Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

M Nurhadi

Senin, 23 Maret 2026 | 07:11 WIB
Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi
Serangan rudal Iran ke pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Samudra Hindia memicu kekhawatiran baru tentang kemampuan jarak jauh rudal milik Teheran. [Tangkap layar X]

Suara.com - Pemerintah Inggris melayangkan kecaman keras terhadap apa yang mereka sebut sebagai "ancaman sembrono Iran" menyusul laporan adanya serangan rudal yang menargetkan pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Diego Garcia, Samudera Hindia

. Insiden ini menandai titik balik berbahaya dalam eskalasi militer yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Meskipun laporan media AS menyebutkan adanya dua rudal balistik yang menyasar pangkalan tersebut antara Kamis malam dan Jumat pagi, Teheran secara resmi membantah keterlibatan mereka.

Hingga kini, pihak Washington belum memberikan komentar resmi terkait serangan di pangkalan yang berjarak 4.000 km dari wilayah Iran tersebut.

Spekulasi Jangkauan Rudal: Ancaman Baru bagi Eropa?

Laporan dari The Wall Street Journal dan CNN menyebutkan bahwa salah satu rudal gagal dalam penerbangan, sementara satu lainnya berhasil dijatuhkan oleh sistem pencegat dari kapal perang AS. Namun, yang menjadi sorotan dunia adalah jarak tempuh rudal tersebut.

Muhanad Seloom, pengamat dari Doha Institute for Graduate Studies, menjelaskan kepada Al Jazeera bahwa jika benar rudal tersebut berasal dari Iran, maka peta kekuatan militer global telah berubah.

"Selama ini Iran dilaporkan hanya memiliki rudal dengan jangkauan 2.000 km. Jika mereka mampu menghantam Diego Garcia yang berjarak 4.000 km, itu artinya London, Berlin, Paris, dan Roma kini berada dalam jangkauan langsung serangan mereka," ungkapnya.

Di sisi lain, pejabat senior Iran menegaskan bahwa mereka sengaja membatasi jangkauan rudal di bawah 2.000 km agar tidak dianggap sebagai ancaman global, sebuah klaim yang juga sempat ditegaskan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi pada awal Maret 2026.

baca juga

Respons Keras Inggris dan Manuver Israel

Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, mengutuk serangan tersebut namun tetap menegaskan bahwa Inggris tidak ingin terseret lebih jauh dalam aksi ofensif.

"Jet tempur RAF dan aset militer kami dikerahkan semata-mata untuk melindungi personel di kawasan tersebut. Tindakan di Selat Hormuz adalah bentuk pertahanan diri kolektif," tegas Cooper.

Sementara itu, Kepala Militer Israel, Eyal Zamir, secara terbuka menuduh Iran menggunakan rudal balistik antarbenua dua tahap. Israel bahkan nampak menyudutkan Iran dengan tuduhan incar Eropa.

"Rudal ini tidak ditujukan untuk Israel, melainkan untuk mengancam ibu kota Eropa," klaim Zamir dalam sebuah pernyataan video.

Konteks Perang: Nuklir, Sanksi, dan Pelanggaran Piagam PBB

Perang yang dimulai pada 28 Februari 2026 ini awalnya diluncurkan AS dan Israel dengan dalih melumpuhkan program nuklir Iran. Meski demikian, badan pengawas nuklir PBB dan intelijen AS sempat menyatakan bahwa Iran tidak berada di ambang pembuatan bom nuklir sebelum serangan dimulai.

Beberapa poin penting terkait situasi terkini meliputi:

Krisis Energi: Pemblokiran Selat Hormuz oleh Teheran telah memicu lonjakan harga minyak dunia.

Geopolitik Diego Garcia: Pangkalan ini merupakan objek sengketa kedaulatan antara Inggris dan Mauritius, yang kini semakin krusial sebagai pusat operasi militer AS.

Pelanggaran Hukum: Sejumlah pakar hukum internasional menilai agresi ini melanggar Piagam PBB, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terus mendapat tekanan internasional terkait tuduhan kejahatan perang di Gaza.

Analis militer Elijah Magnier menilai serangan ke target yang jauh seperti Diego Garcia adalah sinyal bahwa Iran mencoba mengubah "persamaan biaya" dalam perang ini.

"Iran tidak mencoba memenangkan perang konvensional karena AS jauh lebih kuat. Mereka mencoba menunjukkan bahwa melanjutkan perang ini akan mendatangkan risiko dan biaya yang sangat tinggi bagi Barat," jelas Magnier.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:01 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:38 WIB

Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?

Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:36 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×