Gus Ipul Apresiasi Trenggalek, Peduli Data hingga Hadirkan Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:30 WIB
Gus Ipul Apresiasi Trenggalek, Peduli Data hingga Hadirkan Sekolah Rakyat
Menteri Sosial (Mensos), Gus Ipul dalam acara 'Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi' di Pendopo Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (29/3/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengapresiasi Kabupaten Trenggalek yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto seperti pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) hingga pembangunan Sekolah Rakyat baik rintisan maupun permanen. Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul dalam acara 'Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi' di Pendopo Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (29/3/2026).

"Saya berterima kasih karena Kabupaten Trenggalek termasuk yang sangat peduli terhadap data. Sudah ada mekanisme yang dibuat, sudah ada upaya-upaya yang nyata dalam menghadirkan data yang akurat itu. Tetapi memang kita masih perlu untuk pertajam supaya datanya ini sama, baik yang pusat, provinsi, maupun daerah," kata Gus Ipul.

Hadir dalam kegiatan ini sebanyak 696 orang, terdiri dari kepala desa, operator data desa, pilar-pilar sosial, serta orang tua, siswa, guru dan tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 50 Trenggalek.

Kedatangan Gus Ipul ke Trenggalek disambut oleh berbagai penampilan dari siswa SRT 50 Trenggalek dan pendamping PKH. Di antaranya drama, pidato tiga bahasa (Arab, Inggris dan Jepang), paduan suara, hingga pembacaan puisi.

Siswa pembaca puisi adalah Fadhilla Anggraini Nur Hidayah, awal-awal masuk Sekolah Rakyat masih kurang percaya diri, namun hari ini, Fadhilla membuktikan bisa tampil dihadapan masyarakat Trenggalek.

"Tadi baca puisi kamu bagus sekali," ujar Gus Ipul saat berdialog dengan Fadhilla.

Gus Ipul menjelaskan Fadhilla merupakan salah satu contoh bagaimana data yang akurat bisa menyentuh mereka yang tidak terbawa dalam proses pembangunan, mereka yang disebut 'the invisible people'.

Dengan demikian, Gus Ipul mengajak seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek, untuk terus melakukan pemutakhiran data, supaya semua program prioritas Presiden Prabowo utamanya dalam pengentasan kemiskinan bisa diberikan kepada yang berhak.

"Maka itu Presiden menerbitkan Inpres No. 4 Tahun 2025 tentang DTSEN. Jadi tidak ada lagi lembaga selain BPS yang mengelola data. Kami (Kemensos) tugasnya adalah membantu pemutakhiran. Nah, saya bersama Pak Bupati ingin melakukan satu langkah yang sistematis, terkoordinasi dalam rangka pemutakhiran," jelas Gus Ipul.

Disamping itu, menurutnya Trenggalek merupakan salah satu kabupaten yang aktif mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat, mulai dari sekolah rintisan yaitu SRT 50 Trenggalek dan pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang saat ini prosesnya sedang berjalan.

"Sekarang sudah menjadi salah satu dari 104 titik yang dibangun tahap pertama. Ini tahap pertama sudah dalam proses semua ini, termasuk salah satunya adalah Kabupaten Trenggalek," imbuhnya.

Ditempat yang sama, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menjelaskan sejak 2016, Trenggalek mempunyai program posko GERTAK (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan), yang salah satu fokusnya pada data yang harus selalu dimutakhirkan.

"Sekarang PR-nya bagaimana data itu nanti bisa terintegrasi dengan pusat dalam hal ini melalui BPS. Kita sudah berbicara dengan BPS. Nanti kalau perlu salah satu petugas BPS yang memang mengurusi masalah itu nanti kita tempatkan di Posko GERTAK. Jadi memang biar sistemnya langsung inline," Kata Arifin.

Dalam sambutannya, Arifin juga menyampaikan bahwa saat ini program -program Kemensos dapat dirasakan langsung masyarakat Trenggalek, salah satunya Sekolah Rakyat.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:35 WIB

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:26 WIB

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan,  Ini Faktanya

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:09 WIB

Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang

Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:43 WIB

Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:42 WIB

Terkini

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB