Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya

Bangun Santoso

Rabu, 08 April 2026 | 16:22 WIB
Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya
Ilustrasi Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump [Suara.com/hd]
baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump mengumumkan penghentian konfrontasi militer selama 14 hari dengan Iran mulai Selasa, 7 April 2020.
  • Gencatan senjata ini mengakhiri pertempuran 40 hari setelah AS meluncurkan serangan udara di terminal minyak Pulau Kharg.
  • Proses negosiasi perdamaian akan dilaksanakan di Islamabad, Pakistan, berdasarkan 10 poin tuntutan yang disepakati oleh Amerika Serikat.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengumumkan penghentian konfrontasi militer dengan Iran pada Selasa (7/4). Keputusan ini diambil setelah ketegangan memuncak akibat penutupan Selat Hormuz dan ancaman serangan terhadap situs energi vital.

Berikut adalah fakta-fakta terkini terkait kesepakatan gencatan senjata antara Washington dan Teheran:

1. Tercapai Setelah Perang 40 Hari

Gencatan senjata ini mengakhiri fase pertempuran terbuka yang telah berlangsung selama 40 hari terakhir sejak pecah pada 28 Februari.

Eskalasi ini sebelumnya dipicu oleh serangan AS-Israel yang dibalas Iran dengan menutup Selat Hormuz, jalur logistik energi paling krusial di dunia.

Sebelum kesepakatan ini muncul, Donald Trump sempat mengancam akan menghancurkan infrastruktur energi Iran, termasuk fasilitas pembangkit listrik terbesar di Teheran.

2. Serangan Terakhir di Pulau Kharg

Sesaat sebelum pengumuman gencatan senjata, The New York Times melaporkan bahwa militer Amerika Serikat telah meluncurkan lebih dari 90 serangan udara ke Pulau Kharg.

Wilayah ini merupakan lokasi terminal ekspor minyak utama yang melayani sekitar 90 persen distribusi minyak mentah Iran.

baca juga

Namun, sumber militer AS menyatakan serangan tersebut hanya menargetkan titik-titik yang sebelumnya sudah pernah diserang dan tidak menyentuh infrastruktur energi baru milik Iran.

3. Berlaku Selama Dua Pekan

Kesepakatan penghentian serangan ini bersifat sementara dengan durasi awal selama 14 hari. Selama periode ini, kedua belah pihak sepakat untuk menahan diri dari tindakan provokasi militer guna memberikan ruang bagi proses diplomasi.

"Periode dua minggu akan memungkinkan perjanjian tersebut diselesaikan dan diwujudkan," kata Trump di media sosialnya, Selasa (7/4).

4. Negosiasi Bertempat di Islamabad, Pakistan

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi bahwa proses perundingan lanjutan akan dilaksanakan di Islamabad, Pakistan.

Pihak Iran menekankan bahwa mereka tetap waspada selama proses ini berlangsung.

"Negosiasi ini akan dimulai di Islamabad dengan tingkat ketidakpercayaan penuh terhadap pihak Amerika, dan Iran akan mengalokasikan waktu dua minggu untuk proses tersebut. Periode ini dapat diperpanjang atas kesepakatan kedua pihak," demikian pernyataan resmi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

5. Daftar 10 Tuntutan Iran yang Disetujui AS

Gencatan senjata ini dapat terwujud setelah Donald Trump menyatakan setuju untuk menggunakan 10 poin tuntutan dari Teheran sebagai basis negosiasi.

"Kami telah menerima proposal 10 poin dari Iran, dan menilai itu sebagai dasar yang dapat digunakan untuk bernegosiasi," kata Trump.

Adapun rincian 10 tuntutan tersebut meliputi:

  1. Komitmen AS untuk menjamin non-agresi secara permanen.
  2. Iran tetap memegang kendali penuh atas Selat Hormuz.
  3. AS harus mengakui dan menyetujui hak pengayaan uranium Iran.
  4. Pencabutan seluruh sanksi primer terhadap Iran.
  5. Pencabutan seluruh sanksi sekunder terhadap Iran.
  6. Pembatalan semua resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Iran.
  7. Pembatalan semua resolusi Dewan Gubernur IAEA terkait Iran.
  8. Pemberian kompensasi finansial atas kerusakan infrastruktur selama perang.
  9. Penarikan seluruh pasukan militer AS dari kawasan Timur Tengah.
  10. Penghentian perang di semua front, termasuk wilayah Lebanon.

6. Perdebatan Cakupan Wilayah di Lebanon

Muncul perbedaan pandangan antara Israel dan Pakistan mengenai cakupan geografis gencatan senjata ini. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa penghentian serangan tidak mencakup wilayah Lebanon.

Netanyahu menyambut baik keputusan Trump untuk memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman bagi AS dan sekutunya, namun ia mengklaim operasi militer di Lebanon tetap bisa berlanjut.

Sebaliknya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif memberikan keterangan yang berbeda. Sharif menyatakan bahwa kesepakatan ini bersifat menyeluruh bagi seluruh kawasan.

"Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama dengan sekutu-sekutu mereka, telah menyutujui gencatan senjata segera di mana pun, termasuk Lebanon dan tempat lain, yang berlaku segera," kata Sharif.

7. Klaim Kemenangan Ganda

Kedua belah pihak sama-sama mengeklaim kemenangan politik dan militer atas tercapainya kesepakatan ini. Iran menganggap keberhasilan memaksa AS menerima 10 poin tuntutan mereka sebagai kemenangan besar.

Di sisi lain, Donald Trump mengeklaim bahwa tujuan militer AS telah tercapai sehingga serangan tidak perlu dilanjutkan.

"Ini akan menjadi GENCATAN SENJATA dua arah," tulis Trump. Ia menambahkan, "Alasan kami melakukan ini adalah karena kami telah memenuhi dan melampaui semua tujuan militer, serta sudah sangat dekat dengan kesepakatan definitif terkait perdamaian jangka panjang dengan Iran dan perdamaian di Timur Tengah."

8. Seruan Persatuan Nasional Iran

Menyusul pengumuman gencatan senjata, otoritas tertinggi Iran meminta rakyatnya untuk tetap menjaga stabilitas internal selama masa negosiasi dua pekan di Pakistan.

"Selama periode ini, penting untuk menjaga persatuan nasional secara penuh serta melanjutkan perayaan kemenangan dengan kuat," tulis pernyataan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Fokus utama saat ini adalah memastikan semua poin kompensasi dan pencabutan sanksi dapat direalisasikan dalam draf perjanjian final di Islamabad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?

Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 15:54 WIB

Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia

Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:37 WIB

Donald Trump Sebut Ada Peran China di Balik Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat

Donald Trump Sebut Ada Peran China di Balik Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:40 WIB

Gencatan Senjata dengan Iran, Netanyahu: Israel Tetap Akan Bombardir Lebanon

Gencatan Senjata dengan Iran, Netanyahu: Israel Tetap Akan Bombardir Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:40 WIB

Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?

Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:25 WIB

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:18 WIB

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:03 WIB

Terkini

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

×