Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Bangun Santoso

Minggu, 05 April 2026 | 11:25 WIB
Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Ribuan warga menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (5/4/2026) pagi, sebagai belasungkawa terhadap tiga personel TNI yang gugur di Lebanon Selatan saat menjalankan misi perdamaian PBB. ANTARA/Risky Syukur
baca 10 detik
  • Ribuan warga berkumpul di depan Kedubes AS, Jakarta, pada Minggu (5/4/2026) untuk memberikan penghormatan bagi tiga prajurit TNI.
  • Aksi solidaritas ini dilakukan sebagai bentuk belasungkawa atas gugurnya tiga personel TNI saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
  • Massa aksi juga menyuarakan dukungan kemanusiaan bagi Palestina melalui orasi, doa bersama, serta pengibaran bendera di lokasi kegiatan.

Suara.com - Kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, mendadak memutih pada Minggu (5/4/2026) pagi saat ribuan warga berkumpul di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS).

Aksi massa ini digelar sebagai bentuk belasungkawa mendalam dan penghormatan terakhir terhadap tiga personel TNI yang gugur saat menjalankan tugas negara di Lebanon Selatan.

Ketiga prajurit tersebut merupakan bagian dari pasukan perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 08.30 WIB, massa yang datang dari berbagai penjuru Jakarta dan kota penyangga mulai memadati area jalan utama yang mengarah ke sisi barat.

Aksi yang diprakarsai oleh Majelis Ormas Islam (MOI) ini menunjukkan solidaritas yang kuat, di mana massa tidak hanya memenuhi badan jalan di depan kantor diplomatik Amerika Serikat, tetapi juga meluber hingga ke gerbang Monumen Nasional (Monas) yang terletak di dekat Stasiun Gambir.

Massa aksi yang hadir dalam agenda bertajuk "Berjuta Doa untuk Syuhuda" ini terlihat kompak mengenakan pakaian gamis yang didominasi warna putih. Selain pakaian, atribut yang dibawa massa juga sangat mencolok, yakni perpaduan bendera serta simbol-simbol identitas Indonesia dan Palestina.

Kehadiran massa ini menciptakan pemandangan yang masif di sepanjang jantung ibu kota pada hari libur tersebut.

Di tengah kerumunan massa, tepat di seberang gedung Kedubes AS, sebuah panggung orasi berdiri kokoh di samping barikade beton pengamanan.

Panggung setinggi sekitar dua meter tersebut menjadi pusat perhatian karena pada latar belakangnya terpampang jelas gambar tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas.

baca juga

Ketiga prajurit tersebut adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon.

Ketiga prajurit yang kini menyandang gelar anumerta tersebut merupakan bagian dari pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah bendera UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).

Gugurnya mereka di Lebanon Selatan saat menjalankan misi kemanusiaan dan perdamaian menjadi pemantik utama kehadiran ribuan warga di depan Kedubes AS.

Aksi ini menjadi ruang bagi publik untuk memberikan apresiasi atas pengabdian tertinggi para prajurit tersebut di kancah internasional.

Selain fokus utama pada doa bersama untuk ketiga prajurit TNI, massa aksi juga menyuarakan isu-isu kemanusiaan global lainnya. Salah satu poin utama yang diteriakkan dalam orasi-orasi di atas panggung adalah dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Hal ini terlihat dari banyaknya bendera Palestina yang dikibarkan oleh massa di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan. Isu gugurnya prajurit TNI di Lebanon dan krisis kemanusiaan di Palestina tampaknya menjadi satu kesatuan narasi dalam aksi pagi itu.

Suasana aksi tidak hanya diisi dengan orasi yang menggebu-gebu, tetapi juga diselingi dengan dendang lagu-lagu perjuangan dan religi yang sesuai dengan tema kegiatan.

Selama lagu-lagu tersebut dikumandangkan, ribuan bendera Palestina terus dikibarkan oleh massa, menciptakan gelombang warna di tengah lautan manusia berpakaian putih. Musik dan doa menjadi instrumen utama yang menjaga ritme aksi tetap kondusif namun penuh semangat.

Menariknya, komposisi massa yang hadir sangat beragam. Tidak hanya didominasi oleh orang dewasa, terlihat banyak peserta aksi yang membawa serta anggota keluarga mereka, termasuk bayi dan anak-anak kecil.

Kehadiran keluarga-keluarga ini memberikan gambaran bahwa pesan yang dibawa dalam aksi ini menjangkau berbagai lapisan usia. Meskipun cuaca mulai memanas, massa tetap bertahan di lokasi untuk mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Hingga pukul 08.45 WIB, arus massa yang berdatangan ke lokasi aksi terpantau masih terus mengalir. Area di sekitar Stasiun Gambir dan Monas menjadi titik kumpul utama sebelum massa merapat ke depan panggung orasi.

Mobilitas massa terlihat cukup dinamis; sebagian peserta aksi tampak beranjak sejenak dari kerumunan untuk mencari makan atau minum di sekitar lokasi, namun tak lama kemudian mereka kembali bergabung dengan massa aksi lainnya untuk melanjutkan doa bersama.

Pengamanan di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat pun terlihat diperketat dengan adanya barikade beton dan penjagaan dari aparat keamanan.

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan niat ribuan warga untuk tetap berada di lokasi sebagai bentuk penghormatan kepada "Berjuta Doa untuk Syuhuda" yang menjadi ruh dari pergerakan massa kali ini.

Jalan Medan Merdeka Selatan pun tertutup total bagi kendaraan bermotor seiring dengan semakin banyaknya warga yang memadati area tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:09 WIB

Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah

Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:15 WIB

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB

Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni

Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:09 WIB

Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

3 Prajurit TNI Kembali Jadi Korban di Lebanon, Menlu Sugiono Beri Pernyataan Keras ke PBB

3 Prajurit TNI Kembali Jadi Korban di Lebanon, Menlu Sugiono Beri Pernyataan Keras ke PBB

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:00 WIB

Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon

Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon

Foto | Minggu, 05 April 2026 | 06:30 WIB

Terkini

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:00 WIB

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:35 WIB

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:25 WIB

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:22 WIB

×