Apa Dampak Houthi Blokir Selat Bab Al Mandab di Tengah Perang Iran?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 30 Maret 2026 | 14:54 WIB
Apa Dampak Houthi Blokir Selat Bab Al Mandab di Tengah Perang Iran?
Selat Bab Al Mandab (Google)
baca 10 detik
  • Houthi mengancam blokade Selat Bab Al Mandab demi membantu Iran melawan Amerika dan Israel.

  • Penutupan jalur laut ini berpotensi memutus distribusi minyak dunia dan melumpuhkan ekonomi global.

  • Ketegangan militer meningkat seiring rencana Amerika Serikat melakukan invasi darat ke wilayah Iran.

Otoritas Terusan Suez mencatat terjadi penurunan drastis jumlah armada yang melintas akibat konflik yang terus memanas.

Dari angka 26.000 kapal di tahun 2023, jumlahnya merosot tajam menjadi hanya 12.700 armada pada tahun 2025.

Houthi terus mengintensifkan serangan terhadap kapal-kapal yang dianggap memiliki keterkaitan dengan pihak sekutu Barat dan Israel.

Tindakan militer ini diklaim sebagai bentuk nyata pembelaan mereka terhadap perjuangan masyarakat di wilayah Palestina.

Selain menjadi jalur ekonomi, kawasan ini juga merupakan salah satu lokasi dengan konsentrasi militer tertinggi.

Negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Prancis telah lama memiliki basis militer utama di Djibouti.

Bahkan China juga ikut menempatkan kekuatan militernya di sana sejak tahun 2017 sebagai basis luar negeri.

Pihak Teheran sendiri memberikan peringatan keras akan membuka front pertempuran baru jika wilayah mereka diserang.

Seorang pejabat militer Iran menyampaikan potensi ancaman ini melalui kantor berita semi-resmi milik pemerintah, Tasnim.

baca juga

Pihak Iran merasa memiliki kekuatan penuh untuk menciptakan gangguan yang kredibel di Selat Bab Al Mandab.

Penutupan Selat Hormuz sebelumnya sudah terbukti membuat harga minyak dunia melambung tinggi melewati angka normal.

Krisis energi ini menjadi momok menakutkan karena Selat Hormuz menyuplai sekitar 20 persen kebutuhan minyak dunia.

Di sisi lain, laporan internal menyebutkan bahwa Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan opsi serangan darat.

Sasaran utamanya dikabarkan adalah Pulau Kharg guna memaksa pihak Iran kembali membuka akses Selat Hormuz.

Langkah ini dianggap sangat berisiko karena bisa memicu kehancuran infrastruktur energi yang sangat fatal bagi Iran.

Namun, tindakan militer tersebut juga diprediksi bakal memperluas cakupan perang ke level yang jauh lebih berbahaya.

Dunia kini sedang menanti apakah diplomasi masih mampu meredam ancaman penutupan jalur laut yang sangat vital ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta

Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:06 WIB

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:41 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Terkini

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:31 WIB

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:13 WIB

×