Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB
Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok
Jet tempur F-15
baca 10 detik
  • Militer Iran mengklaim telah menembak jatuh jet F-15 Amerika Serikat di Pulau Hormuz.

  • Israel melaporkan 400 rudal Iran menyerang, menyebabkan 180 orang terluka dan ribuan mengungsi.

  • Palang Merah Iran mencatat 81.000 bangunan rusak akibat serangan udara gabungan AS-Israel.

Suara.com - Ketegangan militer di kawasan Teluk mencapai titik didih baru setelah laporan pencegatan pesawat tempur asing muncul.

Tentara Nasional Iran mengonfirmasi bahwa mereka telah melakukan tindakan tegas terhadap armada udara Amerika Serikat.

Insiden ini menambah daftar panjang konfrontasi langsung dalam pusaran konflik segitiga antara Iran, AS, dan Israel.

Berdasarkan laporan media pemerintah IRIB, pencegatan jet F-15 ini terjadi di wilayah strategis perairan selatan.

Laporan tersebut merinci bahwa unit pertahanan udara Iran berhasil mengunci target yang melanggar batas wilayah kedaulatan.

Lokasi spesifik insiden ini dilaporkan berada di lepas pantai yang berdekatan dengan wilayah Pulau Hormuz.

“Satu jet tempur F-15 dicegat di lepas pantai selatan negara itu dekat pulau Hormuz, setelah itu dihantam oleh rudal permukaan-ke-udara dari sistem pertahanan udara tentara Iran,” kata laporan itu.

Keberhasilan operasional ini menunjukkan kesiagaan penuh sistem persenjataan darat ke udara milik Teheran dalam menjaga wilayahnya.

Hingga saat ini, otoritas militer di Teheran masih memantau perkembangan situasi di lapangan pasca ledakan tersebut.

baca juga

Militer Iran mengatakan sedang menyelidiki nasib jet tempur tersebut.

Di sisi lain, militer Israel juga memberikan pernyataan resmi mengenai intensitas serangan udara yang mereka terima.

Data terbaru menunjukkan bahwa ratusan proyektil jarak jauh telah diluncurkan ke arah pusat populasi di Israel.

Meskipun intensitas serangan sangat tinggi, sistem pertahanan Iron Dome dan sekutunya diklaim tetap bekerja efektif.

“Iran telah menembakkan lebih dari 400 rudal balistik. Kami memiliki tingkat pencegatan yang tinggi. Kami memiliki tingkat keberhasilan pencegatan sekitar 92 persen,” kata juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Nadav Shoshani kepada wartawan.

Persentase keberhasilan tersebut diklaim sebagai bukti ketangguhan teknologi pertahanan udara yang dimiliki oleh Tel Aviv.

Walaupun mayoritas rudal berhasil dihancurkan di udara, beberapa ledakan tetap terjadi di kawasan pemukiman warga sipil.

Dua kota di bagian selatan Israel menjadi titik utama jatuhnya material peledak yang memicu kepanikan luar biasa.

Akibat ledakan tersebut, fasilitas medis di wilayah selatan dipenuhi oleh warga yang membutuhkan bantuan darurat segera.

Tercatat sekitar 180 penduduk dari kota Arad dan Dimona harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Kondisi ini memicu gelombang pengungsian besar-besaran karena warga merasa tidak lagi aman berada di dalam rumah.

Kementerian Kesejahteraan dan Jaminan Sosial Israel terus melakukan pendataan terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal mereka.

Ribuan orang kini bergantung pada bantuan pemerintah setelah hunian mereka terdampak langsung oleh serangan balistik tersebut.

Sekitar 2.700 orang dilaporkan telah meninggalkan kediaman mereka untuk mencari perlindungan di lokasi yang lebih aman.

Dari total pengungsi tersebut, 1.000 orang di antaranya berasal dari kawasan terdampak paling parah yakni Arad dan Dimona.

Layanan darurat terus bekerja sepanjang waktu untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi di tengah perang.

Kondisi di dalam wilayah Iran sendiri tidak kalah memprihatinkan akibat serangan balasan dari pihak Amerika Serikat dan Israel.

Laporan dari organisasi kemanusiaan menunjukkan skala kerusakan infrastruktur sipil yang sangat masif di berbagai provinsi Iran.

Palang Merah Iran mencatat bahwa puluhan ribu bangunan tempat tinggal warga kini dalam kondisi hancur atau rusak berat.

Setidaknya 81.000 unit bangunan sipil dilaporkan terkena dampak langsung dari agresi udara gabungan yang dilancarkan lawan.

Skala kerusakan ini mencerminkan betapa dahsyatnya kekuatan senjata yang digunakan dalam konflik bersenjata di awal tahun 2026 ini.

Selain rumah warga, serangan tersebut juga menyasar berbagai fasilitas publik yang seharusnya dilindungi dalam aturan peperangan.

Banyak tenaga medis dan ambulans yang tidak bisa menjalankan tugasnya karena menjadi target dari operasi militer udara tersebut.

Dunia internasional kini menyoroti tindakan penargetan sekolah dan pusat kesehatan sebagai tindakan yang melampaui batas etika perang.

Pihak berwenang menyatakan bahwa penargetan pusat medis, sekolah, ambulans, dan pekerja bantuan merupakan pelanggaran "jelas" terhadap hukum humaniter internasional dan Konvensi Jenewa.

Ketentuan global dalam Konvensi Jenewa seharusnya menjadi pagar pembatas agar warga sipil dan fasilitas bantuan tetap aman di zona konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:44 WIB

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Ganti Username Instagram Centang Biru, Berapa Lama Prosesnya? Ini Ketentuannya

Ganti Username Instagram Centang Biru, Berapa Lama Prosesnya? Ini Ketentuannya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 10:36 WIB

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:33 WIB

Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:32 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Amis Ikan yang Menempel pada Wadah Plastik Tempat Makanan?

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Amis Ikan yang Menempel pada Wadah Plastik Tempat Makanan?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:32 WIB

Petualangan Ajaib Bersama Gurita dalam The Octopus Karya Guojing

Petualangan Ajaib Bersama Gurita dalam The Octopus Karya Guojing

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:30 WIB

Luke Vickery Tak Sabar Rasakan Gemuruh GBK Bareng Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Tak Sabar Rasakan Gemuruh GBK Bareng Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:28 WIB

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:22 WIB

×