Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz

Irwan Febri

Senin, 13 April 2026 | 08:00 WIB
Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz
Donald Trump (tengah) [White House]
baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat memblokade Selat Hormuz setelah perundingan nuklir dengan Iran mengalami kegagalan.
  • Kebijakan blokade ini menargetkan seluruh kapal yang melintas sebagai respons atas penguasaan jalur strategis tersebut oleh pihak Iran.
  • Langkah militer tersebut memicu kekhawatiran internasional terhadap stabilitas pasokan energi global dan keberlangsungan gencatan senjata di kawasan Teluk.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memerintahkan Angkatan Laut AS untuk segera memblokade Selat Hormuz setelah perundingan damai dengan Iran berakhir tanpa kesepakatan.

Keputusan ini diumumkan usai pertemuan di Islamabad gagal mencapai titik temu, terutama terkait isu nuklir.

Dalam pernyataannya di media sosial, Trump menuding Iran melakukan pemerasan dengan menguasai jalur strategis tersebut.

Trump menegaskan, kapal apa pun yang masuk atau keluar Selat Hormuz akan dihadang oleh Angkatan Laut AS mulai saat ini.

“Pertemuan berjalan baik, banyak hal disepakati, tetapi yang terpenting, nuklir, tidak," tulis Trump di akun media sosialnya, Senin (13/4).

“Mulai sekarang, Angkatan Laut Amerika Serikat akan memblokade semua kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz.”

Presiden AS Donald Trump menuding NATO sebagai pengecut dan macan kertas karena tak mau membantu membuka Selat Hormuz. [X/Potus]
Presiden AS Donald Trump menuding NATO sebagai pengecut dan macan kertas karena tak mau membantu membuka Selat Hormuz. [X/Potus]

Selain blokade, Trump juga menyatakan bahwa militer AS akan memburu kapal-kapal yang membayar biaya kepada Iran untuk melintas.

Trump bahkan mengancam akan menghancurkan pihak mana pun yang menyerang pasukan AS atau kapal sipil.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital bagi distribusi energi global, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintas di wilayah tersebut. Sejak konflik pecah pada 28 Februari lalu, lalu lintas di selat itu menurun drastis dan memicu gejolak ekonomi global.

baca juga

Dari pihak Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan bahwa kapal militer yang mendekat akan dianggap melanggar gencatan senjata.

Namun, kapal sipil masih diperbolehkan melintas dengan mengikuti aturan tertentu.

Situasi ini memicu kekhawatiran internasional terhadap keberlangsungan gencatan senjata yang baru berjalan dua pekan.

Sejumlah negara di kawasan Teluk berharap kesepakatan damai dapat diperpanjang, namun langkah Trump dinilai berpotensi memperkeruh keadaan.

Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, mendesak kedua pihak untuk melanjutkan diplomasi.

“Saya mendorong agar gencatan senjata diperpanjang dan perundingan terus dilanjutkan. Kegagalan akan jauh lebih menyakitkan dibanding kompromi,” ujarnya dilansir dari Aljazeera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil

Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil

News | Senin, 13 April 2026 | 06:52 WIB

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:42 WIB

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

News | Minggu, 12 April 2026 | 18:34 WIB

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:42 WIB

Terkini

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

×