Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:23 WIB
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
Benjamin Netanyahu (IG)
  • IRGC luncurkan rudal dan drone canggih hantam tiga pangkalan udara militer Amerika Serikat.

  • Donald Trump ragukan kondisi Mojtaba Khamenei dan beri syarat nuklir untuk kesepakatan damai.

  • Israel bantah isu kematian Netanyahu dan pastikan sang Perdana Menteri dalam kondisi aman.

Ancaman tersebut memicu spekulasi liar mengenai keselamatan Benjamin Netanyahu di berbagai platform media sosial dunia.

Beberapa laporan awal menyebutkan adanya korban luka ringan di wilayah Holon akibat sisa hantaman rudal.

Pihak otoritas medis di Israel bagian tengah mengonfirmasi dua orang terdampak langsung oleh ledakan proyektil.

Kantor Perdana Menteri Israel segera bergerak cepat guna memadamkan rumor pembunuhan yang beredar di masyarakat.

Pihak otoritas menegaskan bahwa kabar tersebut adalah berita bohong (fake news) dan memastikan sang Perdana Menteri dalam kondisi "baik-baik saja".

Konflik ini sebenarnya mulai memuncak sejak operasi gabungan antara Israel dan Amerika pada Februari lalu.

Insiden berdarah tersebut dilaporkan telah merenggut nyawa sedikitnya seribu tiga ratus orang di pihak Iran.

Kehilangan paling besar bagi Teheran adalah gugurnya Pemimpin Tertinggi mereka yakni Ayatollah Ali Khamenei saat itu.

Sejak momen kelam itu, gelombang pembalasan dari Iran terus menyasar negara tetangga yang menampung militer.

Wilayah Yordania hingga negara-negara di Teluk kini berada dalam zona merah peperangan yang terus meluas.

Kondisi infrastruktur yang hancur mulai mengganggu stabilitas pasar ekonomi dunia dan rute penerbangan komersial internasional.

Di tengah kekacauan ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan klaim mengejutkan mengenai adanya komunikasi rahasia.

Trump menyatakan bahwa pihak Iran sebenarnya telah mencoba menghubunginya guna membahas kesepakatan untuk perdamaian dunia.

Namun hingga saat ini, belum ada kata sepakat yang tercapai karena syarat yang diajukan dianggap berat.

Trump mengatakan setiap kesepakatan yang mungkin tercapai harus mencakup syarat agar Iran menghentikan ambisi pengembangan senjata nuklirnya.

Fokus perhatian Donald Trump kini tertuju pada sosok Mojtaba Khamenei yang disebut sebagai suksesor pemimpin tertinggi.

Terdapat ketidakpastian mengenai status keberadaan maupun kesehatan dari pemimpin baru Iran tersebut di mata dunia.

Trump mengaku tidak mengetahui apakah Mojtaba masih hidup atau tidak.

Hal ini didasari pada fakta bahwa Mojtaba belum pernah menampakkan diri di depan publik secara langsung.

Sebab, sejak menjabat, ia belum terlihat atau terdengar secara langsung di publik.

Trump mengamati bahwa setiap instruksi resmi yang keluar dari Teheran tidak disampaikan secara verbal olehnya.

Meskipun demikian, Amerika Serikat terus memperkuat tekanan militer mereka terhadap seluruh kemampuan persenjataan milik Iran.

Gedung Putih mengklaim telah berhasil melumpuhkan kapasitas produksi rudal serta drone milik negara para mullah.

Prediksi intelijen Amerika menyebutkan bahwa fasilitas produksi tersebut akan rata dengan tanah dalam waktu dekat.

Menurut Trump, bahkan ketika Mojtaba mengeluarkan pernyataan resmi, pernyataan tersebut tidak disampaikan langsung olehnya.

Upaya pelemahan kekuatan angkatan laut Iran juga menjadi prioritas utama bagi militer Amerika Serikat sekarang.

Trump mengklaim pasukannya telah memberikan dampak destruktif pada armada laut Iran di wilayah perairan internasional.

Pusat aktivitas di Selat Hormuz kini menjadi titik pantauan paling ketat untuk mencegah gangguan distribusi minyak.

Kendati kekuatan lautnya ditekan, Trump menyadari bahwa ancaman rudal udara Iran masih sangat berbahaya sekali.

Ia mengakui langkah tersebut tidak sepenuhnya menghentikan Iran meluncurkan serangan menggunakan rudal dan drone.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap Trump Boncos Lagi, Iran Mau Hancurkan Perusahaan Amerika Serikat di Timur Tengah

Siap-siap Trump Boncos Lagi, Iran Mau Hancurkan Perusahaan Amerika Serikat di Timur Tengah

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 11:43 WIB

Film A Separation: Hadirkan Drama Perceraian dan Dilema Etis yang Tajam!

Film A Separation: Hadirkan Drama Perceraian dan Dilema Etis yang Tajam!

Your Say | Minggu, 15 Maret 2026 | 11:45 WIB

Habis Isu Meninggal, Kini Viral Video Benjamin Netanyahu Punya 6 Jari

Habis Isu Meninggal, Kini Viral Video Benjamin Netanyahu Punya 6 Jari

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 11:09 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB