Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 11:38 WIB
Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng
Iran mengendus skenario licik AS untuk menyabotase perundingan damai. Washington sepertinya ingin kabur dan membiarkan Israel sendirian menghadapi perang. [Suara.com]
  • Pemerintah Iran mencurigai adanya skenario licik dari pihak Amerika Serikat yang bertujuan untuk menyabotase proses perundingan gencatan senjata.
  • Teheran mengendus niat AS untuk melarikan diri dari konflik namun tetap membiarkan Israel menjadi tumbal untuk berperang melawan Lebanon dan Iran.
  • Intelijen Iran menegaskan bahwa mereka memantau ketat setiap pergerakan AS dan tidak akan membiarkan Washington lolos dari konsekuensi perang begitu saja.

Suara.com - Di tengah jeda pertempuran yang sedang berlangsung antara Iran melawan Amerika Serikat dan rezim zionis Israel, ketidakpercayaan kini mulai membayangi proses perundingan damai antara kedua kelompok.

Pemerintah Teheran mengaku telah mengetahui adanya kemungkinan skenario licik yang sedang disusun secara diam-diam oleh para pejabat di Washington.

Skenario ini diyakini sengaja dirancang untuk menyabotase proses perdamaian sekaligus membiarkan sekutu terdekat mereka, Israel, menjadi tumbal alias tameng di medan pertempuran.

Informasi mengenai dugaan adanya rencana rahasia ini diungkap oleh seorang sumberberwenang di Iran saat memberikan keterangan kepada jaringan media lokal, Tasnim.

Menurut sumber tersebut, pihak Teheran telah menyiapkan berbagai opsi mitigasi karena mereka tidak pernah sepenuhnya percaya pada niat baik dari Amerika Serikat.

“Tetapi selain yang satu ini, ada skenario lain,” ungkap narasumber tersebut membuka kemungkinan adanya pengecualian di meja perundingan.

Ia memaparkan secara rinci bagaimana Washington bisa saja menggunakan strategi bermuka dua untuk menghindari tanggung jawab sekaligus menekan posisi tawar dari pihak perlawanan.

Strategi pertama yang dibayangkan adalah adanya upaya sistematis dari delegasi AS untuk menyabotase kelancaran proses negosiasi secara perlahan.

“Salah satu skenario yang mungkin terjadi bagi Amerika Serikat adalah, di satu sisi, dengan menyabotase proses negosiasi, menghalangi kemungkinan tercapainya kesepakatan yang menjamin hak-hak Iran dan (front) perlawanan,” jelas sumber tersebut.

Jika skenario sabotase ini berhasil, maka hak-hak mutlak milik bangsa Iran dan seluruh elemen poros perlawanan tidak akan pernah terjamin secara hukum internasional.

Kecurigaan kedua yang tak kalah mengerikan adalah manuver Washington untuk mencoba menyelamatkan diri sendiri dari kubangan konflik Timur Tengah.

Pihak AS, kata sumber tersebut, sepertinya ingin menarik diri dari tanggung jawab perang, namun dengan sengaja tetap menempatkan militer Zionis sebagai benteng pertahanan di garis depan.

"(...) dan di sisi lain, dengan menghindari perang itu sendiri, AS membuat Israel tetap berada di medan perang melawan Iran dan Lebanon atau perang hanya dengan Lebanon."

Langkah licik ini dianggap sebagai upaya AS yang ingin membiarkan militer Tel Aviv hancur sendirian menghadapi kekuatan militer gabungan Teheran dan Lebanon.

Menyikapi kemungkinan pengungkapan diplomasi tersebut, pemerintah Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan AS lolos begitu saja dari konsekuensi kebrutalan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:32 WIB

Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut

Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:16 WIB

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:45 WIB

Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin

Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:40 WIB

PBB Kutuk Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Warga Sipil, Risiko Gagalkan Gencatan Senjata

PBB Kutuk Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Warga Sipil, Risiko Gagalkan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:28 WIB

Terkini

BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?

BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:35 WIB

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:32 WIB

Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut

Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:16 WIB

Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?

Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:10 WIB

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:50 WIB

Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?

Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:49 WIB

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:45 WIB

KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan

KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:41 WIB

Skandal 'Foto Palsu' di Laporan JAKI Terbongkar, Dishub Jaksel Janji Evaluasi Integritas Jajaran

Skandal 'Foto Palsu' di Laporan JAKI Terbongkar, Dishub Jaksel Janji Evaluasi Integritas Jajaran

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:41 WIB

Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin

Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:40 WIB