Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB
Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat
Selat Hormuz (AI)
baca 10 detik
  • Presiden Iran menjamin keamanan kapal non-afiliasi AS-Israel untuk melintasi jalur Selat Hormuz.

  • Parlemen Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat terkait konflik militer.

  • Eskalasi serangan berbalas menyebabkan gangguan besar pada produksi minyak dan pasar global.

Sebagai bentuk pembelaan diri, Iran meluncurkan serangan balasan yang diarahkan langsung ke wilayah Israel dan pangkalan Amerika.

Target serangan mencakup aset-aset militer AS yang tersebar di wilayah Timur Tengah guna melemahkan kekuatan agresor.

Eskalasi peperangan ini secara otomatis menciptakan kondisi blokade de facto di wilayah Selat Hormuz yang sangat vital.

Padahal jalur tersebut merupakan urat nadi utama bagi pengiriman komoditas minyak mentah dan gas alam cair global.

Negara-negara di Teluk Persia kini menghadapi tantangan besar dalam menyalurkan sumber daya energi mereka ke pasar internasional.

Tersendatnya arus logistik di perairan ini berdampak langsung pada penurunan volume ekspor minyak di seluruh kawasan regional.

Selain masalah pengiriman, aktivitas produksi energi di beberapa negara terdampak mulai menunjukkan tren ketidakpastian yang signifikan.

Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengeluarkan bantahan keras mengenai isu diplomasi di balik layar.

Ghalibaf menyebutkan bahwa kabar mengenai adanya perundingan antara Teheran dan Washington adalah informasi yang sama sekali tidak benar.

baca juga

Ia menuding penyebaran kabar tersebut sengaja dilakukan sebagai alat manipulasi terhadap pasar finansial dan komoditas minyak global.

"Tidak ada negosiasi yang berjalan dengan Amerika Serikat. Laporan berita palsu tersebut dimaksudkan untuk memanipulasi pasar finansial dan minyak serta untuk melarikan diri dari kekacauan yang menjebak AS dan Israel," kata Ghalibaf melalui sosial media X, Senin.

Tokoh parlemen tersebut menyatakan bahwa rakyat Iran saat ini sedang menuntut keadilan atas tindakan para pihak agresor.

Tuntutan tersebut berupa hukuman yang memberikan efek jera serta rasa penyesalan mendalam bagi pihak-pihak yang memulai serangan.

Seluruh jajaran pejabat negara diklaim tetap bersatu di belakang kepemimpinan nasional demi mencapai tujuan kedaulatan perang.

Sementara itu, Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat memberikan pernyataan berbeda mengenai perkembangan situasi dialog antarnegara.

Trump menginstruksikan penghentian sementara serangan terhadap fasilitas pembangkit listrik dan energi Iran selama lima hari kedepan.

Keputusan penundaan tersebut diambil berdasarkan klaim adanya kemajuan positif dalam komunikasi dua hari terakhir dengan Teheran.

Meskipun ada klaim dialog, data di lapangan menunjukkan bahwa tensi di Teluk Persia masih berada pada titik yang sangat mengkhawatirkan.

Sejak serangan pertama di akhir Februari, laporan menunjukkan jumlah korban jiwa telah mencapai angka sekitar 1.340 orang.

Kehilangan paling signifikan bagi pihak Iran adalah wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam rangkaian serangan tersebut.

Iran merespons kehilangan tersebut dengan mengirimkan gelombang drone dan rudal balistik ke berbagai wilayah strategis musuh.

Negara-negara seperti Yordania dan Irak turut terdampak karena menjadi lokasi keberadaan aset-aset militer milik Amerika Serikat.

Aksi militer yang saling berbalas ini mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur publik di berbagai titik lokasi serangan.

Selain korban jiwa, dunia penerbangan internasional juga mengalami gangguan jadwal yang cukup parah akibat zona perang udara.

Pasar global terus bergejolak seiring dengan ketidakpastian keamanan di jalur Selat Hormuz yang menjadi kunci ekonomi dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB

Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan

Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:58 WIB

Terkini

MPV Listrik Tiga Baris Kia Carens EV Siap Dijual Resmi Pertengahan November

MPV Listrik Tiga Baris Kia Carens EV Siap Dijual Resmi Pertengahan November

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 13:47 WIB

Jelang Berlaku 2027, Skema Retribusi Ekspor Komoditas DSI Masuk Tahap Final

Jelang Berlaku 2027, Skema Retribusi Ekspor Komoditas DSI Masuk Tahap Final

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:45 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Samarinda Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon

Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Samarinda Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 13:42 WIB

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:30 WIB

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:19 WIB

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:15 WIB

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:14 WIB

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:11 WIB

×