Korea Selatan Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Imbas Krisis BBM

Irwan Febri | Suara.com

Kamis, 02 April 2026 | 10:35 WIB
Korea Selatan Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Imbas Krisis BBM
Ilustrasi link CCTV. [freepik]
  • Pemerintah Korea Selatan akan menerapkan aturan kendaraan ganjil-genap bagi kendaraan dinas mulai 8 April 2026 mendatang.
  • Kebijakan ini bertujuan mengatasi krisis energi nasional akibat terganggunya jalur distribusi minyak di Selat Hormuz global.
  • Pemerintah menargetkan penurunan konsumsi minyak hingga 37,5 persen melalui pembatasan operasional kendaraan dinas tersebut setiap bulannya.

Suara.com - Pemerintah Korea Selatan akan membatasi penggunaan kendaraan dinas dengan sistem ganjil-genap di tengah krisis bahan bakar yang dipicu konflik di Timur Tengah.

Kebijakan tersebut dilaporkan kantor berita Yonhap pada Rabu (1/4/2026), mengutip Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan. Aturan ini akan mulai berlaku pada 8 April 2026, enam hari setelah tingkat peringatan gangguan pasokan minyak dinaikkan.

Melalui kebijakan ini, kendaraan dengan angka pelat terakhir ganjil hanya boleh digunakan pada tanggal ganjil, sementara pelat genap hanya pada tanggal genap.

Namun, pemerintah memberikan pengecualian bagi kendaraan listrik dan hidrogen, serta kendaraan yang digunakan untuk penyandang disabilitas dan perempuan hamil. Secara keseluruhan, sekitar 25 persen kendaraan tidak terdampak aturan ini.

Untuk sektor swasta, penerapan sistem serupa bersifat sukarela. Meski demikian, akses ke tempat parkir berbayar milik pemerintah daerah dan instansi negara akan dibatasi.

Sebagai contoh, kendaraan dengan pelat nomor berakhiran angka 1 atau 6 tidak diperbolehkan parkir di area parkir umum pada hari Senin.

Pemerintah memperkirakan kebijakan ini dapat menekan konsumsi minyak tambahan hingga 37,5 persen, atau setara dengan 17.000 hingga 87.000 barel per bulan.

Sebelumnya, sejak 24 Maret 2026, pemerintah juga telah memperketat penggunaan kendaraan dinas dengan membagi kendaraan ke dalam lima kelompok berdasarkan angka pelat nomor, di mana masing-masing kelompok memiliki hari larangan operasional tertentu.

Selain itu, tingkat kewaspadaan krisis keamanan sumber daya untuk minyak mentah dinaikkan dari Level 2 ke Level 3 (dari total empat level) mulai 2 April 2026.

Krisis energi ini tidak lepas dari eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya setelah serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026.

Situasi tersebut memicu balasan dari Iran dan berdampak pada terganggunya jalur distribusi energi global, termasuk blokade de facto di Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi pengiriman minyak dan gas alam cair dari kawasan Teluk Persia ke pasar global. Sekitar 70 persen impor minyak Korea Selatan bergantung pada jalur tersebut, sehingga gangguan distribusi berdampak langsung pada pasokan energi nasional.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas, PM Malaysia Anggap Penyebar Hoaks Kenaikan Harga BBM sebagai Pengkhianat Negara

Tegas, PM Malaysia Anggap Penyebar Hoaks Kenaikan Harga BBM sebagai Pengkhianat Negara

News | Kamis, 02 April 2026 | 10:25 WIB

Momen Prabowo Bertemu Carmen Hearts2Hearts di Korea Selatan, Kompak Finger Heart

Momen Prabowo Bertemu Carmen Hearts2Hearts di Korea Selatan, Kompak Finger Heart

News | Kamis, 02 April 2026 | 10:09 WIB

Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan Diklaim Sukses Dongkrak Kepercayaan Investor

Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan Diklaim Sukses Dongkrak Kepercayaan Investor

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:00 WIB

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Harga BBM Pertamina Tidak Jadi Naik, Apakah Shell, BP, Mobil, Vivo Ada Kenaikan?

Harga BBM Pertamina Tidak Jadi Naik, Apakah Shell, BP, Mobil, Vivo Ada Kenaikan?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 20:51 WIB

Terpopuler: Aturan Baru BBM Subsidi, 4 Mobil Bekas Tahun Muda di Bawah Rp100 Juta

Terpopuler: Aturan Baru BBM Subsidi, 4 Mobil Bekas Tahun Muda di Bawah Rp100 Juta

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 06:35 WIB

Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?

Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 20:35 WIB

Terkini

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:12 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB

Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara

Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:02 WIB

Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi

Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:49 WIB

Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!

Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:40 WIB

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:29 WIB

Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap

Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan

Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:08 WIB

Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink

Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:59 WIB