Malaysia Bela Palestina dan Iran, Tangkap 8 Warga Israel yang Nyasar karena AI

Bernadette Sariyem | Suara.com

Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB
Malaysia Bela Palestina dan Iran, Tangkap 8 Warga Israel yang Nyasar karena AI
Warga malaysia mengibarkan bendera Palestina di Terminal I Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) saat menyambut aktivis Flotilla, Selasa 7 Oktober 2025. [The Star]
  • Otoritas imigrasi Malaysia menahan setidaknya delapan warga negara Israel dalam beberapa bulan terakhir karena kebijakan ketat negara tersebut.
  • Beberapa pelancong ditahan karena transit atau memasuki Malaysia berdasarkan informasi tidak akurat dari teknologi kecerdasan buatan (AI).
  • Upaya pembebasan dilakukan melalui intervensi diplomatik Israel dari kantor perwakilan yang berkedudukan di Singapura.

Suara.com - Gelombang penahanan warga negara Israel di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) memicu kekhawatiran diplomatik di kawasan Asia Tenggara. Setidaknya delapan warga Israel dilaporkan telah ditahan oleh otoritas imigrasi Malaysia dalam beberapa bulan terakhir.

Ironisnya, beberapa dari mereka mengaku mendarat di Malaysia setelah mengikuti panduan dari teknologi akal imitasi atau AI, yang menyebutkan bahwa transit di Kuala Lumpur aman bagi pemegang paspor Israel.

Mengutip media Israel, Ynetnews, Senin (30/3/2026), para pelancong yang ditahan tersebut terdiri dari individu yang mencoba memasuki Malaysia maupun mereka yang hanya melakukan transit menuju destinasi lain di Asia, seperti Filipina.

Untuk diketahui, Malaysia merupakan salah satu negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Malaysia juga secara konsisten menunjukkan dukungan kuat terhadap kedaulatan Palestina serta Iran, yang berdampak pada kebijakan ketat terhadap pemegang paspor negara tersebut.

Tersesat karena AI

Salah satu insiden paling mencolok terjadi pada hari Rabu pekan lalu, ketika empat pemuda Israel dihentikan saat sedang berganti pesawat di Kuala Lumpur dalam perjalanan dari Thailand menuju Filipina.

Dua wanita dalam rombongan tersebut, yang bepergian menggunakan paspor Israel, langsung diamankan oleh petugas keamanan bandara.

Setelah menjalani pemeriksaan, mereka mengungkapkan alasan mengejutkan di balik rute perjalanan tersebut.

Mereka mengaku mengandalkan panduan dari sebuah AI chatbot, yang menginformasikan transit melalui Kuala Lumpur dari Thailand menuju Filipina akan aman bagi mereka.

Pasangan yang tidak fasih berbahasa Inggris tersebut, akhirnya memutuskan untuk kembali ke Thailand setelah proses penahanan selesai.

Kejadian serupa menimpa dua pria Israel yang bepergian dari Kamboja menuju Filipina melalui Malaysia.

Keduanya harus mendekam selama dua hari dalam tahanan otoritas bandara sebelum akhirnya dideportasi kembali ke Kamboja.

Laporan menyebutkan, penahanan semacam ini biasanya berlangsung antara 24 hingga 48 jam, namun bisa memakan waktu lebih lama jika pelancong menghadapi kesulitan administratif untuk masuk ke negara tujuan deportasi.

Intervensi Diplomatik dari Singapura

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap

Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:00 WIB

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:41 WIB

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:32 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:45 WIB

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB