Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:03 WIB
Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas
Dua pemimpin yang jadi pelopor serangan brutal kepada Iran, Donald Trump dan Benjamin Netanyhau tengah dihadapkan masalah pelik di dalam negeri. [White House]
  • Serangan rudal dari Iran mengguncang Israel utara pada Jumat (13/3/2026), mengakibatkan 33 korban luka dan kerusakan properti.
  • Militer Israel mencatat dua gelombang serangan hebat dan kemudian mengeluarkan peringatan evakuasi bagi penduduk beberapa wilayah di selatan Beirut.
  • Purnawirawan AS Lawrence Wilkerson mengkritik tujuan strategis dan biaya perang AS, menyebut tindakan militer melanggar hukum internasional.

Suara.com - Serangan rudal intensif kembali mengguncang wilayah utara Israel pada Jumat (13/3/2026).

Serangan yang diluncurkan dari Iran tersebut memicu sirine peringatan di berbagai titik, disusul oleh suara ledakan keras di langit saat sistem pertahanan udara berupaya mencegat proyektil-proyektil yang masuk.

Layanan medis darurat nasional Israel, Magen David Adom, melaporkan sebanyak 33 orang menjadi korban dalam peristiwa ini.

Dilansir via Al Jazeera. mayoritas korban mengalami luka ringan. Namun, seorang wanita berusia 35 tahun di kota Zarzir dilaporkan menderita luka sedang akibat terkena serpihan rudal di bagian punggungnya.

Selain korban jiwa, beberapa unit rumah warga dikabarkan mengalami kerusakan material akibat hantaman proyektil.

Militer Israel mencatat bahwa terdapat dua gelombang serangan rudal hebat dalam rentang waktu 30 menit.

Militer Israel mengeluarkan instruksi mendesak bagi warga untuk segera mencari perlindungan di bunker atau ruang aman.

Di sisi lain, juru bicara militer Israel mengeluarkan "peringatan mendesak" bagi penduduk di pinggiran selatan Beirut, Lebanon.

Warga di kawasan Haret Hreik, Ghobeiry, Laylaki, Hadath, Bourj el-Barajneh, Tahwitat al-Ghadir, dan Chiyah diperintahkan untuk segera mengevakuasi diri karena wilayah tersebut ditetapkan sebagai target aksi militer Israel mendatang.

Di tengah eskalasi militer, tekanan domestik di Amerika Serikat justru meningkat.

Purnawirawan Kolonel Angkatan Darat AS, Lawrence Wilkerson, melontarkan kritik keras terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump.

Wilkerson menyoroti ketidakjelasan tujuan strategis dalam keterlibatan AS di perang ini.

"Mendengarkan pernyataan Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, kita sama sekali tidak tahu apa sebenarnya tujuan perang ini. Sebagai seorang profesional militer, saya sangat menentang hal tersebut," tegas Wilkerson dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera.

Wilkerson juga menyoroti biaya perang yang sangat fantastis dan membebani utang nasional AS. Ia bahkan dengan berani menyebut bahwa tindakan militer yang dilakukan telah melanggar hukum internasional.

"Lihatlah kejahatan perang yang telah kita lakukan: serangan terhadap sekolah, rumah sakit, hingga fasilitas minyak di dekat Teheran, itu semua adalah kejahatan," ujar Wilkerson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suplai Minyak AS Terancam? Trump: Kapal Minyak Harus Punya Nyali, Terjang Selat Hormuz!

Suplai Minyak AS Terancam? Trump: Kapal Minyak Harus Punya Nyali, Terjang Selat Hormuz!

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:48 WIB

Daftar Negara Korban Jalur Neraka Selat Hormuz, Bikin Ekonomi Kacau Imbas Perang Iran

Daftar Negara Korban Jalur Neraka Selat Hormuz, Bikin Ekonomi Kacau Imbas Perang Iran

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:46 WIB

3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran

3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:16 WIB

Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang

Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:13 WIB

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:07 WIB

Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang

Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:07 WIB

Terkini

Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!

Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!

News | Senin, 27 April 2026 | 21:46 WIB

Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji

Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 21:36 WIB

Evaluasi Pengentasan & Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Menteri Rini: Akselerasi Dukungan PANRB

Evaluasi Pengentasan & Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Menteri Rini: Akselerasi Dukungan PANRB

News | Senin, 27 April 2026 | 21:18 WIB

Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual

Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual

News | Senin, 27 April 2026 | 21:12 WIB

Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong

Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong

News | Senin, 27 April 2026 | 21:02 WIB

Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI

Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI

News | Senin, 27 April 2026 | 20:52 WIB

Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin

Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin

News | Senin, 27 April 2026 | 20:36 WIB

Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional

Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional

News | Senin, 27 April 2026 | 20:23 WIB

Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?

Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?

News | Senin, 27 April 2026 | 20:19 WIB

Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden

Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden

News | Senin, 27 April 2026 | 19:59 WIB