Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 03 April 2026 | 16:35 WIB
Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana
Semangat gotong royong dan kebersamaan ditunjukkan warga Dusun Pante Geulima, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya, dalam upaya mempercepat pemulihan lingkungan pascabencana. (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Semangat gotong royong dan kebersamaan ditunjukkan warga Dusun Pante Geulima, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya, dalam upaya mempercepat pemulihan lingkungan pascabencana.

Warga bersama unsur pemerintah terus bergerak melalukan pembersihan kawasan terdampak secara bertahap. Hal itu menjadi kunci memasuki fase rehabilitasi pascabencana yang kini digencarkan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera

Kegiatan pembersihan yang berlangsung pada Kamis, (2/4/2026) ini melibatkan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah melalui program kerja bakti yang difasilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain itu, dukungan juga datang dari warga perantauan yang turut menyumbang untuk membantu proses pemulihan.

Warga setempat, Ahlul Fikri, mengatakan sinergi ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan desa.

“Alhamdulillah, saat ini ada dua bentuk dukungan yang berjalan bersamaan. Pertama dari pemerintah melalui program kerja bakti, dan kedua dari donasi teman-teman perantauan yang ikut membantu, termasuk untuk penyewaan armada pengangkutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat menjadi bukti kuat warga memiliki semangat tinggi untuk bangkit dan memulihkan kondisi desa seperti semula.

Semangat gotong royong dan kebersamaan ditunjukkan warga Dusun Pante Geulima, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya, dalam upaya mempercepat pemulihan lingkungan pascabencana. (Dok: Kemendagri)
Semangat gotong royong dan kebersamaan ditunjukkan warga Dusun Pante Geulima, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya, dalam upaya mempercepat pemulihan lingkungan pascabencana. (Dok: Kemendagri)

Program kerja bakti tidak hanya berdampak pada percepatan pembersihan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga terdampak. Setiap pekerja menerima upah harian, yang membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga di tengah kondisi yang masih dalam tahap pemulihan.

Salah satu warga, Halimah, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia bersama warga lainnya turut membersihkan fasilitas umum seperti musala dan sanitasi lingkungan.

“Alhamdulillah sangat terbantu. Selain bisa ikut membersihkan, kami juga mendapat penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari dan anak-anak yang masih sekolah,” kata Halimah.

baca juga

Ia juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak warga yang bisa terlibat dan merasakan manfaatnya.

Saat ini, puluhan warga terlibat dalam kegiatan pembersihan yang dilakukan secara bergilir, mencerminkan semangat kebersamaan dan keadilan dalam berbagi kesempatan kerja.

Dengan kolaborasi yang terus terjalin antara masyarakat, pemerintah, dan para donatur, warga Pante Geulima optimistis proses pemulihan akan terus berjalan lebih cepat. Semangat kebersamaan ini menjadi modal utama untuk mengembalikan kondisi desa agar kembali nyaman dan layak huni.

“Yang terpenting bagi kami adalah kebersamaan. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin Pante Geulima bisa bangkit dan pulih seperti sedia kala,” tutup Ahlul Fikri.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Bima Arya Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

Bima Arya Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:41 WIB

Tiga Jembatan Darurat Percepat Pemulihan Akses di Wilayah Terdampak Bencana

Tiga Jembatan Darurat Percepat Pemulihan Akses di Wilayah Terdampak Bencana

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:27 WIB

Daftar ASN yang Tidak Bisa WFH Tiap Hari Jumat, Ini Jabatan yang Dikecualikan Kemendagri

Daftar ASN yang Tidak Bisa WFH Tiap Hari Jumat, Ini Jabatan yang Dikecualikan Kemendagri

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 11:40 WIB

Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:31 WIB

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:44 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×