Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan

Arief Apriadi

Selasa, 24 Maret 2026 | 11:58 WIB
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
Pertahanan Udara Israel Jebol! Rudal Balistik Iran Sukses Hantam Kawasan Nuklir Dimona. [Dok. X]
baca 10 detik
  • Rudal balistik Iran berhasil menghantam kota Dimona dan Arad, lokasi fasilitas penelitian nuklir utama Israel yang dijaga sangat ketat.
  • Militer Israel mengakui kegagalan sistem pertahanan udara mereka dalam mencegat rudal yang memiliki kemampuan manuver tinggi tersebut.
  • Israel kini dilaporkan mengalami krisis amunisi pencegat canggih seperti Arrow 3 dan terpaksa meminta bantuan tambahan dari Amerika Serikat.

Spekulasi pun bermunculan bahwa militer Israel kini sedang menghemat sistem pencegat mereka yang paling canggih dan mahal.

Laporan media lokal menyebutkan bahwa sistem pertahanan canggih Arrow 3 kemungkinan besar tidak digunakan saat serangan di Dimona dan Arad terjadi.

Kekhawatiran mengenai ketersediaan amunisi pencegat ini semakin nyata di tengah konflik yang terus berkecamuk.

"Ini bukanlah tong tanpa dasar," tegas Ran Kochav.

"Ketika kita mencegat, kita juga harus memikirkan pertempuran di hari berikutnya," ujar Ran Kochav menambahkan.

Para pejabat pertahanan Israel bahkan dilaporkan telah mendekati Amerika Serikat untuk meminta tambahan amunisi pencegat.

Untuk menyiasati keterbatasan tersebut, Israel kini mulai lebih mengandalkan sistem lapis bawah seperti Iron Dome dan David’s Sling.

Padahal, kedua sistem tersebut sebenarnya tidak dioptimalkan untuk menghadapi ancaman rudal balistik tingkat tinggi dari Iran.

Peneliti senior di Institut Studi Keamanan Nasional Israel, Yehoshua Kalisky, menjelaskan betapa rumitnya proses intersepsi tersebut.

baca juga

"Itu sangat sulit — seperti dua peluru yang bertemu," jelas Yehoshua Kalisky.

Ia juga menambahkan bahwa beberapa rudal Iran memiliki kemampuan bermanuver di tengah penerbangan yang semakin mempersulit upaya pencegatan.

Dampak dari serangan rudal di Dimona dan Arad ini menyebabkan sekitar 175 warga Israel terluka, dengan 10 di antaranya dalam kondisi serius.

Beruntung, banyak korban jiwa yang berhasil dihindari berkat penggunaan tempat perlindungan bom yang tersebar luas.

Kengerian serangan tersebut digambarkan secara dramatis oleh salah seorang penduduk yang berada di lokasi kejadian.

"Rasanya seperti badai yang bercampur dengan gempa bumi," kata seorang penduduk kepada The New York Times.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:48 WIB

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:39 WIB

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:28 WIB

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:02 WIB

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:59 WIB

Terkini

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×