KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 07:46 WIB
KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi. [Ist]
  • Koalisi Perempuan Indonesia menggelar Forum Konsolidasi Nasional di Jakarta pada 9 April 2026 untuk menguatkan kepemimpinan perempuan dalam demokrasi.
  • Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah dan organisasi masyarakat demi mengatasi berbagai tantangan perempuan.
  • KPI membahas lima isu krusial untuk mendorong perubahan sistemik, keadilan ekologis, serta keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan nasional.

Suara.com - Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) menggelar Forum Konsolidasi Nasional Perempuan sebagai pembuka rangkaian Kongres Nasional VI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (9/4/2026). Forum ini menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan perempuan dalam mendorong keadilan transformatif dan ekologis di Indonesia.

Acara pembukaan turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi (Arifah Fauzi), yang menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan forum tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat konsolidasi politik perempuan dalam perjalanan demokrasi nasional.

“Tantangan perempuan yang semakin berat dan rumit di tengah berbagai isu yang marak terjadi mendorong kita untuk terus bekerja sama antarjaringan dan organisasi masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” ujar Arifatul dalam sambutannya.

Sekretaris Jenderal KPI, Mike Verawati Tangka, menegaskan bahwa forum konsolidasi ini merupakan langkah awal menuju pelaksanaan kongres yang lebih substansial dan berdampak bagi gerakan perempuan.

“Hari ini kita memulai konsolidasi sebagai bagian dari mandat organisasi untuk memperkuat arah gerakan ke depan. Ada lima isu utama yang akan dibahas, mulai dari demokrasi, perlindungan perempuan, hingga isu lingkungan dan perubahan iklim,” ujarnya kepada awak media usai acara pembukaan.

Menurut Mike, perempuan saat ini tidak lagi berada di posisi marginal, melainkan telah menjadi aktor penting dalam mendorong perubahan sosial. Karena itu, KPI akan terus mendorong penguatan organisasi, peningkatan perlindungan korban kekerasan berbasis gender, serta memperjuangkan keterwakilan perempuan yang lebih signifikan dalam ruang pengambilan keputusan.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, ketidakadilan struktural terhadap perempuan masih terjadi. Hal ini terlihat dari kesenjangan upah, keterbatasan akses terhadap sumber daya, serta rendahnya keterwakilan politik perempuan yang saat ini baru mencapai sekitar 22 persen di DPR RI dan 16 persen di DPRD provinsi untuk periode 2024–2029.

Kongres Nasional VI KPI mengangkat tema “Perempuan Memimpin Keadilan Transformatif dan Ekologis” dengan lima isu utama, yakni akses ekonomi perempuan, pencegahan kekerasan berbasis gender, keterwakilan politik perempuan, demokrasi berkeadilan gender, serta keadilan iklim dan transisi energi.

Melalui rangkaian diskusi dan rekomendasi yang dihasilkan, KPI menargetkan penguatan gerakan perempuan sebagai kekuatan politik yang mampu mendorong perubahan sistemik menuju Indonesia yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional

PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional

Tekno | Rabu, 11 Maret 2026 | 22:50 WIB

Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!

Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:10 WIB

Menteri PPPA Desak Pecat Anggota Brimob Penganiaya Anak hingga Tewas di Tual

Menteri PPPA Desak Pecat Anggota Brimob Penganiaya Anak hingga Tewas di Tual

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 15:19 WIB

Terkini

Korupsi Petral Bikin Harga Premium Melejit, Kejagung Gandeng BPKP Hitung Total Kerugian Negara!

Korupsi Petral Bikin Harga Premium Melejit, Kejagung Gandeng BPKP Hitung Total Kerugian Negara!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:45 WIB

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:27 WIB

Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS Jika Israel Terus Bombardir Lebanon Tanpa Henti

Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS Jika Israel Terus Bombardir Lebanon Tanpa Henti

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:16 WIB

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:34 WIB

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:26 WIB

Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon

Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:17 WIB

Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata

Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:07 WIB

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

News | Kamis, 09 April 2026 | 23:08 WIB

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB