Fantastis! Guru Ini Dapat Gaji Rp60 Juta Per Bulan, Kok Bisa? Begini Cara Legalnya

Galih Prasetyo

Selasa, 07 April 2026 | 12:39 WIB
Fantastis! Guru Ini Dapat Gaji Rp60 Juta Per Bulan, Kok Bisa? Begini Cara Legalnya
Dear Guru Indonesia, Mau Gaji Rp60 Juta Per Bulan? Begini Cara Legalnya No Tipu-tipu [Youtube Cerdas Berkarakter Kemendikbud}
baca 10 detik
  • Minh Phuong, guru asal Vietnam, memperoleh gaji sebesar Rp66 juta per bulan saat mengajar di Australia Barat.
  • Ia mengajar di komunitas adat Mulan Aboriginal dengan menghadapi tantangan lingkungan ekstrem dan keterbatasan akses transportasi.
  • Phuong menjalankan peran ganda untuk memberikan pendidikan berkualitas serta membantu anak-anak komunitas tersebut meraih masa depan lebih baik.

Suara.com - Isu soal kesejahteraan guru di Indonesia selalu jadi sorotan dari banyak pihak. Apalagi jika kita bicara gaji guru honorer.

Pertanyaannya apakah mungkin seorang guru di Indonesia bisa mengantongi gaji dua digit per bulannya?

Jika bicara realistis, mungkin tidak mungkin. Namun peluang itu ada bagi guru Indonesia jika bisa mengajar di luar negeri.

Seorang guru dari Vietnam meraup gaji 100 juta dong per bulan atau setara Rp60-70 juta dengan mengajar di Australia.

Minh Phuong nama guru tersebut. Ia seorang guru dari Vietnam mengajar di tengah gurun Australia Barat.

Mendapat gaji dua digit bukan perkara mudah bagi Minh Phuong, ia harus menerima tantangan cukup ekstrem di komunitas terpencil, di Australia.

Ilustrasi guru (Freepik/jcomp)
Ilustrasi guru (Freepik/jcomp)

Dilansir dari Dan Tri, Phuong mengajar di komunitas adat Mulan Aboriginal Community di East Kimberley, Australia Barat.

Phuong datang ke lokasi tersebut setelah melalui proses panjang mencari pekerjaan.

Lulusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari University of Melbourne itu sempat mengirim lamaran ke berbagai tempat, namun berulang kali ditolak.

baca juga

“Saya sudah sering ditolak, jadi tidak terlalu berharap saat wawancara,” kata Phoung.

Tak disangka, hanya dua jam setelah wawancara di sekolah Katolik John Pujajangka-Piyirn, ia langsung diterima. “Cepat sekali sampai saya tidak percaya itu nyata,” ucapnya.

Ia kemudian berangkat ke wilayah terpencil yang bahkan belum pernah ia bayangkan sebelumnya. Di sana, ia menemukan kenyataan hidup yang jauh dari kata mudah.

“Membuka mulut saja bisa kemasukan lalat,” katanya menggambarkan kondisi ekstrem saat musim kering.

Menurutnya, lalat menjadi masalah serius karena tidak hanya mengganggu, tetapi juga berdampak pada kesehatan anak-anak. “Ada siswa yang matanya bengkak karena lalat masuk tanpa mereka sadari,” ujarnya.

Saat musim hujan tiba, tantangan berbeda muncul. Jalanan berlumpur membuat akses transportasi terhambat, bahkan pasokan makanan bisa terputus.

“Kadang truk makanan tidak bisa masuk desa, jadi kami harus menyimpan persediaan sejak awal,” jelasnya.

Di sekolah, peran Phuong tidak hanya sebagai pengajar. Ia juga terlibat dalam berbagai aktivitas harian siswa, mulai dari memasak hingga mencuci.

“Di sini saya bukan hanya guru, tapi melakukan hampir semua hal bersama siswa,” katanya.

Kelas yang ia ajar kini berjumlah hampir 30 siswa, dengan latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda. Sistem pembelajaran pun menggabungkan pendidikan modern dan tradisi lokal.

“Kadang saya justru belajar bahasa dari murid kelas 1 atau 2 agar bisa memahami mereka,” ujarnya.

Meski menerima gaji sekitar 5.600 dolar Australia per bulan atau setara Rp66 juta, Phuong mengaku tekanan pekerjaan cukup besar. Ia harus menghadapi berbagai karakter siswa, termasuk anak berkebutuhan khusus.

“Ada masa saya harus fokus mendampingi satu siswa, sampai ritme kelas terganggu,” katanya.

Namun, di balik semua tantangan itu, Phuong memiliki motivasi kuat untuk bertahan.

Phuong ingin membantu anak-anak komunitas adat mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.

“Harapan saya, suatu hari mereka bisa kembali menjadi guru di komunitasnya sendiri,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bak Langit dan Bumi, Ini Perbedaan Gaji Tamtama Polisi Vietnam vs Indonesia

Bak Langit dan Bumi, Ini Perbedaan Gaji Tamtama Polisi Vietnam vs Indonesia

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:22 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan

Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan

News | Senin, 06 April 2026 | 17:13 WIB

Harga BBM Meledak, Driver Online Menyerah: Kerja Seharian Hanya untuk Bensin

Harga BBM Meledak, Driver Online Menyerah: Kerja Seharian Hanya untuk Bensin

News | Senin, 06 April 2026 | 10:08 WIB

Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 12:51 WIB

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

Nasib Ranking FIFA Negara ASEAN, Timnas Indonesia Masih di Bawah Tetangga

Nasib Ranking FIFA Negara ASEAN, Timnas Indonesia Masih di Bawah Tetangga

Bola | Kamis, 02 April 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Elkan Baggott: Timnas Indonesia King ASEAN!

Elkan Baggott: Timnas Indonesia King ASEAN!

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Bikin Film Animasi Butuh 300 Juta Jam Komputasi, Lenovo Ungkap Teknologi di Balik DreamWorks

Bikin Film Animasi Butuh 300 Juta Jam Komputasi, Lenovo Ungkap Teknologi di Balik DreamWorks

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:15 WIB

5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama di Shopee yang Baunya Mirip Parfum Mewah

5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama di Shopee yang Baunya Mirip Parfum Mewah

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Viva Skin Food Cream untuk Apa? Ini Kegunaan, Kandungan, dan Cara Pakainya

Viva Skin Food Cream untuk Apa? Ini Kegunaan, Kandungan, dan Cara Pakainya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Erick Thohir Bicara Piala Dunia Setelah Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Bicara Piala Dunia Setelah Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Dear Fresh Graduate: Ditolak Pekerjaan Itu Tak Berarti Ditolak Kehidupan

Dear Fresh Graduate: Ditolak Pekerjaan Itu Tak Berarti Ditolak Kehidupan

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:00 WIB

4 Perbedaan Toner dan Serum Eksfoliasi untuk Atasi Pori Tersumbat

4 Perbedaan Toner dan Serum Eksfoliasi untuk Atasi Pori Tersumbat

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Berpotensi Panas, RUU Pemilu Jadi Arena Tarik-Menarik Kepentingan Parpol 2029

Berpotensi Panas, RUU Pemilu Jadi Arena Tarik-Menarik Kepentingan Parpol 2029

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:57 WIB

John Herdman Persembahkan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Rakyat Indonesia

John Herdman Persembahkan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Rakyat Indonesia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:57 WIB

×