- Presiden AS Donald Trump mengklaim memiliki hak menaklukkan Kuba di Gedung Putih, menegaskan sikapnya tanpa ragu.
- Pernyataan ini muncul setelah AS menetapkan darurat nasional Kuba, memperketat tekanan ekonomi melalui ancaman tarif minyak.
- Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel meninjau kesiapan militer dan menegaskan pertahanan total negara terhadap potensi agresi asing.
Sementara itu, pejabat militer seperti Álvaro López Miera dan Lazaro Álvarez Casas turut memberikan laporan strategis.
“Sinergi ini penting untuk memastikan pertahanan negara tetap solid,” kata salah satu perwira tinggi.
Sebelumnya, Presiden Díaz-Canel sempat menyampaikan pernyataan resmi dari Istana Revolusi terkait situasi nasional terkini.
Ia didampingi Perdana Menteri Manuel Marrero Cruz serta sejumlah pejabat tinggi negara.
Dalam kesempatan itu, Presiden Kuba menegaskan koordinasi erat antara pemerintah sipil dan militer dalam menjaga stabilitas nasional dan agresi pihak luar, seperti Amerika Serikat.
Kontributor: M.Faqih