Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang
Paus Leo (Suara.com)
baca 10 detik
  • Paus Leo XIV menegaskan bahwa Yesus menolak perang dan tidak mendengar doa pembuat konflik.

  • Gedung Putih membalas dengan membela tradisi doa militer berdasarkan nilai sejarah Amerika Serikat.

  • Konflik ideologi muncul antara pesan damai Vatikan dengan kebijakan militer Washington saat ini.

Suara.com - Perselisihan tajam muncul antara otoritas tertinggi Katolik di Vatikan dengan pemerintah Amerika Serikat saat ini.

Pemicunya adalah pernyataan mendalam mengenai spiritualitas dan etika dalam situasi peperangan yang sedang berkecamuk.

Pihak Gedung Putih merasa perlu memberikan klarifikasi atas pesan yang disampaikan oleh pemimpin umat Katolik.

Ketegangan ini bermula saat perayaan Minggu Palma yang dihadiri oleh puluhan ribu jemaat di Vatikan.

Momen sakral pembuka pekan suci Paskah tersebut berubah menjadi panggung teguran moral bagi para penguasa.

Paus Leo XIV memberikan pidato yang sangat menyentuh mengenai sosok Yesus sebagai simbol perdamaian dunia.

Beliau menekankan bahwa ajaran Kristus sama sekali tidak memberikan ruang untuk melakukan pembenaran terhadap perang.

Konteks pernyataan ini berkaitan erat dengan agresi militer yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Konflik bersenjata yang pecah sejak akhir Februari tersebut kini mendapatkan sorotan tajam dari sisi religiusitas.

baca juga

Tokoh agama asal Amerika Serikat tersebut menegaskan posisi gereja yang menolak segala bentuk kekerasan fisik.

Dalam pidatonya Paus Leo XIV mengeluarkan pernyataan yang sangat tegas mengenai nasib doa para pemimpin.

Beliau menyatakan bahwa pencipta perdamaian sejati tidak akan pernah mendukung tindakan penghancuran nyawa manusia lainnya.

Pernyataan ini merujuk pada prinsip bahwa menggunakan nama Tuhan untuk perang adalah sebuah kesalahan besar.

Vatikan memperingatkan bahwa doa yang dipanjatkan oleh pemicu konflik tidak akan mencapai singgasana Tuhan.

Pemimpin dunia tersebut kemudian membacakan bagian dari kitab suci untuk memperkuat pesan yang ia sampaikan.

Isinya sangat lugas mengenai ketidakmauan Tuhan mendengarkan mereka yang terlibat dalam pertumpahan darah manusia secara sengaja.

"Yesus tidak mendengarkan doa orang-orang yang memicu perang, tetapi menolaknya, dengan mengatakan, 'sekalipun kamu banyak berdoa, Aku tidak akan mendengarkan, tanganmu penuh darah,'" ujar Paus Leo XIV.

Kutipan tersebut menjadi tamparan keras bagi negara-negara yang sedang menggerakkan mesin perang mereka saat ini.

Pesan ini menyebar dengan cepat dan memicu perdebatan luas di kalangan diplomat serta pengamat politik.

Tidak butuh waktu lama bagi pemerintah Amerika Serikat untuk merespons pernyataan dari pemimpin tertinggi Vatikan tersebut.

Melalui juru bicara resminya pihak Washington berusaha membela tradisi dan fondasi spiritual bangsa mereka sendiri.

Mereka merasa bahwa aktivitas religius dalam militer adalah bagian integral dari sejarah panjang negara Paman Sam.

Amerika Serikat memandang bahwa doa bagi tentara adalah hal yang mulia dan patut untuk terus dilakukan.

Klarifikasi ini bertujuan untuk menjaga moral pasukan yang sedang bertugas di berbagai zona konflik luar negeri.

Karoline Leavitt selaku juru bicara Gedung Putih memberikan argumentasi mengenai akar sejarah berdirinya negara Amerika Serikat.

Ia menekankan bahwa keterikatan antara kepemimpinan politik dan nilai agama sudah terjalin selama berabad-abad di sana.

Bagi mereka doa merupakan sumber kekuatan bagi para pemimpin saat menghadapi situasi nasional yang sangat sulit.

Sejarah mencatat banyak tokoh besar Amerika yang selalu menyertakan ritual ibadah dalam setiap pengambilan keputusan penting.

Lebih lanjut pihak pemerintah Amerika Serikat menyatakan tidak ada kesalahan moral dalam mengajak rakyat berdoa bersama.

Mereka meyakini bahwa dukungan spiritual sangat dibutuhkan oleh para personel yang mempertaruhkan nyawa di medan laga.

Pernyataan ini menunjukkan perbedaan perspektif yang sangat kontras antara otoritas keagamaan Vatikan dan otoritas politik Washington.

Satu pihak menekankan pada penolakan perang secara total sementara pihak lain fokus pada perlindungan spiritual tentara.

Paus Leo XIV juga sempat mengulas kembali peristiwa sejarah menjelang penyaliban Yesus sebagai pelajaran bagi dunia.

Beliau mengisahkan bagaimana Yesus melarang pengikut-Nya melakukan serangan fisik meski dalam keadaan terdesak oleh musuh.

Tindakan Yesus yang menegur murid-Nya karena menggunakan pedang dipandang sebagai bukti nyata penolakan terhadap aksi kekerasan.

Kisah ini digunakan untuk menggambarkan wajah Tuhan yang penuh kasih dan sama sekali jauh dari kekejaman.

Vatikan ingin dunia melihat bahwa kekuatan sejati terletak pada pengorbanan dan cinta kasih bukan pada senjata.

Menurut pandangan Paus Leo XIV keselamatan sejati tidak dicapai melalui kemenangan militer atau penghancuran kekuatan lawan.

Beliau menutup pesannya dengan menggambarkan kerelaan Yesus dalam menanggung penderitaan tanpa memberikan perlawanan fisik yang melukai.

Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh pemimpin dunia bahwa perdamaian memerlukan keberanian untuk meletakkan senjata.

Debat antara keyakinan agama dan kepentingan politik negara ini diprediksi akan terus berlanjut seiring dinamika perang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:41 WIB

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:24 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×