Pesta Berujung Memilukan: Ini 7 Fakta Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Saat Resepsi Anaknya

Bella

Senin, 06 April 2026 | 14:23 WIB
Pesta Berujung Memilukan: Ini 7 Fakta Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Saat Resepsi Anaknya
Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman (Instagram)
baca 10 detik
  • Dadang tewas setelah dikeroyok sekelompok pemuda di acara resepsi pernikahan, Desa Kertamukti, Purwakarta, pada Sabtu 4 April 2024.
  • Penganiayaan brutal terjadi karena korban menolak permintaan uang tambahan dan minuman keras yang diajukan para pelaku.
  • Polres Purwakarta telah mengidentifikasi seluruh pelaku pengeroyokan dan saat ini sedang melakukan pengejaran untuk proses hukum selanjutnya.

Suara.com - Suasana bahagia resepsi pernikahan di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, mendadak berubah menjadi tragedi berdarah pada Sabtu (4/4/2026).

Sang pemilik hajatan, Dadang, tewas mengenaskan setelah dianiaya secara brutal oleh sekelompok pemuda yang diduga preman kampung hanya karena menolak permintaan uang dan minuman keras.

Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan maut tersebut.

“Diduga ada sekelompok orang yang membuat keributan di acara hajatan, kemudian berujung pada pemukulan hingga korban tidak sadarkan diri,” ujar Enjang, dikutip pada Senin (6/4/2026).

Berikut adalah tujuh fakta terkait insiden memilukan tersebut:

1. Dipicu Aksi Pemerasan Berulang
Awal mula insiden maut yang terjadi di tengah kemeriahan pesta pernikahan ini dipicu oleh tindakan pemalakan yang dilakukan sekelompok pemuda setempat terhadap keluarga pemilik hajatan. Berdasarkan kronologi kejadian, pihak keluarga sebenarnya sudah berupaya mengalah dengan memberikan uang sebesar Rp100 ribu pada pertemuan pertama guna menghindari keributan di hadapan tamu undangan.

Sayangnya, sikap kooperatif tersebut justru memancing para pelaku untuk kembali datang satu jam kemudian dengan tuntutan yang lebih tinggi, yaitu meminta uang tambahan sebesar Rp500 ribu secara paksa. Penolakan terhadap tuntutan kedua inilah yang memicu pengeroyokan kepada korban.

2. Penolakan Jatah Minuman Keras
Penyelidikan menunjukkan bahwa selain faktor ekonomi, kericuhan tersebut juga dipicu oleh kemarahan para pelaku yang merasa tidak puas karena permintaan mereka akan minuman keras tidak dipenuhi oleh korban.

Sebagai penanggung jawab utama acara, korban tetap berpegang teguh pada prinsipnya untuk menjaga kehormatan serta suasana religius dari pernikahan anaknya. Ia menolak berkompromi dengan permintaan kelompok pemuda tersebut yang dinilai dapat mengancam ketenangan serta kesantunan pesta pernikahan yang tengah berlangsung.

baca juga

3. Pengeroyokan di Luar Area Resepsi
Sikap tegas korban seketika menyulut emosi kelompok pemuda tersebut hingga memicu bentrokan fisik yang tak terhindarkan tepat di area luar tenda hajatan.

Dalam insiden mencekam itu, korban menjadi sasaran pengeroyokan brutal oleh sejumlah orang sampai akhirnya ia jatuh tersungkur dan kehilangan kesadaran di lokasi kejadian. Tak berhenti sampai di situ, adik kandung korban yang berada di tempat yang sama juga tak luput dari aksi kekerasan; ia sempat menjadi target pemukulan massal oleh kelompok penyerang.

4. Hantaman Bambu di Bagian Kepala
Sesuai hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh tim penyidik kepolisian, petugas menemukan dan menyita barang bukti krusial berupa potongan belahan bambu.

Benda tersebut disinyalir digunakan secara sengaja oleh para pelaku untuk menghantam bagian kepala korban secara brutal dan bertubi-tubi. Intensitas serangan tersebut memicu luka yang sangat parah serta trauma fatal yang seketika merenggut kesadaran korban.

5. Kepanikan Massal di Tengah Pesta
Kejadian memilukan ini seketika menghancurkan suasana sakral dan khidmat prosesi pernikahan hingga memicu gelombang kepanikan luar biasa di kalangan tamu undangan.

Sebuah rekaman video amatir yang tersebar luas memperlihatkan detik-detik mencekam ketika korban tergeletak tak berdaya di tengah hiruk-pikuk pesta. Sementara itu, istri serta anak perempuan korban dilaporkan jatuh pingsan karena mengalami syok berat serta trauma mendalam setelah menyaksikan aksi kekerasan tersebut.

6. Anak Korban Menanggung Duka di Hari Bahagia
Suasana duka yang menyelimuti Mapolres Purwakarta terasa semakin menyesakkan saat putri kandung korban tiba untuk memberikan keterangan di hadapan penyidik.

Ia tiba dengan kondisi masih mengenakan pakaian pengantin berupa kebaya resepsi serta riasan wajah yang masih utuh. Ironi pahit ini harus ia telan mentah-mentah; ia terpaksa berurusan dengan hukum di hari pernikahannya sendiri akibat peristiwa pengeroyokan yang merenggut nyawa sang ayah tepat di puncak perayaan hari besar keluarganya.

7. Polisi Telah Mengidentifikasi Pelaku
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saeful Uyun, menegaskan bahwa pihaknya telah berhasil mengantongi identitas para pelaku dan kini tengah melakukan pengejaran intensif. Polisi juga terus menggali keterangan dari sejumlah saksi kunci guna mengusut tuntas perkara ini.

"Sudah teridentifikasi pelaku yang melakukan peristiwa penganiayaan tersebut yang saat ini dalam pengejaran pihak kepolisian," ujar Uyun.

Saat ini, proses hukum masih berada dalam tahap penyelidikan mendalam. Selain memburu para tersangka, penyidik juga tengah menantikan hasil resmi autopsi jenazah guna menentukan penyebab medis secara akurat di balik kematian korban.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Steam Copot IGRS Usai Viral Jadi Sorotan di Indonesia, Pakai Platform Rating Lain

Steam Copot IGRS Usai Viral Jadi Sorotan di Indonesia, Pakai Platform Rating Lain

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 14:08 WIB

Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah

Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah

News | Senin, 06 April 2026 | 10:50 WIB

Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?

Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 16:21 WIB

Hajatan Berujung Duka, Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman

Hajatan Berujung Duka, Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman

Entertainment | Minggu, 05 April 2026 | 14:20 WIB

Viral di TikTok! Niat Donasi di Mall Malah Berujung Tutup Rekening: Hati-Hati Jebakan Auto-Debit

Viral di TikTok! Niat Donasi di Mall Malah Berujung Tutup Rekening: Hati-Hati Jebakan Auto-Debit

Entertainment | Minggu, 05 April 2026 | 15:00 WIB

Kekayaan Pinkan Mambo yang Viral Live Ngamen di Pinggir Jalan

Kekayaan Pinkan Mambo yang Viral Live Ngamen di Pinggir Jalan

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 10:23 WIB

Wanita Viral Pengejek Outfit Fauzan Muncul, Akui Salah dan Minta Maaf

Wanita Viral Pengejek Outfit Fauzan Muncul, Akui Salah dan Minta Maaf

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 16:12 WIB

Penuh Perjuangan, Petugas Disdukcapil Kejar-kejaran dengan ODGJ untuk Ambil Foto KTP

Penuh Perjuangan, Petugas Disdukcapil Kejar-kejaran dengan ODGJ untuk Ambil Foto KTP

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 15:23 WIB

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:22 WIB

Pria Ini Ungkap Neneknya Sosok Pemetik Teh di Uang Pecahan Rp20 Ribu, Alhamdulillah Masih Sehat

Pria Ini Ungkap Neneknya Sosok Pemetik Teh di Uang Pecahan Rp20 Ribu, Alhamdulillah Masih Sehat

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

News | Senin, 06 Juli 2026 | 00:59 WIB

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:10 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:58 WIB

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

×