Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!

Muhammad Yasir

Kamis, 09 April 2026 | 14:51 WIB
Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!
Anggota tim advokasi, Ahmad Khozinudin. (Suara.com/M Yasir)
baca 10 detik
  • Ahmad Khozinudin membantah tudingan aliran dana lima miliar rupiah dari Jusuf Kalla terkait polemik ijazah Jokowi di Jakarta.
  • Jusuf Kalla resmi melaporkan Rismon ke Bareskrim Polri atas dugaan fitnah terkait tuduhan pendanaan yang dinilai tidak benar.
  • Kuasa hukum Roy Suryo mendorong penyelesaian polemik melalui jalur pengadilan agar dibuktikan secara hukum, bukan sekadar opini media.

Suara.com - Polemik tudingan pendanaan Rp5 miliar dalam kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi makin memanas. Kali ini, kubu Roy Suryo angkat bicara dan membantah keras adanya aliran dana dari Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK).

Kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, menegaskan tidak pernah ada hubungan apa pun dengan JK, baik langsung maupun tidak langsung, termasuk dalam bentuk pendanaan.

“Kasarnya saya ingin tegaskan bahwa kami tidak menerima sepeser pun, satu rupiah pun dana untuk perjuangan ini baik dari Pak JK atau pihak lainnya,” tegas Khozinudin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Ia juga menampik tudingan bahwa langkah mereka mendampingi Roy Suryo maupun pihak lain didorong kepentingan finansial. Khozinudin mengklaim keterlibatan mereka semata karena dorongan moral.

“Kami datang mendampingi Pak Roy, bersama Pak Roy, pernah dampingi Rismon itu karena dorongan panggilan hati untuk menyelamatkan negara kita,” ujarnya.

Selain itu Khozinudin juga mendorong agar polemik ini dibawa ke jalur hukum untuk diuji secara terbuka. Ia menilai klaim kubu Rismon Hasiholan Sianipar yang menyebut rekaman pernyataannya terkait JK sebagai pendana isu ijazah Jokowi adalah hasil rekayasa AI tidak memiliki nilai jika tidak dibuktikan secara hukum.

“Itu menurut kami tidak bernilai. Bantahan itu baru bisa disampaikan setelah ada laporan. Sebelumnya tidak pernah ada bantah,” katanya.

Ia bahkan menantang pihak kuasa hukum Rismon untuk tidak sekadar berargumen di media.

“Jika saudara menyatakan itu bukan video klien saudara, maka sampaikan itu di pengadilan, bukan melalui media,” tegas Khozinudin.

baca juga
Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Bareskrim Polri pada Rabu (8/4/2026) [Suara.com/Tim Media JK]
Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Bareskrim Polri pada Rabu (8/4/2026) [Suara.com/Tim Media JK]

JK Laporkan Rismon ke Bareskrim

Sebelumnya, Jusuf Kalla resmi melaporkan Rismon ke Bareskrim Polri atas dugaan fitnah terkait tudingan pendanaan Rp5 miliar.

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/135/IV/SPKT Bareskrim Polri, 8 April 2026.
JK menegaskan tudingan itu tidak hanya tidak benar, tetapi juga bertentangan dengan karakter pribadinya.

“Saya tidak mempunyai sifat itu, mengkritik orang dari belakang. Kalau saya tidak suka saya katakan tidak suka, atau tidak benar. Masa saya bayar orang, nggak lah,” kata JK usai melaporkan Rismon ke Bareskrim.

JK juga menilai tuduhan tersebut sebagai penghinaan, mengingat relasinya dengan Jokowi sebagai presiden yang pernah ia dampingi selama menjabat.

“Tidak pantas dan tidak mungkin saya lakukan,” ujarnya.

Sementara terkait bantahan kubu Rismon yang menyebut narasi tersebut sebagai rekayasa kecerdasan buatan (AI), JK menilai bantahan tersbut tidak menyentuh substansi utama tuduhan.

Di tengah polemik yang makin liar, JK juga menyarankan agar isu ijazah Jokowi segera diakhiri untuk mencegah perpecahan di masyarakat.

“Kalau perlu ditunjukkan saja ijazah aslinya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Jusuf Kalla Polisikan Rismon Buntut Tudingan Pendanaan Dalam Kasus Ijazah Jokowi

Ini Alasan Jusuf Kalla Polisikan Rismon Buntut Tudingan Pendanaan Dalam Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:01 WIB

Bantah Jadi Pendana Isu Ijazah Jokowi, JK: Saya Bukan Tipe Kritik dari Belakang Apalagi Bayar Orang!

Bantah Jadi Pendana Isu Ijazah Jokowi, JK: Saya Bukan Tipe Kritik dari Belakang Apalagi Bayar Orang!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:34 WIB

Dalih AI Tak Mempan! JK Resmi Polisikan Rismon Sianipar: Dia Hanya Bantah Pembuatnya, Bukan Isinya!

Dalih AI Tak Mempan! JK Resmi Polisikan Rismon Sianipar: Dia Hanya Bantah Pembuatnya, Bukan Isinya!

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:40 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×