Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:05 WIB
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
Pulau Kharg Iran (google maps)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat menyerang fasilitas militer Pulau Kharg yang menjadi pusat ekspor minyak Iran.

  • Donald Trump mengancam menghancurkan infrastruktur energi jika Iran terus memblokir Selat Hormuz.

  • Kerusakan Pulau Kharg berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia yang tidak terkendali.

Donald Trump mengklaim bahwa operasi militer yang dijalankannya telah berhasil melumpuhkan banyak aset strategis milik lawan di sana.

Rekaman video menunjukkan kerusakan parah pada area landasan pacu bandara serta gedung-gedung pendukung militer lainnya di pulau.

Pihak Pentagon menyatakan bahwa sasaran utama mereka adalah bunker penyimpanan rudal dan lokasi penimbunan ranjau laut milik Iran.

Setidaknya terdapat lima belas titik ledakan yang terkonfirmasi menghantam daratan pulau yang menjadi tumpuan hidup warga setempat itu.

Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk memberikan tekanan psikologis sekaligus peringatan fisik terhadap kebijakan luar negeri Iran.

Seorang mantan Brigjen Angkatan Darat AS, Mark Kimmitt memberikan pandangannya mengenai eskalasi yang sedang terjadi di wilayah konflik tersebut.

Kimmitt menilai bahwa Amerika Serikat saat ini sedang menyandera posisi strategis pulau tersebut demi kepentingan navigasi internasional.

Jika infrastruktur minyak benar-benar diledakkan, maka Iran diprediksi akan melakukan pembalasan ke seluruh fasilitas energi di Timur Tengah.

Kerusakan pada terminal minyak di Pulau Kharg akan menjadi bencana jangka panjang yang sulit untuk diperbaiki oleh Iran.

baca juga

Analis energi dari Kpler, Muyu Xu, menyoroti posisi China sebagai konsumen terbesar yang akan terkena imbas langsung.

Keterbatasan teknologi serta sanksi internasional yang masih berlaku menjadi penghalang utama bagi Iran untuk melakukan rekonstruksi cepat.

Kondisi ini membuat posisi Iran semakin terjepit di tengah tekanan militer dan isolasi ekonomi yang kian mengetat.

Dunia kini menanti langkah selanjutnya dari kedua belah pihak yang sedang bertikai di kawasan Teluk Persia tersebut.

Kehancuran Pulau Kharg bukan hanya masalah bagi Iran, tetapi juga ancaman serius bagi stabilitas pasokan energi dunia.

Ketidakpastian ini telah memicu kekhawatiran para pelaku pasar mengenai masa depan harga bahan bakar di tingkat internasional.

Diplomasi internasional diharapkan mampu meredam amarah kedua negara sebelum kerusakan permanen terjadi pada infrastruktur energi yang vital.

Hingga saat ini, penjagaan di sekitar Pulau Kharg semakin diperketat guna mengantisipasi serangan susulan yang mungkin terjadi kapan saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya

Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 13:23 WIB

Siap-siap Trump Boncos Lagi, Iran Mau Hancurkan Perusahaan Amerika Serikat di Timur Tengah

Siap-siap Trump Boncos Lagi, Iran Mau Hancurkan Perusahaan Amerika Serikat di Timur Tengah

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 11:43 WIB

Film A Separation: Hadirkan Drama Perceraian dan Dilema Etis yang Tajam!

Film A Separation: Hadirkan Drama Perceraian dan Dilema Etis yang Tajam!

Your Say | Minggu, 15 Maret 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:40 WIB

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:38 WIB

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:35 WIB

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

×