Apa Dampak Houthi Blokir Selat Bab Al Mandab di Tengah Perang Iran?

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 30 Maret 2026 | 14:54 WIB
Apa Dampak Houthi Blokir Selat Bab Al Mandab di Tengah Perang Iran?
Selat Bab Al Mandab (Google)
  • Houthi mengancam blokade Selat Bab Al Mandab demi membantu Iran melawan Amerika dan Israel.

  • Penutupan jalur laut ini berpotensi memutus distribusi minyak dunia dan melumpuhkan ekonomi global.

  • Ketegangan militer meningkat seiring rencana Amerika Serikat melakukan invasi darat ke wilayah Iran.

Suara.com - Perang di kawasan perairan Timur Tengah kini memasuki babak baru yang sangat mengkhawatirkan bagi dunia.

Kelompok milisi Houthi dari Yaman secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk memblokade akses Selat Bab Al Mandab.

Langkah ekstrem ini diambil sebagai bagian dari taktik besar untuk menyokong Iran dalam konflik melawan Amerika Serikat.

Mohammed Mansour selaku Wakil Menteri Informasi otoritas Houthi mengungkapkan rencana tersebut dalam wawancara dengan Televisi Al Araby.

Ia menegaskan bahwa pemutusan akses di jalur vital tersebut menjadi instrumen penekan bagi pihak Washington maupun Tel Aviv.

Pernyataan ini menandakan bahwa Houthi telah membulatkan tekad untuk berdiri di satu barisan bersama pihak Teheran.

Sebelumnya, kelompok ini juga telah mengirimkan serangan proyektil ke wilayah Israel meskipun berhasil ditangkis sistem pertahanan.

Eskalasi ini memicu kekhawatiran para pengamat ekonomi mengenai masa depan stabilitas arus barang secara internasional.

Sebab, Selat Bab Al Mandab merupakan gerbang krusial sepanjang 32 kilometer yang menghubungkan dua samudera besar dunia.

Wilayah ini menjadi jembatan antara Samudra Hindia menuju Laut Mediterania melalui akses di Terusan Suez.

Data menunjukkan sekitar 12 persen dari total distribusi minyak bumi dunia melewati titik sempit ini tahun lalu.

Volume harian minyak yang melintas di sana diperkirakan mencapai angka 4,2 juta barel pada tahun 2025.

Jika blokade benar-benar terjadi, rantai pasokan antara benua Eropa dan Asia dipastikan akan terputus total.

Kapal-kapal kargo terpaksa harus memutar jauh melewati Benua Afrika yang memakan waktu tambahan hingga dua minggu.

Kondisi ini akan menyebabkan keterlambatan pengiriman barang yang sangat signifikan bagi berbagai sektor industri global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta

Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:06 WIB

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:41 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Terkini

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB