Soroti Rencana Taklimat Prabowo, Pakar UGM Berikan Sejumlah Poin Penting untuk Disampaikan

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:04 WIB
Soroti Rencana Taklimat Prabowo, Pakar UGM Berikan Sejumlah Poin Penting untuk Disampaikan
Presiden Prabowo Subianto (Instagram/dpr_ri)
baca 10 detik
  • Pakar UGM, Poppy Sulistyaning Winanti, menyoroti rencana taklimat Presiden Prabowo terkait ketegangan geopolitik global.
  • Poppy menekankan substansi taklimat harus hasil kolaborasi kementerian, bukan pandangan personal presiden saja.
  • Publik menantikan penjelasan posisi Indonesia terhadap konflik Timur Tengah serta strategi mitigasi domestik.

Suara.com - Pakar Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM), Poppy Sulistyaning Winanti, memberikan sejumlah catatan penting tentang rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan menyampaikan taklimat untuk bangsa dalam waktu dekat.

Adapun Prabowo akan menyampaikan taklimat sebagai respons meningkatnya ketegangan geopolitik dan konflik bersenjata di berbagai kawasan, termasuk di Timur Tengah.

Poppy menjelaskan bahwa praktik penyampaian taklimat secara langsung kepada rakyat seharusnya menjadi agenda rutin dalam kepemimpinan nasional.

Menurutnya, tradisi ini bukan hal baru dilakukan oleh sejumlah pemimpin negara.

"Hal semacam ini bukan hal baru, beberapa pemimpin negara melakukan hal yang sama, seperti misalnya PM Singapura Lawrence Wong yang terbiasa memberi statement ke publik terkait arah kebijakan pemerintahnya," kata Poppy kepada Suara.com, Kamis (12/3/2026).

Taklimat ini dinilai dapat menjadi instrumen untuk membangun keterlibatan publik yang lebih dalam dan berkualitas terhadap setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah.

"Oleh karena itu, mestinya rencana taklimat ini bisa menjadi praktik yang seharusnya selalu dilakukan untuk membangun public engagement yang lebih bermakna," ungkapnya.

Kendati menyambut baik rencana tersebut, Poppy memberikan catatan kritis mengenai substansi pesan yang akan disampaikan.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam penyusunan isi taklimat. Sehingga kebijakan yang disampaikan tidak hanya mencerminkan pandangan pribadi presiden, melainkan hasil kajian yang komprehensif.

baca juga

"Secara substansi, isi taklimat mestinya merupakan hasil kolaborasi dengan pihak/kementerian terkait, terutama Kementerian Luar Negeri, agar tidak sekedar memperkuat kesan personalisasi kebijakan oleh presiden," tegasnya.

Selain koordinasi antar-kementerian, Poppy turut menyoroti situasi global yang kian memanas sebagai poin utama yang ditunggu oleh publik.

Ia berharap presiden dapat memberikan penjelasan yang gamblang mengenai posisi Indonesia di tengah konflik yang melibatkan aktor-aktor besar di Timur Tengah.

"Apa yang perlu disoroti tentunya penjelasan yang lugas terkait kondisi geopolitik akibat serangan AS-Israel ke Iran dan dampaknya bagi Indonesia," ujarnya.

"Posisi Indonesia dalam agresi tersebut mestinya juga bisa dijelaskan ke publik," katanya menambahkan.

Lebih lanjut, ditambahkan Poppy bahwa taklimat tersebut tidak boleh berhenti pada penjelasan situasi geopolitik semata.

Pemerintah dinilai perlu memaparkan strategi nyata dalam melindungi stabilitas dalam negeri dari guncangan global. Terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

"Yang tidak kalah pentingnya tentunya adalah apa langkah mitigasi yang akan diambil pemerintah merespons kondisi, dinamika geopolitik tersebut. Terutama bagi ketahanan ekonomi, pangan, pasokan energi domestik, dan lain-lain," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Musik Nasional, Akademisi UGM Ingatkan Ancaman AI dan Masalah Royalti Musisi-Pencipta Lagu

Hari Musik Nasional, Akademisi UGM Ingatkan Ancaman AI dan Masalah Royalti Musisi-Pencipta Lagu

News | Senin, 09 Maret 2026 | 10:45 WIB

Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru

Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 10:54 WIB

Tim UGM Temukan Penyakit Kulit dan Diare Dominasi Korban Bencana Sumatra

Tim UGM Temukan Penyakit Kulit dan Diare Dominasi Korban Bencana Sumatra

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:24 WIB

Soroti Penangkapan Massal, Mahfud MD Minta Penahanan Ribuan Demonstran Dievaluasi

Soroti Penangkapan Massal, Mahfud MD Minta Penahanan Ribuan Demonstran Dievaluasi

News | Senin, 22 Desember 2025 | 16:40 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Diskusi Panel: Perkuat Transparansi Pengelolaan Dana Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Diskusi Panel: Perkuat Transparansi Pengelolaan Dana Jaminan Sosial

News | Jum'at, 14 November 2025 | 11:06 WIB

Terkini

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB