Modal 'Cairan Ajaib' Palsu, Duo WN Liberia Kuras Rp1,6 Miliar Milik WN Korsel di Jakarta Barat

Dwi Bowo Raharjo | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 17:51 WIB
Modal 'Cairan Ajaib' Palsu, Duo WN Liberia Kuras Rp1,6 Miliar Milik WN Korsel di Jakarta Barat
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Raden Dwi Kennardi. (Suara.com/Faqih)
  • WN Korea Selatan rugi Rp1,6 miliar tertipu dua WN Liberia pelaku penipuan modus Black Dollar.
  • Pelaku meyakinkan korban dengan demonstrasi "mencuci" tumpukan kertas hitam menjadi dolar asli.
  • Polisi meringkus I dan DST, sindikat ini menarget WNA dengan iming-iming penggandaan uang dolar.

Suara.com - Kedok penipuan bermodus ‘Black Dollar’ kembali memakan korban. Tak tanggung-tanggung, seorang warga negara (WN) Korea Selatan harus merugi hingga Rp1,6 miliar setelah teperdaya oleh aksi licin dua pria asal Liberia berinisial I dan DST.

Kasus ini terungkap setelah jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat meringkus para pelaku.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Raden Dwi Kennardi, membeberkan bahwa para pelaku menjerat korban dengan iming-iming investasi uang dolar yang diklaim bisa "digandakan".

Trik 'Uang Dicuci' untuk Bangun Kepercayaan

Modus yang dijalankan terbilang rapi. Pelaku meyakinkan korban bahwa mereka memiliki tumpukan uang dolar berwarna hitam yang bisa berubah menjadi uang asli jika dibasuh dengan cairan kimia khusus.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku sempat mempraktikkan cara ‘mencuci’ uang tersebut di hadapan korban. Mereka bahkan memberikan beberapa lembar dolar asli hasil cucian tersebut agar korban percaya sepenuhnya.

“Hal itu dilakukan untuk membangun kepercayaan korban, agar korban mau menyerahkan uang dengan jumlah yang lebih banyak,” ungkap Kompol Kennardi.

Hanya Tumpukan Kertas Hitam

Setelah korban terpikat, pelaku mulai meminta uang secara bertahap. Alibinya beragam, mulai dari biaya menebus koper yang tertahan di bandara hingga uang tambahan untuk membeli cairan pembersih.

Namun, bak disambar petir, korban akhirnya sadar telah tertipu saat mendapati tumpukan "uang" yang dijanjikan hanyalah kertas hitam tak berharga.

“Untuk keseluruhannya ternyata tidak ada uang tersebut, hanya kertas hitam saja,” kata Kenn dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

Mirisnya lagi, hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa ‘cairan kimia khusus’ yang digembar-gemborkan pelaku hanyalah campuran air dan deterjen biasa.

Incar Sesama WNA, Satu Pelaku Masih Buron

Polisi menyebut sindikat ini memang mengincar sesama warga negara asing yang dianggap memiliki kemampuan finansial mumpuni. Sebelum beraksi, mereka melakukan riset mendalam dan menjalin komunikasi intens untuk mengetahui latar belakang calon korbannya.

Dalam penangkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti krusial, mulai dari koper berisi tumpukan kertas hitam, botol cairan pembersih, hingga rekaman CCTV saat penyerahan uang berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbongkar! Rahasia Cairan Black Dollar WNA Liberia yang Kuras Rp1,6 Miliar: Cuma Air Detergen

Terbongkar! Rahasia Cairan Black Dollar WNA Liberia yang Kuras Rp1,6 Miliar: Cuma Air Detergen

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:06 WIB

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:22 WIB

Beredar Surat Panggilan Palsu, KPK Minta Masyarakat Waspada Penipuan

Beredar Surat Panggilan Palsu, KPK Minta Masyarakat Waspada Penipuan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:57 WIB

Terkini

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:03 WIB

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya

Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:49 WIB

Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego

Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:46 WIB

KPK Bongkar Modus 'Sandera Jabatan' Bupati Nonaktif Tulungagung, Pj Sekda Diperiksa

KPK Bongkar Modus 'Sandera Jabatan' Bupati Nonaktif Tulungagung, Pj Sekda Diperiksa

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:40 WIB

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:35 WIB

Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!

Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:34 WIB

Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!

Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:33 WIB

Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:32 WIB