Mojtaba Khamenei Tegaskan Tidak Mau Perang Tapi Tetap Pertahankan Seluruh Hak Bangsanya

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 08:59 WIB
Mojtaba Khamenei Tegaskan Tidak Mau Perang Tapi Tetap Pertahankan Seluruh Hak Bangsanya
Mojtaba Khamenei (Globe)
  • Mojtaba Khamenei sampaikan sikap resmi Iran terkait kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat.

  • Iran menegaskan tidak ingin perang namun tetap mempertahankan hak sah dan seluruh front perlawanan.

  • Kehadiran Mojtaba Khamenei mengakhiri spekulasi global mengenai kabar kematian dan kondisi kesehatan kritisnya.

Suara.com - Publik internasional akhirnya mendapatkan jawaban mengenai kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei yang sempat menjadi misteri besar.

Ayatollah Mojtaba Khamenei secara resmi memberikan tanggapan terkait kesepakatan gencatan senjata yang melibatkan pihak Amerika Serikat.

Kehadirannya ini sangat dinantikan setelah banyak spekulasi liar mengenai status kesehatan serta keberadaan fisiknya belakangan ini.

Dikutip dari Chosum, melalui sebuah pesan yang disampaikan secara luas, ia memberikan kepastian mengenai arah kebijakan luar negeri Republik Islam Iran.

Situasi politik di Timur Tengah kini memasuki babak baru dengan munculnya pernyataan langsung dari otoritas tertinggi tersebut.

Dalam penyampaiannya, pemimpin Iran tersebut menekankan bahwa pihaknya tidak memiliki ambisi untuk memicu konflik bersenjata lebih lanjut.

Ia menegaskan secara terbuka mengenai posisi negaranya yang sangat menghindari konfrontasi militer dengan Amerika maupun pihak Israel.

"Kami tidak mencari perang dan kami tidak menginginkannya," ujar Khamenei melalui pesan tertulis yang dibacakan di stasiun televisi negara, Kamis (9/4).

Meskipun menginginkan perdamaian, ia memastikan bahwa posisi tawar Iran tidak akan melemah dalam meja perundingan internasional.

Negara tersebut tetap memegang teguh prinsip kedaulatan dalam menjaga hak-hak yang seharusnya dimiliki oleh rakyat Iran sepenuhnya.

Khamenei juga menyoroti pentingnya solidaritas di antara kekuatan-kekuatan pendukung Iran yang tersebar di wilayah Timur Tengah.

"Namun kami tidak akan melepaskan hak-hak sah kami dalam kondisi apa pun, dan dalam hal ini kami memandang seluruh front perlawanan sebagai satu kesatuan," tambahnya.

Pernyataan tegas ini merujuk pada ketegangan hebat yang masih terjadi di wilayah Lebanon akibat serangan intensif Israel.

Hizbullah sebagai rekan strategis Teheran tetap menjadi bagian dari fokus perhatian sang pemimpin tertinggi dalam pidato singkatnya.

Gencatan senjata yang telah disepakati selama dua minggu ini menjadi titik krusial bagi stabilitas keamanan di kawasan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah 'Drama' Trump-Iran

Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah 'Drama' Trump-Iran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:40 WIB

Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:35 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar

Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:17 WIB

Terkini

Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital

Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:15 WIB

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:10 WIB

Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya

Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:02 WIB

Misteri Matematika 80 Tahun Terpecahkan! OpenAI Selesaikan Soal Geometri Paling Sulit di Dunia

Misteri Matematika 80 Tahun Terpecahkan! OpenAI Selesaikan Soal Geometri Paling Sulit di Dunia

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:00 WIB

Dari Dapur hingga Ladang: Bagaimana Krisis Iklim Memengaruhi Kehidupan Perempuan?

Dari Dapur hingga Ladang: Bagaimana Krisis Iklim Memengaruhi Kehidupan Perempuan?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 11:45 WIB

Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga

Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga

News | Senin, 25 Mei 2026 | 11:36 WIB

Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat

Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat

News | Senin, 25 Mei 2026 | 11:04 WIB

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

News | Senin, 25 Mei 2026 | 10:49 WIB

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:49 WIB

Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk

Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:46 WIB