-
Kapal induk USS Gerald R. Ford terbakar di ruang cuci namun tetap beroperasi penuh.
-
Dua kru kapal mengalami luka-luka akibat insiden teknis di tengah konflik Laut Merah.
-
Pesawat KC-135 milik AS jatuh di Irak saat menjalankan misi Operasi Epic Fury.
Dalam menjalankan tugasnya, USS Gerald R. Ford tidak sendirian melintasi perairan yang penuh dengan risiko tersebut.
Kapal raksasa ini dikawal ketat oleh tiga kapal perusak yakni USS Mahan, USS Bainbridge, dan USS Winston S. Churchill.
Berdasarkan data USNI News, formasi tempur ini terpantau berada di lepas pantai Al Wajh, Arab Saudi.
Kehadiran unit ini bertujuan memperkuat armada USS Abraham Lincoln yang sudah bersiaga lebih dulu sejak awal tahun.
Pengerahan kekuatan besar-besaran ini menunjukkan betapa seriusnya komitmen militer AS dalam menghadapi dinamika geopolitik saat ini.
Namun, masalah militer Amerika tidak berhenti pada insiden kebakaran di kapal induk kelas dunia tersebut saja.
Sebuah pesawat pengisian bahan bakar jenis KC-135 dilaporkan menghilang secara misterius saat melintasi wilayah udara Irak.
Insiden udara ini menambah panjang daftar kecelakaan alutsista Amerika Serikat di tengah masa peperangan aktif.
Satu pesawat dilaporkan jatuh di daratan Irak, sementara rekan terbangnya berhasil melakukan pendaratan darurat dengan selamat.
Baca Juga: Diisukan Tewas, Benjamin Netanyahu Akhirnya Muncul ke Publik Langsung Ancam Mojtaba Khamenei
Tim pencari dan penyelamat telah dikerahkan ke lokasi jatuhnya pesawat untuk mengevakuasi kru yang bertugas.
Konflik bersenjata antara koalisi AS-Israel melawan Iran sendiri telah pecah sejak akhir Februari tahun ini.
Dampak dari peperangan ini telah merenggut ribuan nyawa dan memicu krisis energi di berbagai belahan dunia.
Presiden Donald Trump memprediksi perdamaian akan segera tercapai, namun pihak Iran menegaskan komitmen mereka untuk terus melawan.