Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap

Bella

Selasa, 15 September 2026 | 12:37 WIB
Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap
Helikopter CH-47 Chinook milik Jepang di Pelabuhan Kijing Mempawah belum bisa mengudara dengan misi membantu Kalbar hadapi karhutla hingga Senin (14/9/2026). [Diskominfo Mempawah]
baca 10 detik
  • Tiga helikopter Chinook Jepang berada di Mempawah sejak Senin untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan.
  • Misi penerbangan belum dapat dimulai karena kabut asap menyebabkan jarak pandang sangat terbatas yaitu satu kilometer.
  • Personel Jepang di Terminal Kijing melakukan pemeliharaan peralatan sambil menunggu standar keselamatan penerbangan terpenuhi sepenuhnya.

Suara.com - Tiga helikopter CH-47 Chinook milik Jepang sudah berada di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Namun, misi bantuan tersebut belum dapat dimulai dari udara. Kabut asap yang menyelimuti Mempawah membuat ketiga helikopter berkemampuan angkut besar itu belum bisa melakukan uji terbang.

Hingga Senin (14/9/2026), jarak pandang di wilayah Mempawah hanya berkisar 0,1 hingga 1 kilometer. Kondisi tersebut dinilai belum memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan.

Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini mengatakan personel Jepang yang berada di kawasan Terminal Kijing untuk sementara hanya melakukan pemeliharaan terhadap peralatan yang dibawa.

“Hari ini tentara dari Jepang hanya melakukan kegiatan maintenance di tempat (dermaga), karena jarak pandang hanya mencapai 0,1 sampai 1 kilometer,” kata Ali kepada wartawan.

Menurut Ali, penerbangan tidak dapat dipaksakan selama kondisi atmosfer belum mendukung keselamatan operasi.

“Jadi dengan kondisi ini belum memenuhi syarat untuk pasukan Jepang untuk melakukan uji terbang,” tegasnya.

Foto udara api membakar hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (9/9/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym]
Foto udara api membakar hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (9/9/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym]

Kondisi tersebut membuat tiga Chinook yang seharusnya memperkuat penanganan karhutla masih harus menunggu hingga jarak pandang membaik.

Padahal, helikopter tersebut dipersiapkan untuk mendukung operasi penanggulangan karhutla melalui jalur udara, terutama untuk menjangkau wilayah yang sulit ditangani menggunakan akses darat.

baca juga

Kehadiran Chinook merupakan bagian dari dukungan kemanusiaan Jepang untuk membantu Indonesia menghadapi bencana karhutla di Kalimantan Barat.

Sebelumnya, kapal JS Kunisaki tiba di Terminal Kijing, Kabupaten Mempawah, pada Kamis (10/9/2026).

Kapal tersebut membawa ratusan personel Jepang beserta berbagai perlengkapan yang akan digunakan untuk mendukung operasi penanganan bencana.

Untuk sementara, personel Jepang masih berada di kawasan Terminal Kijing sambil memastikan seluruh personel, mesin, dan peralatan siap digunakan.

Pelaksanaan uji terbang ketiga CH-47 Chinook akan menunggu kondisi jarak pandang membaik dan memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Dengan demikian, misi bantuan Jepang belum dihentikan. Ketiga helikopter hanya belum dapat menjalankan tugasnya karena kondisi asap yang justru menjadi bagian dari bencana yang hendak mereka bantu tangani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Atlet Panen Kritikan: 3 Atlet Huni 1 Kamar Kontainer

Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Atlet Panen Kritikan: 3 Atlet Huni 1 Kamar Kontainer

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 12:13 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:20 WIB

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

News | Senin, 14 September 2026 | 16:22 WIB

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

News | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

News | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?

Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:10 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

Terkini

Kemendagri Evaluasi Layanan Satyalancana Karya Satya Bagi PNS Daerah

Kemendagri Evaluasi Layanan Satyalancana Karya Satya Bagi PNS Daerah

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Baby Oil Bisa Dipakai Apa Aja? Ini Efeknya untuk Kulit Anak dan Orang Dewasa

Baby Oil Bisa Dipakai Apa Aja? Ini Efeknya untuk Kulit Anak dan Orang Dewasa

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Kebebasan Pers di Indonesia Disorot Lembaga Dunia

Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Kebebasan Pers di Indonesia Disorot Lembaga Dunia

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Malaysia Kaji Rencana Proyek Kereta Api Trans-Borneo Hubungkan Kalimantan hingga Brunei

Malaysia Kaji Rencana Proyek Kereta Api Trans-Borneo Hubungkan Kalimantan hingga Brunei

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Tanda Tanya Kapolri Kompak Pindah Tiga Mantan Kapolresta Solo ke Lemdiklat

Tanda Tanya Kapolri Kompak Pindah Tiga Mantan Kapolresta Solo ke Lemdiklat

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:41 WIB

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan

Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan

Bogor | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Wacana Pemakzulan Gibran Macet di DPR dan Istana, Elite Politik Masih Wait and See

Wacana Pemakzulan Gibran Macet di DPR dan Istana, Elite Politik Masih Wait and See

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Selongsong Peluru

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Selongsong Peluru

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:35 WIB

×