BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

Bella

Rabu, 08 April 2026 | 13:41 WIB
BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas
Vaksin campak dan rubella, MMR. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • BPOM resmi menyetujui penggunaan vaksin campak Bio Farma bagi kelompok dewasa berisiko tinggi mulai 7 April 2026.
  • Kebijakan ini bertujuan memperkuat ketersediaan stok nasional guna menekan penyebaran campak setelah sempat terjadi lonjakan kasus.
  • Pemerintah memprioritaskan vaksinasi bagi tenaga kesehatan serta menggalakkan edukasi perilaku hidup bersih untuk mencegah kejadian luar biasa.

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengambil langkah strategis dalam memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman campak dengan memperluas penggunaan vaksin bagi kelompok dewasa berisiko, terutama tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Kepala BPOM Taruna Ikrar sebagai respons atas dinamika kasus campak di Indonesia yang sempat meningkat pada awal tahun 2026.

"Terhitung per tanggal 7 April 2026, Badan POM secara resmi menetapkan persetujuan penggunaan vaksin campak Bio Farma untuk kelompok usia dewasa yang berisiko terinfeksi campak," kata Taruna Ikrar di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Rabu.

Ia menjelaskan, perluasan indikasi vaksin tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan perlindungan kesehatan masyarakat, sekaligus menjamin keamanan, kualitas, dan khasiat obat yang beredar.

Langkah ini juga diambil setelah BPOM terus memantau perkembangan kasus campak di Tanah Air. Pada minggu pertama 2026, tercatat sebanyak 2.220 kasus, namun angka tersebut menurun drastis menjadi 146 kasus pada pertengahan Maret, atau turun sekitar 93 persen.

Selain memperluas cakupan vaksin, pemerintah juga telah mengeluarkan Surat Edaran kewaspadaan campak serta memperkuat sistem deteksi dini, pelaporan cepat, dan peningkatan cakupan imunisasi.

Sebelumnya, BPOM telah lebih dulu memberikan izin penggunaan vaksin campak untuk dewasa dari produsen lain, seperti vaksin MMR produksi GSK dan MSD. Namun, vaksin dari PT Bio Farma belum mendapat izin serupa, sehingga perluasan indikasi ini diharapkan dapat menambah ketersediaan stok nasional.

Dalam prosesnya, BPOM juga telah berkonsultasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Komite Nasional Penilai Obat guna memastikan keputusan tersebut didasarkan pada kajian ilmiah yang komprehensif.

"Mudah-mudahan dengan ketersediaan vaksin yang telah mendapat persetujuan tadi, kejadian luar biasa ataupun endemiknya campak yang telah terjadi di negeri kita bisa segera diatasi," ujarnya.

baca juga

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan bahwa vaksinasi akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan yang memiliki risiko tinggi terpapar campak.

"Setelah dilakukan vaksinasi yang tinggi, kita evaluasi apakah ada potensi untuk menyebarkan ke daerah yang lainnya," kata Wamenkes Dante di Jakarta, Rabu (1/4).

Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan tidak hanya bergantung pada vaksinasi, tetapi juga pada edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.

"Gimana cuci tangan yang benar, gimana selalu pakai masker waktu periksa. Itu akan kita masyarakatkan lagi baik kepada nakes maupun kepada masyarakat," kata Wamenkes Dante.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan bersama pihak terkait juga tengah melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) menyusul meninggalnya seorang dokter berinisial AMW (26) di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang diduga terkait campak.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu menekan potensi penyebaran campak sekaligus mencegah terjadinya kejadian luar biasa di berbagai daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skincare Animate Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Ceknya!

Skincare Animate Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Ceknya!

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 16:45 WIB

Perkumpulan Pengelola Klinik Kecantikan Berkumpul Bahas Permenkes, Dorong Standar Layanan Estetika

Perkumpulan Pengelola Klinik Kecantikan Berkumpul Bahas Permenkes, Dorong Standar Layanan Estetika

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 06:10 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:05 WIB

Apakah Cushion MINIPINK Sudah BPOM? Ini Faktanya

Apakah Cushion MINIPINK Sudah BPOM? Ini Faktanya

Lifestyle | Minggu, 29 Maret 2026 | 07:33 WIB

3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja

3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:11 WIB

BPOM Rilis Daftar 10 Pangan Olahan Ilegal di Marketplace, Ada Milo Malaysia hingga Obat Kuat

BPOM Rilis Daftar 10 Pangan Olahan Ilegal di Marketplace, Ada Milo Malaysia hingga Obat Kuat

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:36 WIB

BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus

BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:58 WIB

BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Bermasalah Jelang Ramadan dan Idul Fitri

BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Bermasalah Jelang Ramadan dan Idul Fitri

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:10 WIB

Vaksin Campak Apakah Bikin Demam? Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya

Vaksin Campak Apakah Bikin Demam? Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 21:52 WIB

Terkini

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:39 WIB

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:12 WIB

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia

Otomotif | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi

Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:06 WIB

×