- Pemprov DKI Jakarta memberangkatkan 689 warga Kepulauan Seribu melalui Mudik Gratis Angkutan Laut, Rabu (18/3/2026).
- Program ini mengatasi kendala mobilitas warga kepulauan yang kesulitan pulang kampung karena keterbatasan armada reguler.
- Sebanyak 11 kapal digunakan untuk menjamin transportasi yang setara, aman, serta mengutamakan kelaikan sarana pelayaran.
Suara.com - Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmen nyata dalam menghapus kesenjangan akses transportasi bagi warga yang bermukim di wilayah perairan utara ibu kota.
Melalui program Mudik Gratis Angkutan Laut, sebanyak 689 warga diberangkatkan dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara menuju kampung halaman mereka di Kepulauan Seribu, Rabu (18/3/2026).
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menyatakan bahwa program ini bertujuan memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan hak transportasi yang setara dan aman.
“Kegiatan mudik gratis angkutan laut ini merupakan lanjutan dari program mudik gratis yang telah dilaksanakan sebelumnya melalui angkutan darat,” ungkap Uus, mengutip laman resmi pemerintah daerah.
Meskipun jarak antara daratan Jakarta dan Kepulauan Seribu tidak terpaut jauh, keterbatasan armada reguler sering kali menjadi ganjalan bagi warga untuk bisa pulang secara rutin.
Uus mengungkapkan temuan menyentuh di lapangan mengenai kerinduan warga kepulauan yang tertahan selama bertahun-tahun akibat kendala mobilitas.
“Tadi kami mendapatkan informasi, ada warga yang sudah satu hingga dua tahun tidak pulang,” bebernya.
Sebanyak 11 unit kapal dikerahkan sebagai armada utama guna melayani distribusi ratusan pemudik menuju 10 pulau berbeda di wilayah Kepulauan Seribu.
Uus juga menegaskan bahwa seluruh peserta yang berangkat telah melewati kurasi ketat guna menjamin ketertiban selama di atas kapal.
Selain aspek sosial, Pemprov DKI memberikan atensi khusus pada kelaikan sarana pelayaran demi menghindari risiko kecelakaan di laut.
“Kami mengingatkan seluruh awak kapal agar selalu mengutamakan keselamatan dan memastikan seluruh peralatan siap digunakan,” tegas Uus.
Melalui inisiatif ini, Pemprov DKI Jakarta berupaya membuktikan bahwa kehadiran negara dan layanan publik yang berkualitas harus dirasakan hingga ke ujung pulau.
“Pemprov DKI terus melakukan upaya yang terbaik dalam memberikan layanan kepada masyarakat, terutama pada saat Lebaran dan mudik,” pungkas Uus.