- Mantan pejabat kontraterorisme AS, Joe Kent, dianggap menyebarkan klaim palsu dari media Iran terkait upaya pembunuhan pilot Amerika.
- Klaim tersebut menyebut AS mengebom lokasi pilot yang hilang, namun terbantahkan setelah sang pilot berhasil diselamatkan.
- Tindakan Kent menuai kritik keras dari jurnalis Jake Tapper yang menganggap unggahan tersebut sebagai informasi tidak berdasar.
Kent beberapa waktu lalu mengundurkan diri sebagai pejabat kontraterorisme AS karena menolak kebijakan perang terhadap Iran.
“Iran tidak menimbulkan ancaman langsung bagi negara kita,” kata Kent.