DPR Minta Kompensasi Listrik untuk Orang Kaya dan Industri Dihentikan, Demi Jaga APBN

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:54 WIB
DPR Minta Kompensasi Listrik untuk Orang Kaya dan Industri Dihentikan, Demi Jaga APBN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, meminta pemerintah menghentikan total kompensasi listrik bagi orang kaya dan industri demi menjaga ketahanan fiskal.
  • Penghentian kompensasi kelompok mampu tersebut diyakini dapat menjaga defisit APBN tetap di bawah 3% dan mencapai pertumbuhan ekonomi.
  • Said Abdullah juga mengusulkan realokasi belanja prioritas dan bauran kebijakan ketat antara BI dan Pemerintah sebagai langkah strategis lainnya.

Suara.com - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, meminta pemerintah mengambil langkah tegas dalam menjaga ketahanan fiskal di tengah tekanan geopolitik global dan isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Salah satu poin krusial yang ia tekankan adalah penghentian total pemberian kompensasi listrik bagi kalangan orang kaya dan sektor industri.

Ia menilai, di tengah situasi sulit yang mengancam sektor riil, pemerintah harus memiliki sensitivitas tinggi dalam mengelola APBN agar tetap sehat, stabil, dan berkelanjutan.

"Saya menghimbau pemerintah, minta supaya kompensasi listrik terhadap orang kaya dan industri stop. Stop deh! Jangan diteruskan," tegas Said Abdullah saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Politisi senior PDI Perjuangan ini mengkritik adanya ketimpangan istilah dan perlakuan antara masyarakat miskin dan kelompok mampu dalam postur anggaran negara. 

Ia menyoroti beban kompensasi yang selama ini masih mengalir ke kelompok yang seharusnya tidak lagi dibantu oleh negara.

"Masih ada di kompensasi, padahal Banggar sudah teriak sejak 2017. Industri juga masih. Kalau orang kaya namanya kompensasi, giliran orang miskin namanya subsidi. Dari sejak awalnya sudah rasis. Itu yang tidak boleh kita lakukan," ujarnya.

Menurutnya, jika kompensasi untuk orang kaya dan industri tersebut dihentikan, ia optimis defisit APBN akan tetap terjaga di level yang aman. 

"Kalau itu dilakukan oleh pemerintah, saya yakin APBN kita itu masih akan di bawah 3% defisitnya dan pertumbuhan akan bisa dicapai," imbuhnya.

baca juga

Selain menghentikan kompensasi bagi orang kaya, Said mengusulkan empat langkah strategis lainnya bagi pemerintah:

  • Realokasi Belanja: Pemerintah harus berani melakukan realokasi terhadap belanja prioritas yang dinilai tidak mendesak.
  • Bauran Kebijakan: Diperlukan kerja sama erat antara Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah (fiskal dan moneter) untuk menjaga inflasi dan depresiasi rupiah.
  • Penggunaan SAL: Said mempersilakan pemerintah mempergunakan Saldo Anggaran Lebih (SAL) secara terukur. Saat ini, SAL Indonesia masih berada di angka Rp370 triliun.
  • Optimalisasi BA BUN: Memanfaatkan anggaran di Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN), termasuk dana Badan Gizi Nasional sebesar Rp67 triliun jika diperlukan untuk menjaga stabilitas.

Meski meminta kompensasi bagi orang kaya dihentikan, Said memberikan pengecualian bagi kelompok menengah. Menurutnya, kelompok ini masih memerlukan insentif agar daya beli mereka tidak ambruk. 

"Tapi untuk (kalangan) menengah, kompensasi tetap dong... masa bagian menengah ini tidak kita kasih insentif, kan tidak mungkin," jelasnya.

Lebih lanjut, Said mengingatkan bahwa seluruh lembaga negara harus memiliki satu visi yang sama untuk menghadapi tantangan ekonomi internasional, termasuk tekanan dari lembaga pemeringkat internasional seperti Moody's dan Fitch Ratings.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Tegaskan 93 Persen Anggaran MBG Langsung untuk Masyarakat, Bantah Isu Dana Rp335 Triliun

BGN Tegaskan 93 Persen Anggaran MBG Langsung untuk Masyarakat, Bantah Isu Dana Rp335 Triliun

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:10 WIB

Purbaya Ungkap Langkah Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Global

Purbaya Ungkap Langkah Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Global

Video | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:30 WIB

Setjen DPR RI Terapkan Langkah Efisiensi, Indra Iskandar Pastikan Layanan Kedewanan Tetap Optimal

Setjen DPR RI Terapkan Langkah Efisiensi, Indra Iskandar Pastikan Layanan Kedewanan Tetap Optimal

DPR | Senin, 30 Maret 2026 | 21:08 WIB

Terkini

Kenapa HP Panas saat Dicas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa HP Panas saat Dicas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 28 September 2026 | 13:10 WIB

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:03 WIB

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

John Herdman Sebut Timnas Indonesia Belum Tampilkan Skuad Terbaiknya, Bagaimana Lawan Malaysia?

John Herdman Sebut Timnas Indonesia Belum Tampilkan Skuad Terbaiknya, Bagaimana Lawan Malaysia?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 12:57 WIB

Mengupas Sisi Lain Dewi Ayu di 'Cantik Itu Luka': Pelacur yang Menolak Tunduk pada Takdir

Mengupas Sisi Lain Dewi Ayu di 'Cantik Itu Luka': Pelacur yang Menolak Tunduk pada Takdir

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:51 WIB

Hempas Kusam! 5 Toner Pad Korea Vitamin C untuk Kulit Lembut dan Cerah

Hempas Kusam! 5 Toner Pad Korea Vitamin C untuk Kulit Lembut dan Cerah

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:50 WIB

Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka

Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka

Sumbar | Senin, 28 September 2026 | 12:48 WIB

Temuan Kamar Mewah Ala Apartemen di Lapas Cibinong, Ombudsman Beberkan Misteri Sosok Penghuninya

Temuan Kamar Mewah Ala Apartemen di Lapas Cibinong, Ombudsman Beberkan Misteri Sosok Penghuninya

Video | Senin, 28 September 2026 | 12:47 WIB

Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, KPK Siap Terlibat jika Ada Indikasi Tipikor

Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, KPK Siap Terlibat jika Ada Indikasi Tipikor

News | Senin, 28 September 2026 | 12:46 WIB

×