- Serangan AS-Israel ke Iran menutup Selat Hormuz, menghentikan 20 juta barel minyak harian.
- Harga minyak Brent melonjak signifikan dari 66 dolar menjadi di atas 100 dolar per barel.
- IEA merilis cadangan strategis, namun ahli khawatir potensi kekurangan pasokan global jangka panjang.
Fenomena ini pernah menghantam dunia pada era krisis minyak 1970-an.
Meski dunia kini lebih terdiversifikasi dalam sumber energi dibanding 50 tahun lalu, banyak negara berkembang tetap rentan.
Ketergantungan tinggi pada jalur Selat Hormuz membuat krisis ini berpotensi lebih luas dan kompleks dibandingkan sebelumnya.
Kontributor: Adam Ali