Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi Perdamaian TNI

Muhammad Yasir

Senin, 30 Maret 2026 | 13:33 WIB
Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi Perdamaian TNI
Prajurit wanita TNI yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Konga) TNI Unifil Lebanon mengikuti upacara pelepasan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (10/12).
baca 10 detik
  • Satu prajurit TNI gugur akibat tembakan artileri di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon pada Minggu (29/3/2026) waktu setempat.
  • Komisi I DPR RI berencana memanggil Panglima TNI untuk evaluasi serius kebijakan penugasan pasukan di wilayah konflik tersebut.
  • Pemerintah Indonesia mengecam insiden tersebut, mendesak investigasi menyeluruh, dan mengupayakan pemulangan korban jiwa serta perawatan korban luka.

Suara.com - Gugurnya satu prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon memicu sorotan dari DPR. Komisi I menilai insiden ini tak bisa dianggap biasa dan perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi serius terhadap penugasan pasukan di wilayah konflik.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan peristiwa ini harus menjadi momentum penting untuk mengevaluasi keberadaan prajurit TNI dalam misi perdamaian, khususnya di wilayah dengan eskalasi konflik tinggi seperti Lebanon.

"Sebelumnya sudah pernah pernah kena juga rudal, akan tetapi tidak ada korban yang serius. Nah, sekarang sudah ada korban yang fatal," ujar Dave dikutip dari ANTARA, Senin (30/3/2026).

Sebagai tindak lanjut, Komisi I DPR RI rencananya akan memanggil Panglima TNI dalam rapat khusus guna membahas ulang kebijakan penempatan prajurit di luar negeri, termasuk aspek keamanan dan mitigasi risiko di lapangan.

Pemerintah Indonesia sendiri sebelumnya juga telah menyampaikan duka mendalam sekaligus sikap tegas menyusul gugurnya satu personel Kontingen Garuda yang tergabung dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL).

Insiden tersebut itu diketahui terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan perbatasan Lebanon selatan.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan bahwa prajurit tersebut tewas akibat tembakan artileri yang menghantam area sekitar posisi kontingen Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3/3036) waktu setempat.

"Indonesia mengecam keras insiden yang terjadi dan mendesak investigasi yang menyeluruh dan transparan,” kata Kemlu RI dalam keterangan tertulis.

Selain korban jiwa, Kemlu juga memastikan tiga personel lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Pemerintah saat ini terus berkoordinasi dengan pihak UNIFIL untuk mempercepat proses pemulangan jenazah korban ke Indonesia serta memastikan korban luka mendapatkan perawatan optimal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:32 WIB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

×