan lokasi-lokasi jatuhnya serpihan rudal.
Mereka memperingatkan warga agar tidak mendekati sisa-sisa senjata yang masih berpotensi mengandung bahan peledak.
“Masyarakat diminta tidak menyentuh serpihan rudal atau bagian intersepsi apa pun dan memberi ruang bagi tim penyelamat untuk bekerja,” kata juru bicara kepolisian.
Kontributor: Adam Ali