Iran Minta Negara Lewat Selat Hormuz Bayar Pakai Mata Uang China

Minggu, 15 Maret 2026 | 10:18 WIB
Iran Minta Negara Lewat Selat Hormuz Bayar Pakai Mata Uang China
Selat Hormuz
Baca 10 detik
  • Iran berencana mewajibkan penggunaan Yuan China untuk kapal tanker yang melewati Selat Hormuz.

  • Harga minyak dunia melonjak drastis hingga US$100 per barel akibat ketegangan di Timur Tengah.

  • Stok rudal pencegat Israel dilaporkan menipis kritis di tengah gempuran misil klaster Iran.

Di sisi lain, sekutu utama Amerika Serikat, yakni Israel, dilaporkan tengah menghadapi kendala serius pada sistem pertahanannya.

Militer Israel atau IDF dikabarkan mulai kehabisan stok rudal pencegat yang sangat dibutuhkan untuk menghalau serangan balistik.

Seorang pejabat tinggi dari Washington mengungkapkan bahwa Tel Aviv telah melaporkan kondisi krisis persediaan senjata tersebut pekan ini.

"Ini sesuatu yang sudah kami perkirakan sebelumnya," kata pejabat tersebut kepada Semafor, Minggu (15/3).

Pihak Amerika Serikat sebenarnya sudah memantau menipisnya cadangan senjata Israel ini sejak beberapa bulan yang lalu.

Faktanya, Israel memulai konfrontasi ini dengan kondisi gudang senjata yang memang tidak dalam keadaan terisi penuh.

Banyak cadangan rudal pencegat yang sudah terkuras habis saat menghadapi rentetan serangan pada musim panas tahun lalu.

Meskipun stok domestik Amerika dinyatakan aman, namun belum ada kepastian mengenai rencana penjualan tambahan ke pihak Israel.

Langkah pengiriman bantuan senjata dikhawatirkan akan mengganggu kesiapan tempur dan stok nasional milik Amerika Serikat sendiri.

Baca Juga: Tanda-tanda Perang AS - Israel vs Iran Berakhir versi Donald Trump

Lembaga CSIS mencatat bahwa Amerika telah meluncurkan lebih dari 150 rudal pencegat dari sistem THAAD selama perang berlangsung.

Jumlah tersebut setara dengan seperempat dari total seluruh persediaan rudal pertahanan yang dimiliki oleh Pentagon saat itu.

Bahkan penggunaan sistem Patriot dalam lima hari pertama perang telah menelan biaya fantastis mencapai angka Rp40,7 triliun.

Guna mengatasi kelangkaan ini, Pentagon dilaporkan telah menginstruksikan percepatan produksi massal untuk komponen sistem pertahanan udara THAAD.

Tekanan terhadap Israel semakin berat setelah Iran mulai menggunakan teknologi munisi klaster pada hulu ledak misil jarak jauh mereka.

Penggunaan bomblets dalam jumlah banyak dari satu rudal utama memaksa sistem pertahanan bekerja jauh lebih keras dari biasanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI