TAUD Desak Polisi Lacak Pembuat Foto AI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Senin, 16 Maret 2026 | 17:09 WIB
TAUD Desak Polisi Lacak Pembuat Foto AI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram ari keras oleh orang tidak dikenal. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Foto terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus diduga kuat hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) oleh pelaku.
  • TAUD mendorong kepolisian melacak penyebar pertama foto AI sebagai bukti tambahan untuk mencari pelaku sebenarnya.
  • Insiden penyerangan terjadi pada Kamis malam (12/3/2026) di Cikini melibatkan empat orang terencana dan terencana.

Suara.com - Teka-teki pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, memasuki babak baru yang membingungkan. Muncul dugaan kuat bahwa foto terduga pelaku yang sempat viral di media sosial hanyalah rekayasa teknologi Artificial Intelligence (AI).

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) pun angkat bicara menanggapi klaim tersebut. Jika benar foto itu adalah produk AI, maka gambar tersebut tidak dapat dijadikan barang bukti hukum karena validitasnya yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Perwakilan TAUD, Airlangga Julio, mengungkapkan kekhawatirannya. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, ada kemungkinan foto AI tersebut sengaja diciptakan dan disebar oleh pelaku sendiri sebagai strategi counter-insurgency digital untuk mengaburkan informasi.

Alih-alih membiarkannya menguap, Airlangga justru mendesak pihak berwenang untuk melakukan investigasi mendalam terhadap asal-usul konten tersebut.

“Nah, kami juga mendorong ke kepolisian kalau memang dapat kesimpulan seperti itu dilacak sampai kepada siapa pihak pertama yang merekayasa foto tersebut dan itu dijadikan bukti tambahan untuk mencari pelaku, seperti itu,” tegas Airlangga di Kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).

Himbauan Stop Sebar Foto Hoaks

Senada dengan Airlangga, Fadhil Alfathan yang juga perwakilan TAUD, meminta masyarakat untuk lebih bijak dan berhenti menyebarluaskan foto hasil kecerdasan buatan tersebut. Ketidakpastian kebenaran foto itu justru berisiko memperkeruh proses pencarian keadilan.

Sebagai gantinya, TAUD membuka pintu bagi siapa saja yang memiliki bukti otentik terkait insiden berdarah tersebut.

“Kami juga menghimbau jika ada yang memiliki dokumentasi atau pun informasi berkaitan dengan peristiwa tersebut bisa menyampaikannya langsung kepada Tim Advokasi untuk Demokrasi,” ujar Fadhil.

baca juga
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal. (Ist)
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal. (Ist)

Kronologi Tragedi Cikini

Kasus ini bermula dari serangan keji yang menimpa Andrie Yunus oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Akibat penyiraman air keras tersebut, Andrie menderita luka bakar serius, terutama di area mata kanan.

Peristiwa naas itu terjadi usai Andrie meninggalkan Kantor YLBHI setelah mengisi siaran podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” pada Kamis malam (12/3/2026), sekitar pukul 23.00 WIB.

Penyelidikan kepolisian sejauh ini menunjukkan bahwa aksi tersebut bukan dilakukan secara tunggal, melainkan terencana dan melibatkan empat orang.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa pergerakan para pelaku sempat terekam kamera pengawas (CCTV).

"Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini," ungkap Iman dalam konferensi pers, Senin.

Kini, fokus utama tidak hanya tertuju pada penangkapan eksekutor di lapangan, tetapi juga mengungkap siapa 'sutradara' di balik rekayasa informasi digital yang berusaha menghalangi proses hukum ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ungkap Rute Pelarian Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Polisi Ungkap Rute Pelarian Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

News | Senin, 16 Maret 2026 | 17:04 WIB

Polisi Uji Helm dan Botol Air Keras di Kasus Andrie Yunus, Cari Sidik Jari Pelaku

Polisi Uji Helm dan Botol Air Keras di Kasus Andrie Yunus, Cari Sidik Jari Pelaku

News | Senin, 16 Maret 2026 | 16:39 WIB

Dari Munir hingga Andrie Yunus, Ini Deretan Teror terhadap Aktivis di Indonesia

Dari Munir hingga Andrie Yunus, Ini Deretan Teror terhadap Aktivis di Indonesia

News | Senin, 16 Maret 2026 | 16:35 WIB

Usut Teror Air Keras Andrie Yunus, TAUD Desak Presiden Prabowo Bentuk Tim Investigasi Independen

Usut Teror Air Keras Andrie Yunus, TAUD Desak Presiden Prabowo Bentuk Tim Investigasi Independen

News | Senin, 16 Maret 2026 | 16:24 WIB

Jangan Sampai Terlambat, Ini 6 Langkah Cepat Pertolongan Pertama Saat Terkena Air Keras

Jangan Sampai Terlambat, Ini 6 Langkah Cepat Pertolongan Pertama Saat Terkena Air Keras

News | Senin, 16 Maret 2026 | 16:19 WIB

Terkini

Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan

Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:35 WIB

Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027

Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:33 WIB

Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya

Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:33 WIB

Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan

Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:32 WIB

Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!

Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:29 WIB

PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah

PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:27 WIB

Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan

Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26 WIB

Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan

Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:25 WIB

Sudah 26 Tahun Tak Berubah, Mendagri Beri Lampu Hijau Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Sudah 26 Tahun Tak Berubah, Mendagri Beri Lampu Hijau Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:25 WIB

Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan

Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:21 WIB

×