Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

Bella

Kamis, 26 Maret 2026 | 18:52 WIB
Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses
Rudal Iran (Tasnimnews)
  • Dr. Stepi Anriani menilai kemampuan Iran bertahan dari serangan konvensional AS sudah menjadi kemenangan strategis.
  • Kekuatan utama Iran adalah perang siber serta dukungan jaringan proksi regional, bukan superioritas udara melawan AS.
  • Pemblokiran Selat Hormuz dan penolakan publik domestik AS menjadi tekanan signifikan bagi kelanjutan eskalasi konflik.

Suara.com - Eskalasi konflik bersenjata antara koalisi Amerika Serikat (AS)–Israel melawan Iran terus memanas dan memicu kekhawatiran global.

Menghadapi gempuran militer konvensional AS yang jauh lebih superior, Iran dinilai tidak perlu memenangkan perang secara terbuka. Kemampuan Teheran untuk sekadar bertahan dari invasi militer sudah dapat dikategorikan sebagai sebuah kemenangan. Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat intelijen dan keamanan nasional, Dr. Stepi Anriani.

Ia menyoroti bahwa Iran sangat menyadari kelemahan mereka jika harus berhadapan secara simetris dengan militer AS. Oleh karena itu, Teheran memilih strategi perang asimetris jangka panjang, mirip dengan taktik gerilya Jenderal Sudirman atau perang di Vietnam dan Afghanistan.

"Dalam konteks ini, Iran tidak perlu menang. Dia cukup bertahan, yang penting tidak kalah, yang penting dia masih ada sampai deklarasi terakhir. Itu kan Epic Fury (AS) lima sampai enam minggu. Kalau misalnya di minggu keenam atau ketujuh Iran masih melakukan perlawanan, ya sudah, itu bagian dari kemenangan dia," jelas Dr. Stepi dalam kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Kamis (26/3/2026).

Adu Kekuatan Udara AS vs Siber dan Proksi Iran

Dalam analisisnya, Dr. Stepi membuat simulasi "kartu skor" kekuatan militer negara-negara yang berkonflik. Secara konvensional, khususnya angkatan udara, AS memegang skor nyaris sempurna di angka delapan hingga sepuluh. Sementara Israel dinilai berada di posisi menengah atau fifty-fifty.

Namun, kekuatan utama Iran justru terletak pada angkatan darat, peretasan (siber), dan jaringan proksinya yang tidak dimiliki secara gamblang oleh AS maupun Israel.

"Proksinya itu memang didanai dan di-support setiap tahun. Kemudian di Lebanon, Houthi di Yaman, Hamas di Palestina, belum lagi Irak dan belum lagi hacktivism-hacktivism berbagai negara. Dalam waktu tiga hari ini, perangnya ini perang proksi dan siber dari Iran," paparnya.

Dr. Stepi mencatat setidaknya ada lima titik krusial yang diserang secara siber oleh hacktivism pro-Iran, termasuk peretas dari Rusia. Serangan siber ini menyasar infrastruktur kesehatan AS, infrastruktur energi turunan Aramco di kawasan Teluk, hingga sistem kemiliteran Israel.

Meskipun Komando Pusat AS mengklaim telah menurunkan 70 persen kekuatan udara Iran, fakta di lapangan menunjukkan bahwa perlawanan Teheran belum padam.

"Artinya kan Iran belum kalah dalam konteks ini," tegasnya.

Blokade Selat Hormuz dan Penolakan Domestik AS

Dalam hal ini, Dr. Stepi juga menyoroti strategi Iran yang memblokade Selat Hormuz, jalur yang dilewati seperlima pasokan energi dunia. Ia menganalisis bahwa langkah tersebut sengaja dilakukan Iran untuk menekan ekonomi AS dan global, sehingga memaksa musuh untuk duduk di meja perundingan.

Di sisi lain, posisi AS untuk melanjutkan perang ini tidak sepenuhnya mulus. Dr. Stepi mengungkapkan bahwa penolakan domestik di AS terhadap perang pada masa pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, terus meningkat.

"Publik di Amerika sendiri menolak. Dulu di pekan-pekan awal masih 43 persen yang menolak perang ini. Kemudian dua hari kemarin sudah 62 persen, apalagi dari kalangan kongres, senat, hingga tokoh publik yang sudah menyampaikan hentikan ini semua," ungkapnya.

Hingga saat ini, Dr. Stepi mencatat jumlah korban tewas dari konflik ini telah melampaui 3.000 jiwa. Angka tersebut mencakup 1.444 korban dari pihak Iran, sekitar 700 korban di Lebanon, serta sisanya merupakan tentara AS dan negara-negara Teluk di sekitarnya.

Selain kerugian material dan nyawa, Dr. Stepi juga memperingatkan adanya ancaman yang berpotensi muncul di masa depan. Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memicu kemarahan ideologis yang mendalam, tidak hanya di Iran, tetapi juga dari kelompok Syiah di berbagai negara.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:48 WIB

Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz

Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:30 WIB

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:29 WIB

Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini

Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:03 WIB

Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total

Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:58 WIB

AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump

AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:47 WIB

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba

Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:21 WIB

Pemimpin Hizbullah: Tak Ada Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!

Pemimpin Hizbullah: Tak Ada Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:13 WIB

Terkini

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:03 WIB

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:53 WIB

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:47 WIB

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:46 WIB

Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran

Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:24 WIB

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:17 WIB

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:19 WIB

Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal

Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:54 WIB

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:58 WIB