Malam Mencekam di Utara Israel! Roket Hizbullah Hancurkan Bangunan, 5 Orang Jadi Korban

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2026 | 09:59 WIB
Malam Mencekam di Utara Israel! Roket Hizbullah Hancurkan Bangunan, 5 Orang Jadi Korban
Ilustrasi ledakan. Serangan gabungan dari Iran dan organisasi Hizbullah di wilayah Lebanon memicu kepanikan baru di kawasan Israel Utara. [BBC News Indonesia]
  • Serangan roket Hizbullah pada Kamis (12/3) di desa Bi'ina, Israel, langsung mengenai atap sebuah rumah.
  • Petugas berhasil mengevakuasi lima warga dari rumah yang rusak, dengan satu orang luka ringan dan sisanya trauma.
  • IRGC mengancam akan terus menyerang AS dan Israel hingga mereka menyerah sepenuhnya di Timur Tengah.

Suara.com - Serangan gabungan dari Iran dan organisasi Hizbullah di wilayah Lebanon memicu kepanikan baru di kawasan Israel Utara.

Sebuah rumah di desa Bi'ina, Israel, dekat Karmiel, Israel seperti dikutip dari laporan Channel 14 dilaporkan terkena hantaman langsung roket Hizbullah, Kamis (12/3) waktu setempat.

Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi warga. Sedikitnya lima orang berhasil diselamatkan dari bangunan yang rusak akibat ledakan.

Tim medis melaporkan satu orang mengalami luka ringan, sementara empat lainnya mengalami syok atau trauma. Seluruh korban langsung mendapatkan perawatan dari petugas darurat.

Komandan operasi pemadam kebakaran, Mordi Neuman, menjelaskan kondisi di lokasi serangan. “Ini adalah hantaman langsung di atap rumah satu lantai,” ujarnya dari lokasi kejadian.

Ia menambahkan petugas langsung melakukan pencarian korban yang mungkin terjebak di dalam bangunan.

“Petugas memutus sumber energi untuk mencegah kebakaran dan membantu para korban keluar dari rumah,” katanya.

Petugas medis juga menggambarkan situasi dramatis saat tiba di lokasi.

“Kami tiba dengan ambulans dan unit perawatan intensif ke bangunan yang rusak, penuh serpihan dan asap,” ujar paramedis senior David Basudo.

“Dua orang mengalami luka ringan, sementara beberapa lainnya mengalami trauma. Salah satu korban bahkan berjalan sendiri menuju tim medis bersama keluarganya,” katanya.

Militer Israel menyatakan tim penyelamat dari Israel Defense Forces bersama layanan darurat sedang menyisir beberapa lokasi lain di wilayah Galilea.

Sementara itu, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) atau Garda Revolusi Iran menegaskan akan terus menyerang pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah hingga ancaman perang terhadap Iran berakhir.

Garda elit Iran itu bahkan menyatakan hanya memikirkan satu tujuan, Amerika Serikat dan Israel menyerah total.

“Kami hanya memikirkan penyerahan total musuh,” kata IRGC dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui media mereka, Sepah News.

Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik regional antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RESMI! Dewan Keamanan PBB Minta Iran Stop Rudal Negara Sekutu AS-Israel di Timur Tengah

RESMI! Dewan Keamanan PBB Minta Iran Stop Rudal Negara Sekutu AS-Israel di Timur Tengah

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:38 WIB

Presiden Krosia Zoran Milanovic Sebut Israel Teroris, Kecam Serangan AS ke Iran

Presiden Krosia Zoran Milanovic Sebut Israel Teroris, Kecam Serangan AS ke Iran

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:33 WIB

Drone Iran Hantam Dubai Creek Harbour Saat Militer Israel Mulai Gempur Teheran Besar-besaran

Drone Iran Hantam Dubai Creek Harbour Saat Militer Israel Mulai Gempur Teheran Besar-besaran

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:24 WIB

Terkini

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB