Dasco Dinilai Sukses Terapkan 'Manajemen Persaudaraan' Lawan Politik 'Devide et Impera'

M Nurhadi

Rabu, 08 April 2026 | 16:14 WIB
Dasco Dinilai Sukses Terapkan 'Manajemen Persaudaraan' Lawan Politik 'Devide et Impera'
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat berdiskusi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/11/2025). [Sekretaris Kabinet]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo dan Sufmi Dasco dinilai berhasil memperkuat persatuan nasional melalui kepemimpinan inklusif serta dialog terbuka pada 8 April 2026.
  • Pemerintah menolak praktik politik pecah belah guna menghentikan konflik horizontal yang sempat terjadi demi meraih kepentingan kekuasaan sesaat.
  • Stabilitas politik domestik memungkinkan pemerintah fokus menjaga ketahanan energi dan swasembada pangan di tengah ancaman krisis ekonomi global.

Suara.com - Duet Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dinilai berhasil membuktikan pemerintah tidak antikritik dari masyarakat, serta mampu menangkal politik pecah belah untuk meraih kekuasaan.

Haris Rusly Moti, pemrakarsa 98 Resolution Network, mengatakan hal itu menjadi kunci terjaganya persatuan nasional di tengah konflik Timur Tengah yang melihatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, tak berdampak luas di Indonesia.

"Gaya kepemimpinan Pak Prabowo dan Prof Dasco yang inklusif dan terbuka terhadap dialog, ini penting untuk persatuan nasional. Dasco juga bisa memastikan tak ada pihak yang menggunakan taktik politik devide et impera atau pecah belah," kata Haris Rusly Moti, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, saat banyak negara mengalami destabilisasi akibat benturan geopolitik, Indonesia justru mampu memperkuat persatuan nasional melalui manajemen persaudaraan yang diusung Prabowo serta Dasco.

Haris mengungkapkan, stigma mengenai pemerintah yang anti-kritik adalah sebuah kekeliruan besar.

Ia menyaksikan sendiri bagaimana Dasco secara konsisten membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk kelompok-kelompok yang berada di spektrum politik berseberangan.

“Prof Dasco bahkan sering menghadiri forum-forum diskusi formal maupun informal dan mendengar langsung pandangan kritis dari berbagai kelompok yang berbeda spektrum. Sangat tidak beralasan jika ada pihak yang mengatakan pemerintah antikritik dan antidialog,” ujar Haris.

Menolak Warisan Politik Pecah Belah

Strategi politik yang merangkul semua pihak ini, dipandang sebagai antitesis dari praktik politik masa lalu yang sering kali membenturkan masyarakat secara horizontal.

baca juga

Haris menekankan, Dasco dan Prabowo memiliki visi yang sama untuk menghentikan segala bentuk rekayasa konflik di tengah masyarakat demi kepentingan kekuasaan sesaat.

“Presiden Prabowo maupun Prof Dasco, keduanya tidak menganut aliran politik devide et impera, yang membenturkan secara horisontal masyarakat untuk tujuan memperkuat kekuasaan. Bahkan segala bentuk warisan konflik horisontal yang direkayasa di masa lampau, secara senyap telah diupayakan Presiden Prabowo untuk dihentikan,” jelas Haris.

Langkah ini dianggap sangat krusial mengingat Indonesia saat ini sedang berhadapan dengan dampak ekonomi dari perang Iran versus Israel-Amerika.

Dengan tidak adanya gejolak politik di dalam negeri, pemerintah dapat lebih fokus dalam mengamankan pasokan energi dan mempercepat program swasembada pangan.

Persatuan nasional menjadi benteng utama agar rakyat tidak terjebak dalam krisis kelaparan atau kelangkaan BBM yang saat ini mulai melanda beberapa negara di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haris Rusly Moti: Gaya Inklusif Prabowo dan Dasco Berhasil Jaga Stabilitas Nasional

Haris Rusly Moti: Gaya Inklusif Prabowo dan Dasco Berhasil Jaga Stabilitas Nasional

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:40 WIB

Siang Ini, Presiden Prabowo Kumpulkan Seluruh Kabinet Merah Putih dan Dirut BUMN di Istana

Siang Ini, Presiden Prabowo Kumpulkan Seluruh Kabinet Merah Putih dan Dirut BUMN di Istana

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:02 WIB

Begini Pernyataan Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo" yang Bikin Geger

Begini Pernyataan Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo" yang Bikin Geger

Video | Rabu, 08 April 2026 | 12:00 WIB

Respons Seskab Teddy soal Kritik Saiful Mujani ke Program Prabowo

Respons Seskab Teddy soal Kritik Saiful Mujani ke Program Prabowo

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:56 WIB

Dasco Kawal Detail Persiapan Haji 2026, Wamenhaj Dahnil Anzar Siapkan Terobosan Demi Jemaah

Dasco Kawal Detail Persiapan Haji 2026, Wamenhaj Dahnil Anzar Siapkan Terobosan Demi Jemaah

News | Senin, 06 April 2026 | 19:31 WIB

Fahri Hamzah Merespons Pernyataan Saiful Mujani Soal 'Jatuhkan Prabowo'

Fahri Hamzah Merespons Pernyataan Saiful Mujani Soal 'Jatuhkan Prabowo'

Video | Senin, 06 April 2026 | 18:00 WIB

Hanya Dirinya yang Diundang Halalbihalal PAN, Dasco: Dukungan Mereka Tak Sekadar Retorika

Hanya Dirinya yang Diundang Halalbihalal PAN, Dasco: Dukungan Mereka Tak Sekadar Retorika

News | Kamis, 02 April 2026 | 15:19 WIB

Terkini

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

×